Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
logo
LIVE
  • Auto
  • Dark Mode
  • Light Mode
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
  • Travel
  • Sepakbola
  • Sport
  • Lainnya
    • Ngakak
    • Merdeka
LIVE
  • Auto
  • Dark Mode
  • Light Mode
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
  • Travel
  • Sepakbola
  • Sport
  • Lainnya
HEADLINE HARI INI
  1. Hot News

Saksi Mata Ungkap Detik-detik Mengerikan: Pesawat Marsma Fajar Oleng Sebelum Jatuh di Ciampea

Sebuah pesawat latih sipil jatuh di Ciampea, Bogor, menewaskan Marsma Fajar Adriyanto. Saksi mata mengungkap pesawat sudah oleng sebelum insiden nahas ini, memicu pertanyaan penyebabnya.

Minggu, 03 Agu 2025 15:52:00
konten ai
Copied!
Saksi Mata Ungkap Detik-detik Mengerikan: Pesawat Marsma Fajar Oleng Sebelum Jatuh di Ciampea
Sebuah pesawat latih sipil jatuh di Ciampea, Bogor, menewaskan Marsma Fajar Adriyanto. Saksi mata mengungkap pesawat sudah oleng sebelum insiden nahas ini, memicu pertanyaan penyebabnya. (©Planet Merdeka)
ADVERTISEMENT

Sebuah insiden tragis menimpa dunia penerbangan olahraga dirgantara Indonesia pada Minggu, 3 Agustus, ketika sebuah pesawat latih sipil jatuh di wilayah Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kecelakaan ini merenggut nyawa Marsekal Pertama TNI Fajar Adriyanto, seorang penerbang ulung dari TNI Angkatan Udara. Peristiwa nahas ini terjadi saat Marsma Fajar sedang menjalani misi latihan profisiensi penerbangan rutin.

Pesawat jenis Microlight Fixedwing Quicksilver GT500 dengan nomor registrasi PK-S126 diketahui lepas landas dari Lanud Atang Sendjaja pada pukul 09.08 WIB. Namun, hanya berselang sekitar 11 menit, tepatnya pukul 09.19 WIB, pesawat tersebut kehilangan kontak dan kemudian ditemukan jatuh di sekitar kompleks Tempat Pemakaman Umum (TPU) Astana, Ciampea. Insiden ini mengejutkan banyak pihak, terutama mengingat rekam jejak Marsma Fajar sebagai penerbang tempur F-16 yang berpengalaman.

Seorang saksi mata di lokasi kejadian, Hidayat, petugas TPU Astana, memberikan kesaksian yang krusial mengenai detik-detik sebelum jatuhnya pesawat. Menurut Hidayat, pesawat sudah terlihat tidak stabil dan oleng sejak pertama kali terlihat di udara. Kesaksian ini menimbulkan dugaan awal mengenai adanya masalah teknis atau upaya pilot untuk mencari lokasi pendaratan darurat sebelum akhirnya pesawat menghantam tanah.

Detik-detik Pesawat Oleng Menurut Saksi Mata

Hidayat, petugas TPU Astana, menjadi salah satu saksi kunci yang melihat langsung kejadian jatuhnya pesawat latih tersebut. Ia menuturkan bahwa pesawat sudah menunjukkan tanda-tanda ketidakstabilan sejak terlihat dari kejauhan. "Pesawatnya dari Benteng sudah oleng, hampir jatuh," ungkap Hidayat menggambarkan kondisi pesawat yang tidak biasa.

Menurut Hidayat, pesawat tersebut sempat berputar-putar di udara seolah sedang mencari tempat untuk mendarat darurat. "Cuma dia muter ke sana, terus jatuh di sini juga. Sepertinya lagi cari lokasi buat turun," tambahnya. Kesaksian ini mengindikasikan bahwa pilot mungkin sedang berjuang untuk mengendalikan pesawat atau mencari area yang aman untuk pendaratan.

Hal lain yang ditekankan oleh Hidayat adalah tidak adanya suara ledakan saat pesawat menghantam tanah. "Enggak sempat meledak. Langsung nyusruk, langsung tewas memang. Dari sana juga udah oleng, kejadiannya di sini," jelasnya. Ketiadaan ledakan ini bisa menjadi petunjuk penting bagi tim investigasi dalam menentukan penyebab pasti kecelakaan pesawat jatuh di Ciampea ini.

Identitas Korban dan Penanganan Pasca-Insiden

TNI Angkatan Udara telah mengonfirmasi bahwa korban jiwa dalam insiden ini adalah Marsekal Pertama TNI Fajar Adriyanto. Beliau adalah seorang penerbang tempur F-16 yang merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1992. Marsma Fajar tengah menjalankan misi latihan rutin dalam kapasitasnya sebagai pilot, menunjukkan dedikasi dan profesionalismenya dalam dunia penerbangan.

Selain Marsma Fajar, terdapat satu awak lainnya bernama Roni yang dilaporkan selamat dari kecelakaan ini. Roni segera mendapatkan penanganan medis setelah dievakuasi dari lokasi kejadian. Kondisinya stabil meskipun sempat mengalami luka, dan kini dalam pemulihan di rumah sakit.

Lokasi jatuhnya pesawat di Ciampea telah diamankan sepenuhnya oleh aparat gabungan dari TNI AU dan unsur terkait lainnya. Jenazah Marsma TNI Fajar Adriyanto sendiri telah disemayamkan di RSAU dr. M. Hassan Toto Lanud Atang Sendjaja untuk proses lebih lanjut. TNI AU menyatakan duka mendalam atas kepergian salah satu putra terbaiknya, dan menegaskan bahwa pengabdian Marsma Fajar akan selalu menjadi inspirasi bagi generasi penerus dalam menjaga kedaulatan udara Indonesia.

Share
Copied!

Share

Better experience in portrait mode.
Image Saved!
Berita Terbaru
  • Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara
  • Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!
  • UIN Jakarta Usung Kurikulum Berbasis Cinta: Fondasi Generasi Penuh Kasih Sayang dan Toleransi
  • Tahukah Anda? DPRD Ambon Kenalkan Dunia Politik Lewat Program Parlemen Muda untuk Pelajar
  • Maluku Tengah Bangkit: Pemkab Rekonstruksi 12 Rumah Pascakonflik, Libatkan Warga Lokal untuk Pemulihan
  • atang sendjaja
  • berita nasional
  • bogor
  • fasi
  • kecelakaan pesawat
  • konten ai
  • marsma fajar
  • microlight
  • penerbangan olahraga
  • pesawat jatuh ciampea
  • #planetantara
  • tni au
Copied!
Artikel ini ditulis oleh
Redaksi Merdeka
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter
  • Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini ditulis ulang menggunakan artificial intelligence (AI). Jika ada kesalahan dalam konten, mohon laporkan ke redaksi.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

ADVERTISEMENT
Topik Populer

Topik Populer

  • Viral
  • Timnas
  • Prabowo Subianto
  • Piala AFF 2024
  • PPN 12 persen
  • Irish Bela
Rekomendasi
  • beijing china

    Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara

    20 Agu 2025
  • ekonomi kukar

    Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!

    20 Agu 2025
  • generasi berkarakter

    UIN Jakarta Usung Kurikulum Berbasis Cinta: Fondasi Generasi Penuh Kasih Sayang dan Toleransi

    20 Agu 2025
  • ambon maju

    Tahukah Anda? DPRD Ambon Kenalkan Dunia Politik Lewat Program Parlemen Muda untuk Pelajar

    20 Agu 2025
  • bupati maluku tengah

    Maluku Tengah Bangkit: Pemkab Rekonstruksi 12 Rumah Pascakonflik, Libatkan Warga Lokal untuk Pemulihan

    20 Agu 2025
ADVERTISEMENT
Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

  • Kurang dari 24 Jam, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Premanisme di Tambora Jakarta Barat

    cctv 16 Agu 2025
  • Viral Mengamen hingga Tengah Malam, Dinsos DKI Lakukan Penertiban Pengamen Anak Secara Persuasif

    Dinsos DKI 12 Agu 2025
  • Bikin Heboh! Wakil Menteri Ketenagakerjaan Tampil dengan Kaus One Piece Dukung Buruh Mogok, Simbol Perlawanan Ketidakadilan?

    Bendera Bajak Laut 8 Agu 2025
  • Viral Minta Rp100 Ribu, Juru Parkir Liar Tanah Abang Ditangkap Polisi

    hukum 30 Jul 2025
  • Kurang dari 24 Jam! Polisi Tangkap Dua Pencuri Tas Kereta di Tambora, Korban Rugi Rp10 Juta

    cctv 29 Jul 2025
logo
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap
  • Kapanlagi.com
  • Otosia
  • Liputan6
  • Fimela
  • Bola.net
  • Brilio
  • Bola.com
  • Merdeka
Connect with us

Copyright © 2025 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.