Sumut United Juara Liga Nusantara, Janji Prioritaskan Pemain Lokal di Liga 2
Sumut United menjuarai Liga Nusantara dan berjanji akan memaksimalkan pemain-pemain asal Sumatera Utara di Liga 2 mendatang, memberikan kesempatan bagi talenta lokal untuk bersaing di level nasional.

Sumut United berhasil keluar sebagai juara Liga Nusantara 2024/2025 setelah mengalahkan Tornado FC dengan skor 4-1 pada laga final di Stadion Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Banten, Kamis (28/2). Kemenangan ini sekaligus membawa Sumut United promosi ke Liga 2 musim depan. Kemenangan ini diraih berkat kerja keras tim dan strategi yang tepat, serta didukung penuh oleh para pendukung setia. Hal yang paling menarik perhatian adalah janji pemilik klub, Arya Sinulingga, untuk memaksimalkan potensi pemain lokal Sumatera Utara di kancah Liga 2.
Arya Sinulingga, yang berasal dari Karo, Sumatera Utara, menyatakan komitmennya untuk memberikan kesempatan kepada pemain muda Sumatera Utara. Ia ingin membangun klub yang fokus pada pembinaan pemain lokal, sekaligus menjawab minimnya kesempatan bagi pemain Sumatera Utara untuk bermain di liga-liga atas. "Perombakan pasti ya, pasti nanti sebagian besar dari Sumatera Utara. Itu kita pengen bikin klub untuk pembinaan pemain. Prioritas utama ya dari anak-anak Sumatera Utara," ujar Arya kepada awak media.
Keputusan ini didasari oleh keinginan Arya untuk berkontribusi pada perkembangan sepak bola di Sumatera Utara. Ia melihat potensi besar yang belum tergali sepenuhnya dari para pemain muda di daerah tersebut. Dengan memberikan kesempatan bermain di Liga 2, diharapkan para pemain muda ini dapat berkembang dan meningkatkan kualitas permainan mereka hingga ke level nasional, bahkan internasional. Ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sepak bola di Sumatera Utara.
Sumut United Fokus pada Pembinaan Pemain Lokal
Arya Sinulingga menegaskan bahwa Sumut United akan menjadi klub yang fokus pada pembinaan pemain muda Sumatera Utara. Sebanyak 90 persen pemain Sumut United saat ini berasal dari Sumatera Utara, sebagian besar merupakan alumni PON Sumut. Hal ini menunjukkan komitmen Sumut United dalam memberikan kesempatan kepada pemain lokal untuk bersaing di level yang lebih tinggi. Dengan komposisi pemain yang mayoritas berasal dari Sumatera Utara, Sumut United berharap dapat menjadi wadah bagi talenta-talenta muda untuk berkembang dan menunjukkan kemampuan terbaiknya.
Lebih lanjut, Arya menjelaskan bahwa klub akan bermarkas di Sumatera Utara. Stadion Mini Pancing di Deli Serdang menjadi salah satu kandidat yang dipertimbangkan, mengingat stadion ini telah digunakan untuk cabang sepak bola putri pada PON Aceh-Sumut 2024. "Mini pancing juga layak untuk Liga 2. Bagus jadi homebase dan gak besar banget. Ada kemungkinan disitu, tapi belum tahu," jelas Arya.
Dengan bermarkas di Sumatera Utara, Sumut United diharapkan dapat lebih dekat dengan para pemain muda berbakat dan memudahkan proses pembinaan. Kehadiran Sumut United di Liga 2 juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan sepak bola di Sumatera Utara, serta memotivasi pemain muda lainnya untuk bermimpi setinggi mungkin.
Jalan Menuju Juara dan Penghargaan Liga Nusantara
Pada pertandingan final Liga Nusantara, Tornado FC sempat unggul lebih dulu melalui gol Yoga Pratama pada menit ke-15. Namun, Sumut United mampu membalikkan keadaan melalui dua gol Jalesh Putra pada menit ke-29 dan 42. Pada babak kedua, Sumut United semakin memperlebar keunggulan melalui gol Wiraja Aria (menit ke-51) dan Nico Sitepu (menit ke-81), memastikan kemenangan 4-1.
Kemenangan ini tidak hanya membawa Sumut United promosi ke Liga 2, tetapi juga menorehkan prestasi membanggakan bagi Sumatera Utara. Selain itu, sejumlah penghargaan juga diberikan dalam ajang Liga Nusantara 2024/2025, antara lain: Juara (Sumut United), Runner-up (Tornado FC), Peringkat Tiga (Persiba Balikpapan), Pemain Terbaik U-20 (Fahri Akbar - Tornado FC), Pemain Terbaik U-23 (Alvin Dwiguna - Waanal Brothers), Pemain Terbaik (Yanuar Baehaki - Tornado FC), dan Top Skor (Ali Manshori - 14 gol - Persekabpas).
Dengan komitmen yang kuat untuk memaksimalkan potensi pemain lokal dan prestasi yang telah diraih, Sumut United siap menghadapi tantangan di Liga 2. Semoga Sumut United dapat terus berprestasi dan mengharumkan nama Sumatera Utara di kancah sepak bola nasional.