Pesepakbola Tulehu Lelang Jersey untuk Renovasi Lapangan Matawaru
Para pesepakbola asal Tulehu, Maluku, lelang jersey untuk dana renovasi Lapangan Matawaru, yang akan direnovasi dengan standar Liga 1 berkat dukungan Wapres Gibran.

Ambon, 4 April 2025 - Sebuah aksi mulia dilakukan oleh para pesepakbola nasional asal Tulehu, Maluku. Mereka melelang jersey mereka yang telah ditandatangani untuk mengumpulkan dana pembangunan Lapangan Matawaru Tulehu. Aksi ini melibatkan sejumlah pemain ternama, termasuk Alwi Slamat dan Rizky Pellu, yang berlaga di Liga 1 Indonesia. Dana yang terkumpul akan digunakan untuk mendukung renovasi lapangan yang akan memenuhi standar Liga 1.
Inisiatif lelang jersey ini diprakarsai oleh panitia Idul Fitri Games Tulehu 2025. Ketua Koordinator, Fahmi Ahmad Zaiz, menyatakan bahwa dua jersey "Tulehu All Star" telah berhasil dilelang, dengan satu jersey terjual seharga Rp3.500.000. Jersey tersebut ditandatangani oleh para pemain sepak bola nasional, mulai dari Liga 3 hingga Liga 1, yang berasal dari Tulehu dan Maluku. Satu jersey lainnya akan dilelang melalui media sosial.
Partisipasi pemain-pemain ternama seperti Alwi Slamat (Malut United), Rizky Pellu (Persita Tangerang), Irsan Lestaluhu (Malut United), Sidik Saimima (Bali United), dan Alfin Tuasalamony (Persibo Bojonegoro) menunjukkan komitmen mereka terhadap kemajuan sepak bola di Tulehu. Hal ini juga menunjukkan semangat kebersamaan dalam memajukan fasilitas olahraga di kampung halaman mereka.
Dukungan Renovasi Lapangan Matawaru
Negeri Tulehu telah dikenal sebagai "kampung sepak bola" sejak 14 Februari 2012, berkat konsistensinya dalam melahirkan talenta-talenta berbakat di kancah nasional. Untuk mendukung tradisi ini, pengembangan fasilitas penunjang, khususnya lapangan sepak bola, menjadi sangat penting. Renovasi Lapangan Matawaru merupakan langkah signifikan dalam upaya tersebut.
Pada Februari 2025, Anggota Exco PSSI, Pieter Tanuri, telah melakukan kunjungan ke Tulehu untuk meninjau Lapangan Sepakbola Matawaru. Ketua Asprov PSSI Maluku, Sofyan Chang Lestaluhu, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari survei untuk renovasi lapangan yang diprakarsai oleh Wakil Presiden Indonesia, Gibran Rakabuming Raka. Wapres Gibran sendiri diketahui pernah berkunjung dan bermain bola di lapangan tersebut.
Sofyan Lestaluhu menambahkan bahwa ia telah dipanggil oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, untuk membahas renovasi lapangan. PSSI kemudian menugaskan Anggota Exco Pieter Tanuri untuk melakukan survei lanjutan. Setelah direnovasi, Lapangan Matawaru akan menjadi satu-satunya lapangan sepak bola di Maluku yang memiliki rumput sesuai standar Liga 1.
Sofyan Lestaluhu, yang juga merupakan warga Tulehu, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Wapres Gibran dan Ketua Umum PSSI atas dukungan renovasi lapangan tersebut. Renovasi ini diharapkan dapat semakin memajukan sepak bola di Tulehu dan Maluku secara keseluruhan.
Sebagai tambahan, lelang jersey ini bukan hanya sebagai penggalangan dana, tetapi juga sebagai bentuk apresiasi dari para pemain kepada kampung halaman mereka. Mereka berharap renovasi lapangan ini dapat menghasilkan bibit-bibit pesepakbola handal di masa mendatang. Dengan adanya lapangan berstandar Liga 1, para pemain muda Tulehu akan memiliki kesempatan yang lebih baik untuk berlatih dan mengembangkan potensi mereka.
- Lelang jersey menghasilkan Rp3.500.000 dari satu jersey, dengan satu jersey lagi akan dilelang melalui media sosial.
- Pemain-pemain ternama dari berbagai klub Liga 1 turut berpartisipasi dalam lelang jersey ini.
- Renovasi Lapangan Matawaru didukung oleh Wakil Presiden Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melalui PSSI.
- Lapangan Matawaru akan menjadi lapangan sepak bola di Maluku yang berstandar Liga 1.
Renovasi Lapangan Matawaru diharapkan akan menjadi tonggak penting bagi perkembangan sepak bola di Tulehu dan Maluku, menghasilkan lebih banyak talenta-talenta muda berbakat untuk mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.