Ribuan Wisatawan Ramaikan Telaga Sarangan di Libur Lebaran 2025
Libur Lebaran 2025 di Magetan diramaikan oleh ribuan wisatawan yang memadati Telaga Sarangan, dengan jumlah pengunjung mencapai puncaknya hingga 20 ribu orang pada akhir pekan.

Magetan, 5 April 2025 - Libur Lebaran 1446 Hijriah tahun 2025 menyisakan cerita membahagiakan bagi Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Ribuan wisatawan dari berbagai daerah menyerbu Telaga Sarangan, destinasi wisata andalan Magetan, menciptakan suasana ramai dan meriah selama libur panjang Idul Fitri.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Magetan mencatat lonjakan signifikan jumlah pengunjung Telaga Sarangan sejak H-2 Lebaran, tanggal 1 April 2025. Puncak keramaian terjadi pada akhir pekan, Jumat dan Sabtu (4-5 April 2025), dengan jumlah pengunjung mencapai 20 ribu orang setiap harinya. Hal ini menunjukkan daya tarik Telaga Sarangan sebagai destinasi wisata favorit di Jawa Timur.
Meningkatnya jumlah wisatawan ini berdampak pada kepadatan lalu lintas, terutama di jalur alternatif Sarangan-Tawangmangu yang menghubungkan Jawa Timur dan Jawa Tengah. Banyak pemudik yang memanfaatkan kesempatan untuk berwisata sekaligus mengunjungi Telaga Sarangan selama perjalanan mudik dan balik Lebaran.
Peningkatan Signifikan Pengunjung Telaga Sarangan
Data Disbudpar Magetan menunjukkan fluktuasi jumlah pengunjung Telaga Sarangan selama periode Lebaran. Pada Selasa (1/4), tercatat 11.004 wisatawan. Angka ini meningkat drastis menjadi 17.881 orang pada Rabu (2/4) dan 16.834 orang pada Kamis (3/4). Puncaknya terjadi pada Jumat dan Sabtu, dengan masing-masing mencapai 20 ribu pengunjung.
Kepala Bidang Pengelolaan Pariwisata Disbudpar Magetan, Eka Radityo, mengungkapkan, "Tingkat kunjungan wisatawan terus bertambah sejak 1 April 2025. Jumlahnya mencapai belasan ribu orang setiap harinya." Peningkatan ini menunjukkan daya tarik Telaga Sarangan yang terus meningkat dari tahun ke tahun.
Untuk mengantisipasi kepadatan dan kemacetan, Pemkab Magetan mengarahkan wisatawan untuk mengunjungi destinasi wisata lain di sekitar lereng Gunung Lawu, seperti Telaga Wahyu, Mojosemi Park, Taman Bunga Refugia, dan Taman Wisata Genilangit. Strategi ini diharapkan dapat mengurangi beban di Telaga Sarangan dan memberikan pengalaman wisata yang lebih beragam bagi pengunjung.
Kepadatan Lalu Lintas di Jalur Sarangan-Tawangmangu
Kepadatan lalu lintas juga terjadi di jalur Sarangan-Tawangmangu, jalur alternatif yang menghubungkan Jawa Timur dan Jawa Tengah. Iptu Sulanjar, Kanit Gakkum Satlantas Polres Magetan, menjelaskan, "Kepadatan arus lalu lintas ini disebabkan banyaknya kendaraan yang ingin menuju ke Telaga Sarangan. Selain itu, jalur ini juga menjadi alternatif dari wilayah Jawa Timur menuju ke Jawa Tengah. Tidak hanya wisatawan, namun juga banyak kendaraan pemudik yang melintas."
Polres Magetan dan Dinas Perhubungan setempat telah menyiapkan langkah antisipasi, termasuk menambah personel di titik rawan macet dan menyiapkan jalur alternatif untuk mengurai kemacetan. Pihak kepolisian juga mengimbau para wisatawan dan pemudik untuk mematuhi arahan petugas dan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, mengingat medan jalan yang berkelok dan menanjak di jalur Sarangan-Tawangmangu.
"Diharapkan wisatawan maupun pemudik mengikuti arahan petugas. Pastikan kondisi fisik pengemudi aman dan juga kendaraan layak jalan. Apalagi, saat melintasi jalur Sarangan-Tawangmangu yang penuh tanjakan dan berkelok," imbau Iptu Sulanjar.
Secara keseluruhan, libur Lebaran 2025 di Magetan menunjukkan peningkatan signifikan kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi, terutama Telaga Sarangan. Meskipun terjadi kepadatan, upaya antisipasi dari pemerintah daerah dan kepolisian berhasil mengurai kemacetan dan memastikan kelancaran arus lalu lintas serta kenyamanan bagi para wisatawan.