Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
logo
LIVE
  • Auto
  • Dark Mode
  • Light Mode
  • Home
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
  • Travel
  • Sepakbol
  • Sport
  • Ngakak
LIVE
  • Auto
  • Dark Mode
  • Light Mode
  • Home
  • Hot News
  • Artis
  • Sains
  • Inspira
  • Sehat
  • Otomotif
  • Lifestyle
  • Sejarah
HEADLINE HARI INI
  1. Hot News

TKA: Solusi Kurangi Kecurangan di Dunia Pendidikan Indonesia?

Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, menilai Tes Kompetensi Akademik (TKA) dapat mengurangi kecurangan ujian dan meningkatkan motivasi belajar siswa.

Selasa, 11 Mar 2025 17:45:00
#planetantara
Copied!
Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, menilai Tes Kompetensi Akademik (TKA) dapat mengurangi kecurangan ujian dan meningkatkan motivasi belajar siswa.
Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, menilai Tes Kompetensi Akademik (TKA) dapat mengurangi kecurangan ujian dan meningkatkan motivasi belajar siswa. (© 2025 Antaranews)
ADVERTISEMENT

Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, baru-baru ini menyatakan keyakinannya bahwa Tes Kompetensi Akademik (TKA) dapat menjadi solusi untuk mengurangi angka kecurangan dalam dunia pendidikan Indonesia. Pernyataan tersebut disampaikan di Jakarta pada Selasa, 11 Maret, menyusul penggantian Ujian Nasional (UN) dengan TKA oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Menurut Cucun, TKA mampu mengatasi berbagai bentuk kecurangan yang selama ini marak terjadi, seperti kebocoran soal dan kunci jawaban, kecurangan massal, hingga praktik perjokian dalam seleksi masuk perguruan tinggi. Ia berharap penerapan sistem ini tidak hanya mengurangi kecurangan, tetapi juga meningkatkan motivasi belajar siswa dan menjamin kesehatan mental mereka. "Saya rasa TKA bisa mengatasi kasus-kasus penyimpangan dan kecurangan di sekolah," ujarnya.

Lebih lanjut, Cucun menekankan bahwa TKA, berbeda dengan UN, tidak akan menjadi penentu kelulusan siswa. Sistem ini dirancang sebagai alat evaluasi pembelajaran yang lebih komprehensif, sehingga dapat memberikan gambaran yang lebih akurat tentang penguasaan materi siswa selama proses belajar mengajar. Hal ini, menurutnya, merupakan langkah maju dalam peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.

TKA: Evaluasi Pembelajaran yang Lebih Komprehensif

Cucun menjelaskan bahwa TKA akan menjadi proses evaluasi pembelajaran yang lebih luas dan mendalam. Sistem ini memungkinkan guru untuk mengukur kompetensi siswa secara lebih akurat, sehingga dapat memberikan intervensi yang tepat guna meningkatkan pemahaman dan kemampuan siswa. "TKA akan menjadi proses evaluasi pembelajaran untuk anak didik agar dapat diketahui tingkat penguasaan materi pembelajarannya selama di sekolah," kata Cucun.

Ia juga menyambut baik penggantian UN dengan TKA sebagai sebuah terobosan dalam peningkatan mutu pendidikan di Indonesia. Sistem evaluasi yang lebih komprehensif ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih akurat tentang kemampuan siswa dan membantu guru dalam meningkatkan kualitas pengajaran.

Namun, Cucun mengingatkan pemerintah untuk mendesain sistem TKA dengan baik agar tidak menjadi beban baru bagi siswa dan sekolah. Pemerintah harus memastikan bahwa sistem ini mudah dipahami, diterapkan, dan tidak membebani siswa dengan tekanan yang berlebihan. Apalagi, TKA akan mulai digunakan sebagai indikator masuk jenjang pendidikan berikutnya dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026.

Tantangan Implementasi TKA

Meskipun TKA diharapkan dapat mengurangi beban siswa karena tidak menjadi standar kelulusan, pemerintah perlu memperhatikan potensi tantangan dalam implementasinya. Perlu adanya pelatihan yang memadai bagi guru dan sekolah dalam menerapkan sistem TKA agar dapat berjalan efektif dan efisien. Sistem ini juga perlu dikaji secara berkala untuk memastikan keakuratan dan relevansinya dengan perkembangan kurikulum dan kebutuhan siswa.

Cucun berharap, dengan penerapan TKA, stres yang selama ini dialami siswa karena khawatir tidak lulus ujian dapat berkurang. Hal ini penting untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih kondusif dan mendukung perkembangan holistik siswa.

Penerapan TKA untuk siswa kelas 12 SMA/SMK akan dimulai pada November 2025. Oleh karena itu, persiapan yang matang dan komprehensif dari semua pihak sangat dibutuhkan untuk memastikan keberhasilan implementasi TKA dan terwujudnya peningkatan mutu pendidikan di Indonesia.

"Dengan penerapan TKA, beban siswa jadi berkurang karena tidak menjadi standar kelulusan. Kita tahu selama ini ada banyak kasus anak didik stres karena khawatir tidak lulus sekolah," pungkas Cucun.

Share
Copied!

Share

Better experience in portrait mode.
Image Saved!
Berita Terbaru
  • Viral Dapur SPPG di Tubaba Lampung Bagikan Uang Rp10 Ribu ke Penerima MBG, Ini Penjelasannya
  • 3 Laptop Rekomendasi untuk Profesional Content Creator yang Wajib Dimiliki
  • Cara Mengundang Teman di TikTok: Panduan Lengkap untuk Pemula
  • Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara
  • Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!
  • evaluasi pembelajaran
  • kecurangan ujian
  • #kemendikbudristek
  • konten ai
  • mutuu pendidikan
  • pendidikan indonesia
  • #planetantara
  • sistem pendidikan
  • tes kompetensi akademik
  • tka
  • ujian nasional
  • un
Copied!
Artikel ini ditulis oleh
Redaksi Merdeka
Editor Redaksi Merdeka
R
Reporter
  • Redaksi Merdeka
Disclaimer

Artikel ini ditulis ulang menggunakan artificial intelligence (AI). Jika ada kesalahan dalam konten, mohon laporkan ke redaksi.

Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

ADVERTISEMENT
Topik Populer

Topik Populer

  • Viral
  • Timnas
  • Prabowo Subianto
  • Piala AFF 2024
  • PPN 12 persen
  • Irish Bela
Rekomendasi
  • Tips Buka Puasa bagi Pasien Diabetes, Dokter: Sebaiknya Kenyang oleh Protein Bukan Nasi. (Foto: Liputan6.com/Ade Nasihudin)
    mbg

    Viral Dapur SPPG di Tubaba Lampung Bagikan Uang Rp10 Ribu ke Penerima MBG, Ini Penjelasannya

    2 Mar 2026
  • ASUS Zenbook A14. (Liputan6.com/ Yuslianson)
    laptop

    3 Laptop Rekomendasi untuk Profesional Content Creator yang Wajib Dimiliki

    12 Jan 2026
  • cara mengundang teman di tiktok
    aplikasi

    Cara Mengundang Teman di TikTok: Panduan Lengkap untuk Pemula

    5 Okt 2025
  • Suasana gembira menyelimuti Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing, menarik perhatian ribuan pengunjung, termasuk para guiqiao, dengan ragam budaya dan kuliner.
    beijing china

    Meriahnya Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-80 di Beijing: Dari Guiqiao Hingga Kuliner Nusantara

    20 Agu 2025
  • Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) fokus pada Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian untuk menjadi penopang pangan IKN. Bagaimana strategi mereka meningkatkan produksi padi?
    ekonomi kukar

    Kukar, Lumbung Padi Kaltim, Optimalisasi Peran Penyuluh Pertanian Topang Pangan IKN: Fakta Produksi Fantastis!

    20 Agu 2025
ADVERTISEMENT
Berita Terpopuler

Berita Terpopuler

  • Kurang dari 24 Jam, Polisi Ringkus Terduga Pelaku Premanisme di Tambora Jakarta Barat

    cctv 16 Agu 2025
  • Viral Mengamen hingga Tengah Malam, Dinsos DKI Lakukan Penertiban Pengamen Anak Secara Persuasif

    Dinsos DKI 12 Agu 2025
  • Bikin Heboh! Wakil Menteri Ketenagakerjaan Tampil dengan Kaus One Piece Dukung Buruh Mogok, Simbol Perlawanan Ketidakadilan?

    Bendera Bajak Laut 8 Agu 2025
  • Viral Minta Rp100 Ribu, Juru Parkir Liar Tanah Abang Ditangkap Polisi

    hukum 30 Jul 2025
  • Kurang dari 24 Jam! Polisi Tangkap Dua Pencuri Tas Kereta di Tambora, Korban Rugi Rp10 Juta

    cctv 29 Jul 2025
logo
Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap
  • Kapanlagi.com
  • Otosia
  • Liputan6
  • Fimela
  • Bola.net
  • Brilio
  • Bola.com
  • Merdeka
Connect with us

Copyright © 2026 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.