Borneo Hornbills: Pertahanan Kokoh, Awal Mulus di IBL 2025
Borneo Hornbills memulai IBL 2025 dengan catatan impresif 3-2 berkat pertahanan yang solid dan kontribusi gemilang Brandon McCoy, berbeda jauh dengan musim lalu yang mengawali dengan tujuh kekalahan beruntun.

Tim bola basket Borneo Hornbills memulai IBL 2025 dengan hasil yang cukup mencengangkan. Hingga pekan ketiga, mereka telah mengumpulkan tiga kemenangan dari lima pertandingan, sebuah peningkatan signifikan dibandingkan musim lalu yang dimulai dengan tujuh kekalahan beruntun. Keberhasilan ini tak lepas dari pertahanan mereka yang kini jauh lebih kokoh.
Salah satu faktor kunci di balik performa apik Borneo Hornbills adalah kehadiran Brandon McCoy. Perannya sebagai pilar utama di bawah ring sangat terasa. Kehadirannya memberikan dampak besar pada peningkatan kualitas pertahanan tim secara keseluruhan. Hal ini terlihat dari berbagai aspek permainan.
Data statistik dari laman resmi IBL menunjukkan bahwa Borneo Hornbills memiliki rata-rata 41,8 rebound per pertandingan. Angka ini menempatkan mereka di posisi kedua liga, hanya sedikit di bawah Pelita Jaya Jakarta (42,3 rebound per game). Lebih mengesankan lagi, mereka sejajar dengan Pelita Jaya dalam hal defensive rebound dengan rata-rata 29,2 rebound per pertandingan.
Kontribusi McCoy sendiri sangat signifikan terhadap statistik rebound tersebut. Pemain ini mencatatkan rata-rata 15,0 rebound per pertandingan, menjadikannya pemain dengan rebound tertinggi hingga pekan ketiga IBL 2025. Tak hanya itu, McCoy juga berperan sebagai tembok pertahanan yang tangguh dengan rata-rata 2,2 blok per pertandingan, menempatkannya di peringkat keempat liga dalam kategori blok.
Meskipun mengawali musim dengan dua kekalahan, Borneo Hornbills kemudian bangkit dengan tiga kemenangan beruntun. Di bawah arahan pelatih Ismael Tan, tim ini menunjukkan daya juang tinggi dan mentalitas yang tak kenal menyerah. Kemenangan dramatis atas Tangerang Hawks Basketball, yang ditentukan di detik-detik akhir, menjadi bukti nyata mentalitas kuat tersebut.
Kemampuan Borneo Hornbills untuk tetap fokus dan tampil agresif hingga peluit panjang berbunyi menunjukkan peningkatan signifikan dalam hal daya saing. Mereka telah menjelma menjadi tim yang lebih kompetitif dan siap menghadapi tantangan di IBL 2025.
Dengan pertahanan yang solid dan performa yang terus meningkat, Borneo Hornbills berpotensi menjadi tim kuda hitam di IBL 2025. Namun, konsistensi akan menjadi kunci bagi mereka untuk mempertahankan momentum positif dan mengamankan tempat di babak playoff. Jalan masih panjang, dan tantangan masih akan terus datang.