Pesta Sekura Cakak Buah: Tradisi Unik Idul Fitri di Lampung Barat
Pesta Sekura Cakak Buah di Lampung Barat, tradisi unik Idul Fitri yang mempererat silaturahmi dan melestarikan budaya leluhur, melibatkan topeng-topeng unik dan perlombaan memanjat pohon pinang.
Pada tanggal 3 Syawal, di Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung, masyarakat merayakan Idul Fitri dengan tradisi unik bernama Pesta Sekura Cakak Buah. Tradisi ini, yang digelar setiap tahun setelah Lebaran, menjadi momen silaturahmi dan mempererat kebersamaan antarwarga. Acara ini melibatkan seluruh lapisan masyarakat, dari anak-anak hingga orang dewasa, berlangsung di berbagai Pekon, seperti di Pekon Way Empulau Ulu, Kecamatan Balik Bukit.
Pesta Sekura Cakak Buah bukan sekadar perayaan Idul Fitri biasa. Tradisi ini merupakan warisan budaya leluhur yang telah dijalankan secara turun-temurun. Rumah-rumah panggung tradisional di Liwa menjadi saksi bisu kelanjutan tradisi ini dari generasi ke generasi. Keunikannya terletak pada penggunaan topeng-topeng yang menggambarkan karakter baik (betik) dan buruk (kamak), serta adanya perlombaan memanjat pohon pinang yang dihiasi hadiah di puncaknya.
Masyarakat berkumpul, saling bermaaf-maafan, dan menikmati suasana meriah yang dipenuhi dengan berbagai kegiatan. Tradisi ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan nilai-nilai budaya leluhur kepada generasi muda sejak dini, mengajarkan pentingnya kebersamaan dan gotong royong. Dengan demikian, diharapkan tradisi Sekura Cakak Buah akan tetap lestari dan menjadi kebanggaan masyarakat Lampung Barat.
Mengenal Lebih Dekat Tradisi Sekura Cakak Buah
Pesta Sekura Cakak Buah memiliki makna yang mendalam bagi masyarakat Lampung Barat. Tradisi ini tidak hanya sekadar perayaan, tetapi juga menjadi media untuk mempererat tali silaturahmi, menghidupkan nilai-nilai leluhur, dan melestarikan budaya lokal. Peratin Pekon Way Empulau Ulu, Ahmad Kasmanto, menjelaskan bahwa Sekura Cakak Buah merupakan warisan adat istiadat yang sangat berharga dan harus terus dilestarikan.
Dalam tradisi ini, terdapat dua jenis topeng yang digunakan, yaitu Sekura Betik dan Sekura Kamak. Sekura Betik melambangkan kebaikan dan kesopanan, sedangkan Sekura Kamak melambangkan kejahatan dan nafsu. Filosofi ini menggambarkan keseimbangan antara kebaikan dan kejahatan dalam kehidupan. Peserta Sekura, yang mewakili berbagai Pekon, dipanggil satu per satu melalui pengeras suara untuk memeriahkan acara.
Selain topeng, atribut lain yang menambah semarak acara adalah dahan dan ranting pepohonan yang dibawa oleh para peserta. Suasana semakin meriah dengan adanya perlombaan memanjat pohon pinang yang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat. Hadiah-hadiah yang tergantung di puncak pohon pinang menambah semangat para peserta untuk mencapai puncak.
Pemerintah daerah juga berperan penting dalam pelestarian tradisi ini. Bupati Lampung Barat, Parosil Mabsus, secara aktif mendorong masyarakat untuk terus melestarikan Pesta Sekura Cakak Buah. Dukungan ini sangat penting mengingat tantangan modernisasi yang dapat mengancam kelestarian budaya lokal.
Pentingnya Pelestarian Budaya Lokal
Di tengah perkembangan zaman yang serba modern, menjaga dan melestarikan budaya lokal seperti Pesta Sekura Cakak Buah merupakan hal yang sangat penting. Tradisi ini mengajarkan nilai-nilai luhur seperti gotong royong, kebersamaan, dan saling menghargai. Dengan tetap melestarikan tradisi ini, masyarakat Lampung Barat dapat menjaga identitas budaya mereka dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia.
Pesta Sekura Cakak Buah bukan hanya sekadar tradisi lokal, tetapi juga menjadi daya tarik wisata budaya yang dapat meningkatkan perekonomian daerah. Oleh karena itu, penting untuk terus menjaga dan mengembangkan tradisi ini agar tetap lestari dan menjadi kebanggaan masyarakat Lampung Barat. Pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama untuk memastikan bahwa tradisi ini tetap terjaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.
Keberadaan tradisi ini juga menjadi bukti nyata bahwa masyarakat Lampung Barat mampu menjaga keseimbangan antara perkembangan modern dengan pelestarian budaya lokal. Dengan tetap mempertahankan tradisi Sekura Cakak Buah, Lampung Barat akan terus dikenang sebagai daerah yang kaya akan budaya dan nilai-nilai luhur.
Pesta Sekura Cakak Buah merupakan bukti nyata bagaimana sebuah tradisi dapat mempererat hubungan antar masyarakat, melestarikan nilai-nilai leluhur, serta menjadi daya tarik wisata yang unik. Dengan dukungan dari pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, tradisi ini diharapkan akan tetap lestari dan menjadi warisan budaya yang membanggakan bagi generasi mendatang.