Tim Apatte UB Juara Tiga Kategori Shell Eco-marathon Asia 2025 di Qatar
Tim Apatte Elang Energi Universitas Brawijaya (UB) berhasil meraih tiga gelar juara dalam Shell Eco-marathon Asia 2025 di Qatar, mengalahkan tim unggulan dari ITS Surabaya.

Tim Apatte Elang Energi dari Universitas Brawijaya (UB) membuat sejarah baru di kancah internasional. Mereka berhasil menyabet tiga gelar juara dalam ajang bergengsi Shell Eco-marathon Asia 2025 yang diselenggarakan di Losail International Circuit, Doha, Qatar. Kemenangan ini diraih pada Jumat, 14 Februari 2025, menorehkan prestasi membanggakan bagi Indonesia.
Prestasi Membanggakan Tim Apatte UB
Keberhasilan Tim Apatte UB sungguh luar biasa. Mereka berhasil meraih juara pertama kategori Regional Championship, juara kedua kategori Urban Electric, dan juara kedua kategori Place Safety Award. Semua prestasi ini diraih berkat kendaraan mereka, Marsela EV, sebuah bukti nyata inovasi dan kerja keras tim.
Kompetisi Shell Eco-marathon Asia 2025 diikuti oleh 61 tim dari 16 negara, menjadikannya ajang yang sangat kompetitif. Kemenangan Tim Apatte UB atas tim-tim unggulan, termasuk juara bertahan dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, semakin menunjukkan kualitas dan daya saing mereka di tingkat global.
Strategi dan Kerja Keras Menuju Kemenangan
Manager Tim Apatte Elang Energi UB, Jufri, mengungkapkan rasa syukur dan bangga atas pencapaian timnya. Ia menekankan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan dedikasi seluruh anggota tim. Tidak hanya itu, dukungan dari berbagai pihak, terutama Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FTUB), juga berperan penting dalam perjalanan mereka menuju kemenangan.
Jufri juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pimpinan, dosen pembimbing, Ketua Departemen Teknik Mesin FTUB, dan civitas akademika FTUB atas dukungan yang diberikan. Dukungan tersebut terbukti sangat krusial dalam membantu tim untuk mencapai prestasi gemilang di ajang internasional ini.
Inspirasi bagi Generasi Muda Indonesia
Prestasi Tim Apatte UB diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa Indonesia lainnya. Jufri berharap keberhasilan ini dapat mendorong semangat inovasi dan kreativitas di kalangan mahasiswa dalam mengembangkan teknologi kendaraan hemat energi. Ia juga berharap prestasi ini dapat memotivasi lebih banyak mahasiswa Indonesia untuk membawa nama bangsa di kancah global.
Keberhasilan Tim Apatte UB dalam Shell Eco-marathon Asia 2025 bukan hanya sekadar prestasi, tetapi juga bukti nyata kemampuan mahasiswa Indonesia dalam bersaing di tingkat internasional. Mereka telah menunjukkan bahwa dengan kerja keras, dedikasi, dan dukungan yang tepat, Indonesia mampu menghasilkan inovasi yang diakui dunia.
Masa Depan Teknologi Kendaraan Hemat Energi
Meskipun telah meraih prestasi gemilang, Tim Apatte UB tetap berkomitmen untuk terus mengembangkan teknologi kendaraan hemat energi. Mereka tidak akan berpuas diri dan akan terus berinovasi untuk menciptakan teknologi yang lebih baik dan ramah lingkungan. Komitmen ini menunjukkan dedikasi mereka dalam berkontribusi bagi kemajuan teknologi di Indonesia dan dunia.
Kemenangan ini juga menjadi bukti nyata bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam bidang teknologi otomotif. Dengan dukungan yang berkelanjutan, diharapkan akan muncul lebih banyak inovasi dan prestasi dari mahasiswa Indonesia di masa mendatang. Prestasi Tim Apatte UB menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Indonesia mampu bersaing dan berprestasi di kancah internasional.