Siap Sambut 53 Pembalap dari 24 Negara, Pemkab Toba Sediakan Homestay Sukseskan Aquabike Jetski Dunia 2025
Pemkab Toba siapkan homestay untuk Aquabike Jetski Dunia 2025. Antisipasi lonjakan pengunjung, ajang balap air internasional ini siap mendongkrak ekonomi lokal.

Pemerintah Kabupaten Toba, Sumatera Utara, mengambil langkah proaktif guna memastikan kelancaran penyelenggaraan Aquabike Jetski World Championship 2025. Sebagai bagian dari persiapan komprehensif, Pemkab Toba menyediakan homestay atau rumah tinggal sebagai alternatif akomodasi. Inisiatif ini bertujuan mengantisipasi potensi kekurangan penginapan di wilayah tersebut, mengingat skala acara yang bertaraf internasional.
Wakil Bupati Toba, Audi Murphy Sitorus, menjelaskan bahwa pengalaman dari gelaran acara internasional sebelumnya menunjukkan hotel dan penginapan kerap penuh. Oleh karena itu, penyediaan homestay menjadi solusi strategis untuk menampung lonjakan pengunjung. Ajang balap air bergengsi ini dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 17 Agustus 2025 di perairan Danau Toba yang memukau.
Persiapan telah dimaksimalkan oleh Pemerintah Kabupaten Toba, termasuk sosialisasi intensif kepada masyarakat pemilik homestay. Tujuannya adalah memastikan pelayanan terbaik serta penetapan harga sewa yang wajar dan tidak memberatkan. Event ini diharapkan tidak hanya menjadi tontonan olahraga yang menarik, tetapi juga pendorong signifikan bagi perekonomian lokal.
Homestay Warga: Solusi Akutansi dan Pelayanan Prima
Untuk memastikan kenyamanan seluruh pengunjung Aquabike Jetski Dunia 2025, Pemerintah Kabupaten Toba telah menggalakkan program homestay warga. Inisiatif ini merupakan respons cerdas terhadap keterbatasan akomodasi konvensional di kawasan Danau Toba. Masyarakat setempat diajak berpartisipasi aktif dengan membuka rumah mereka untuk disewakan.
Wakil Bupati Audi Murphy Sitorus secara khusus menekankan pentingnya keramahan dan pelayanan prima dari para pemilik homestay. Sosialisasi mendalam telah dilakukan untuk memastikan standar layanan terjaga dengan baik. Hal ini mencakup kesepakatan mengenai harga sewa yang transparan dan tidak akan melebihi batas kewajaran yang telah ditetapkan.
Meskipun jumlah spesifik homestay yang disediakan belum diungkapkan secara rinci, Pemkab Toba memastikan ketersediaan yang memadai. Mereka berkomitmen untuk memberikan pengalaman menginap yang nyaman dan terjangkau bagi para wisatawan. Ini adalah bagian integral dari upaya menyeluruh untuk menyambut ribuan pengunjung dari berbagai penjuru dunia.
Kejuaraan Dunia dan Potensi Peningkatan Ekonomi Lokal
Aquabike Jetski World Championship 2025 diproyeksikan menjadi daya tarik utama bagi penggemar olahraga air global. Chairman The Lake Toba GP Aquabike & F1 Powerboat 2025, Troy Warokka, mengungkapkan bahwa kejuaraan ini akan diikuti oleh 53 pembalap profesional. Mereka berasal dari 24 negara berbeda, menunjukkan skala dan prestise global acara ini.
Persiapan teknis dan logistik untuk menyambut kedatangan para pembalap telah rampung sepenuhnya. Semua peserta telah tiba di Indonesia, menandakan kesiapan maksimal penyelenggara dalam menggelar event berskala internasional ini. Kejuaraan ini diharapkan mampu menyajikan tontonan spektakuler yang memacu adrenalin bagi masyarakat dan wisatawan.
Penyelenggaraan Aquabike Jetski Dunia 2025 di Toba merupakan bagian dari visi pemerintah untuk memajukan Danau Toba sebagai destinasi pariwisata super prioritas. Event semacam ini tidak hanya meningkatkan citra internasional kawasan, tetapi juga berpotensi menarik investasi dan kunjungan wisatawan yang lebih besar di masa mendatang.
Audi Murphy Sitorus mengajak seluruh masyarakat, khususnya di luar Kawasan Danau Toba, untuk turut serta menyaksikan ajang bergengsi ini. Ia menegaskan bahwa kejuaraan ini adalah momentum emas untuk kemajuan daerah. Tujuannya adalah meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar melalui sektor pariwisata, pengembangan UMKM, serta peningkatan okupansi perhotelan dan homestay.