Ramadan Runway 2025: APPMI Hadirkan Koleksi Busana Muslim Mewah di Jakarta
Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) menggelar Ramadan Runway 2025 dengan tema 'Night in Egypt', menampilkan beragam koleksi busana Muslim dari desainer ternama Indonesia.

Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) sukses menggelar pagelaran busana Ramadan Runway 2025 di Kota Kasablanka Mall, Jakarta Selatan, pada 19 Maret hingga 13 April 2025. Acara yang bertema "Night in Egypt" ini menampilkan beragam koleksi busana muslim terbaru dari para desainer ternama Tanah Air. Pagelaran ini menjadi bukti nyata komitmen APPMI dalam mendorong perkembangan industri fesyen muslim Indonesia dan memanfaatkan potensi pasar global yang sangat besar.
Ramadan Runway 2025, yang merupakan edisi ke-13, tidak hanya menampilkan busana muslim untuk pria dan wanita, tetapi juga aksesoris seperti tas, perhiasan, dan pernik-pernik lainnya yang sesuai dengan nuansa Ramadan. Konseptor Ramadan Runway 2025, Ariy Arka, menjelaskan bahwa acara tahun ini lebih beragam, menghadirkan berbagai kebutuhan selama bulan Ramadan dan Lebaran, termasuk wewangian dan bukhur, sesuai dengan tema 'Night in Egypt' yang terinspirasi dari suasana pasar malam di Mesir.
Dengan menampilkan beragam koleksi dari desainer-desainer ternama, Ramadan Runway 2025 menjadi panggung bagi kreativitas dan inovasi dalam industri fesyen muslim Indonesia. Acara ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar fesyen muslim global yang sangat menjanjikan.
Koleksi Desainer Ternama dan Kain Tradisional
Ramadan Runway 2025 menampilkan karya-karya dari sederet desainer kenamaan Indonesia, antara lain Abeey, Chintami Atmanagara, Clue, Dana Duriyatna, Defrico Audy, Dimas Mahendra, Erdan, Ian Adrian, Jeny Tjahyawati, Koyko, Kunce Manduapessy, dan Leny Rafael. Selain itu, koleksi dari Melookmel, Naniek Rachmat, Nieta Hidayani, Poppy Dharsono, Rryni House, SI.SE.SA, Tuty Adib, Yoyok Prasetyo, dan ROSE.MA.LINA juga turut memeriahkan acara tersebut.
Salah satu daya tarik Ramadan Runway 2025 adalah penggunaan kain-kain tradisional Indonesia. Para model terlihat anggun mengenakan busana berbahan songket dari Palembang dan Padang, serta batik dari Cirebon. Hal ini menunjukkan kekayaan budaya Indonesia yang dipadukan dengan desain modern dan terkini.
Kolaborasi ROSE.MA.LINA x Sofie juga menjadi sorotan, dengan koleksi busana yang ditampilkan oleh para model ternama seperti Arzeti Bilbina, Catherine Wilson, Dian Tanjung, Elmo Hill, Laura Muljadi, Mira Sayogo, Naila Alatas, Yongki Komaladi, Soraya Haque, dan Debby Sahertian. Hal ini semakin menambah semarak dan daya tarik Ramadan Runway 2025.
Potensi Pasar Muslim Global dan Pemulihan Ekonomi
Ketua APPMI, Poppy Dharsono, menekankan pentingnya Ramadan Runway sebagai upaya untuk mengoptimalkan pemanfaatan peluang pasar busana muslim global. "Karena fesyen di dunia Muslim itu luar biasa, kayaknya dua miliar orang, itu adalah pasar yang luar biasa yang harus kita garap," ujarnya. Ia menambahkan bahwa Indonesia memiliki potensi yang luar biasa untuk membangun branding dan pasar di dunia Muslim.
Ramadan Runway 2025 juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pemulihan ekonomi Indonesia. Ketua Pelaksana Ramadan Runway dari APPMI Jakarta, desainer Dana Duriyatna, mengatakan bahwa target acara ini adalah memberi semangat baru dalam mempercepat pemulihan ekonomi di bidang industri kreatif. Hal ini menunjukkan bahwa industri fesyen muslim tidak hanya berkontribusi pada perkembangan ekonomi, tetapi juga berperan penting dalam mengangkat citra Indonesia di mata dunia.
Dengan menampilkan koleksi-koleksi yang beragam dan berkualitas, Ramadan Runway 2025 berhasil menjadi ajang peragaan busana yang spektakuler dan bermakna. Acara ini bukan hanya sekadar peragaan busana, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen APPMI dalam memajukan industri fesyen muslim Indonesia dan berkontribusi pada perekonomian nasional.