Silaturahmi Umat Kristiani Depok ke Wali Kota: Jalin Kebersamaan dan Harmoni di Idul Fitri
Tokoh dan perwakilan umat Kristiani Kota Depok bersilaturahmi ke Wali Kota Supian Suri di Idul Fitri 1446 H, menunjukkan toleransi dan harapan akan kepemimpinan yang inklusif.

Pada momentum Idul Fitri 1446 Hijriah, sejumlah tokoh dan perwakilan umat Kristiani Kota Depok, Jawa Barat, melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Wali Kota Depok, Bapak Supian Suri. Kunjungan tersebut berlangsung pada tanggal 31 Maret, bukan hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap hari raya besar umat Islam, tetapi juga sebagai wujud nyata kebersamaan dan toleransi antarumat beragama di Kota Depok.
Kehadiran perwakilan umat Kristiani ini dipimpin oleh Pendeta Steven Hutabarat, Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional (BAMAGNAS) Kota Depok. Kunjungan ini menandai sebuah langkah positif dalam membangun hubungan harmonis antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat, khususnya dalam konteks keberagaman agama di Depok.
Pendeta Steven Hutabarat menyampaikan rasa syukurnya dan harapannya terhadap kepemimpinan Wali Kota Supian Suri. Ia mengungkapkan, "Kami sangat senang bisa bersama dengan Pak Wali Kota merayakan Hari Raya Idul Fitri. Di tengah situasi dunia yang penuh tantangan, masyarakat Kota Depok, termasuk umat Kristiani, memiliki pemimpin baru yang kami percaya akan membawa perubahan baik."
Harapan Umat Kristiani terhadap Kepemimpinan Wali Kota
Pendeta Steven menekankan pentingnya menjaga toleransi dan keberagaman di Kota Depok. Ia menyatakan, "Kita memulai dengan awal yang indah, hati yang bersih, dan semangat baru untuk kesejahteraan masyarakat Kota Depok." Lebih lanjut, ia menyampaikan keyakinan bahwa kepemimpinan Bapak Supian Suri akan membawa Depok ke arah yang lebih baik, khususnya dalam membangun kehidupan yang harmonis di tengah keberagaman.
Umat Kristiani juga menyampaikan harapan agar Pemerintah Kota (Pemkot) Depok di bawah kepemimpinan Supian Suri dapat memberikan dukungan yang lebih besar terhadap perayaan-perayaan keagamaan mereka. Hal ini mencakup dukungan untuk kegiatan seperti Christmas Carol dan perayaan Natal yang lebih inklusif.
Menyusul perayaan festival Ogoh-ogoh oleh umat Hindu dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi pada 28 Maret, umat Kristiani juga berharap mendapatkan perhatian yang sama dari pemerintah. Mereka berharap adanya dukungan yang setara untuk perayaan-perayaan keagamaan mereka.
Dukungan untuk Perayaan Paskah dan Natal
Pendeta Steven juga menyinggung rencana perayaan Paskah dan Natal tahun ini. Perayaan tersebut, menurutnya, akan menjadi ajang untuk mendoakan kebaikan bagi Kota Depok. Ia berharap Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok dapat turut serta dalam kegiatan keagamaan tersebut.
Dengan partisipasi pemimpin daerah dalam kegiatan keagamaan, diharapkan dapat semakin memperkuat pesan bahwa pemimpin di Kota Depok adalah pemimpin bagi semua umat, tanpa memandang perbedaan agama dan latar belakang.
"Kami berharap Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok bisa turut serta dalam kegiatan keagamaan kami, agar semakin terlihat bahwa pemimpin kita adalah pemimpin bagi semua umat," ujar Pendeta Steven.
Kunjungan silaturahmi ini menjadi simbol nyata toleransi dan kebersamaan antarumat beragama di Kota Depok. Hal ini menunjukkan komitmen bersama untuk membangun kota yang harmonis dan inklusif bagi seluruh warganya.