Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
logo
LIVE
  • Auto
  • Dark Mode
  • Light Mode
  • Home
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
  • Travel
  • Sepakbol
  • Sport
  • Ngakak
LIVE
  • Auto
  • Dark Mode
  • Light Mode
  • Home
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
HEADLINE HARI INI
  1. Hot News

Rumah Tuo Rantau Panjang: Saksi Bisu Peradaban Suku Batin Jambi

Rumah Tuo Rantau Panjang di Merangin, Jambi, bukan sekadar rumah panggung, tetapi saksi bisu peradaban Suku Batin, dari animisme hingga Islam, yang kaya akan arsitektur dan nilai budaya.

Selasa, 13 Mei 2025 16:51:00
#planetantara
Copied!
Rumah Tuo Rantau Panjang di Merangin, Jambi, bukan sekadar rumah panggung, tetapi saksi bisu peradaban Suku Batin, dari animisme hingga Islam, yang kaya akan arsitektur dan nilai budaya.
Rumah Tuo Rantau Panjang di Merangin, Jambi, bukan sekadar rumah panggung, tetapi saksi bisu peradaban Suku Batin, dari animisme hingga Islam, yang kaya akan arsitektur dan nilai budaya. (Planet Merdeka)
ADVERTISEMENT

Rumah Tuo Rantau Panjang, sebuah rumah panggung tradisional di Dusun Rantau Panjang, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, Jambi, berdiri kokoh sebagai saksi bisu perjalanan panjang peradaban Suku Batin. Bangunan bersejarah ini, yang terletak sekitar 278 kilometer dari Kota Jambi, telah menyaksikan pergeseran budaya suku tersebut dari kepercayaan animisme hingga masuknya agama Islam. Rumah ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial, upacara adat, dan pertunjukan budaya yang menarik minat wisatawan lokal, nasional, bahkan mancanegara.

Keunikan Rumah Tuo Rantau Panjang terletak pada perannya sebagai pusat kehidupan masyarakat Suku Batin. Bangunan ini menjadi tempat berlangsungnya berbagai kegiatan penting, mulai dari musyawarah adat hingga perayaan keagamaan. Keberadaannya yang masih terawat hingga kini, berkat perawatan khusus menggunakan getah pohon ipuh dan rempah-rempah seperti tembakau dan cengkeh, menunjukkan betapa pentingnya rumah ini bagi masyarakat setempat. Rumah ini juga mudah diakses, baik melalui perjalanan darat dari Kota Jambi maupun dari Bandara Bungo.

Rumah Tuo Rantau Panjang menyimpan sejarah panjang migrasi Suku Batin. Konon, penduduk Dusun Koto Rayo, yang dulunya makmur dan aman di bawah pimpinan Poyang Depati dan Puteri Pinang Masak, terpaksa meninggalkan kampung halaman mereka untuk menghindari serangan Raja Tun Telanai. Mereka kemudian mendirikan pemukiman baru di Rantau Panjang, dan di sinilah Rumah Tuo Rantau Panjang didirikan pada tahun 1330 Masehi oleh Poyang Depati, yang membawa 19 kepala keluarga. Generasi ke-tujuh masyarakat Rantau Panjang kemudian memeluk agama Islam pada tahun 1653 Masehi, dan Rumah Tuo pun menjadi tempat penyelenggaraan upacara-upacara keagamaan, seperti upacara penutupan bulan Ramadan.

Arsitektur dan Tata Bangunan Rumah Tuo Rantau Panjang

Rumah Tuo Rantau Panjang memiliki arsitektur yang unik dan mencerminkan kearifan lokal Suku Batin. Tata ruangnya terbagi menjadi beberapa bagian dengan fungsi yang berbeda-beda. Ruang masinding, atau serambi, berfungsi sebagai tempat menerima tamu. Ruang tengah digunakan sebagai tempat berkumpulnya perempuan dan gadis-gadis pemilik rumah saat musyawarah adat. Ruang Balai Melintang, sebagai ruang utama, menjadi tempat duduk para pemuka adat dan tokoh masyarakat terhormat.

Ruang Gaho berfungsi sebagai dapur dan tempat menyimpan peralatan dapur, sementara Ruang Menalam digunakan sebagai tempat penyimpanan barang pecah belah dan makanan. Bilik Menalam merupakan kamar tidur bagi para gadis. Kolong rumah, yang berada di bawah bangunan panggung, digunakan sebagai tempat menyimpan kayu bakar, lesung, dan tempat bermain anak-anak. Setiap ruangan memiliki fungsi dan aturan adat yang harus dipatuhi oleh penghuni dan tamu.

Material bangunan Rumah Tuo Rantau Panjang sebagian besar terbuat dari kayu, seperti kayu meranti dan kayu kulim. Lantai bangunan utama dulunya terbuat dari anyaman bambu, tetapi sekarang telah diganti dengan papan kayu. Atap rumah awalnya terbuat dari ijuk, tetapi saat ini telah menggunakan seng. Motif hias pada bangunan ini didominasi oleh motif flora, seperti bunga tanjung, manggis, cempaka, dan jeruk, serta motif fauna yang diduga mirip kepala gajah.

Motif dan Komponen Bangunan

Rumah Tuo Rantau Panjang memiliki 24 tiang utama yang tersusun rapi. Atapnya berbentuk pelana dengan kedua ujung bubungan yang menaik ke atas, menyerupai bentuk perahu. Dindingnya terbuat dari papan kayu yang disusun secara vertikal. Jendela dan pintu-pintu yang tersebar di berbagai sisi bangunan berfungsi sebagai sirkulasi udara dan cahaya. Pintu Gedang, pintu utama rumah, memiliki ukuran yang lebih besar dari jendela dan memiliki makna sosial keterbukaan dan saling mengontrol.

Kondisi Rumah Tuo Rantau Panjang saat ini masih terjaga, meskipun beberapa bagian telah mengalami perubahan atau perbaikan. Namun, upaya pelestarian terus dilakukan untuk menjaga keaslian dan nilai sejarah bangunan ini. Rumah Tuo Rantau Panjang bukan hanya sekadar bangunan tua, tetapi juga merupakan warisan budaya yang berharga bagi Suku Batin dan Indonesia. Keberadaannya menjadi bukti nyata kekayaan budaya Indonesia dan pentingnya menjaga warisan leluhur untuk generasi mendatang.

Pamong Budaya Ahli Muda Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah V, Novie Hari Putranto, menekankan kelestarian benda dan non-benda budaya di Rantau Panjang. Rumah Tuo Rantau Panjang, dengan segala detail arsitektur dan nilai budayanya, merupakan bukti nyata dari pernyataan tersebut. Melalui pelestariannya, kita dapat memahami lebih dalam sejarah dan perkembangan budaya Suku Batin Jambi.

Share
Copied!

Share

Better experience in portrait mode.
Image Saved!
Berita Terbaru
  • Viral Dapur SPPG di Tubaba Lampung Bagikan Uang Rp10 Ribu ke Penerima MBG, Ini Penjelasannya
  • 3 Laptop Rekomendasi untuk Profesional Content Creator yang Wajib Dimiliki
  • Cara Mengundang Teman di TikTok: Panduan Lengkap untuk Pemula
  • Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara
  • Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!
  • arsitektur tradisional
  • budaya indonesia
  • cagar budaya
  • jambi
  • konten ai
  • merangin
  • #planetantara
  • provinsi jambi
  • rumah tuo rantau panjang
  • sejarah jambi
  • suku batin
  • wisata budaya
Copied!
Artikel ini ditulis oleh
Redaksi Merdeka
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter
  • Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini ditulis ulang menggunakan artificial intelligence (AI). Jika ada kesalahan dalam konten, mohon laporkan ke redaksi.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

ADVERTISEMENT
Topik Populer

Topik Populer

  • Viral
  • Timnas
  • Prabowo Subianto
  • Piala AFF 2024
  • PPN 12 persen
  • Irish Bela
Rekomendasi
  • Tips Buka Puasa bagi Pasien Diabetes, Dokter: Sebaiknya Kenyang oleh Protein Bukan Nasi. (Foto: Liputan6.com/Ade Nasihudin)
    mbg

    Viral Dapur SPPG di Tubaba Lampung Bagikan Uang Rp10 Ribu ke Penerima MBG, Ini Penjelasannya

    2 Mar 2026
  • ASUS Zenbook A14. (Liputan6.com/ Yuslianson)
    laptop

    3 Laptop Rekomendasi untuk Profesional Content Creator yang Wajib Dimiliki

    12 Jan 2026
  • cara mengundang teman di tiktok
    aplikasi

    Cara Mengundang Teman di TikTok: Panduan Lengkap untuk Pemula

    5 Okt 2025
  • Suasana gembira menyelimuti Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing, menarik perhatian ribuan pengunjung, termasuk para guiqiao, dengan ragam budaya dan kuliner.
    beijing china

    Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara

    20 Agu 2025
  • Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) fokus pada Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian untuk menjadi penopang pangan IKN. Bagaimana strategi mereka meningkatkan produksi padi?
    ekonomi kukar

    Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!

    20 Agu 2025
ADVERTISEMENT
Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

  • Kurang dari 24 Jam, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Premanisme di Tambora Jakarta Barat

    cctv 16 Agu 2025
  • Viral Mengamen hingga Tengah Malam, Dinsos DKI Lakukan Penertiban Pengamen Anak Secara Persuasif

    Dinsos DKI 12 Agu 2025
  • Bikin Heboh! Wakil Menteri Ketenagakerjaan Tampil dengan Kaus One Piece Dukung Buruh Mogok, Simbol Perlawanan Ketidakadilan?

    Bendera Bajak Laut 8 Agu 2025
  • Viral Minta Rp100 Ribu, Juru Parkir Liar Tanah Abang Ditangkap Polisi

    hukum 30 Jul 2025
  • Kurang dari 24 Jam! Polisi Tangkap Dua Pencuri Tas Kereta di Tambora, Korban Rugi Rp10 Juta

    cctv 29 Jul 2025
logo
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap
  • Kapanlagi.com
  • Otosia
  • Liputan6
  • Fimela
  • Bola.net
  • Brilio
  • Bola.com
  • Merdeka
Connect with us

Copyright © 2026 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.