Wabup Belitung Apresiasi Dapur Umum Makan Bergizi Gratis: Standar Kebersihan Terjaga
Wakil Bupati Belitung memberikan apresiasi tinggi terhadap standar kebersihan dan operasional dapur umum Program Makan Bergizi Gratis (MBG), menyebutnya sebagai dapur umum yang luar biasa.
Wakil Bupati Belitung, Syamsir, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap standar kebersihan dan operasional dapur umum yang mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Peninjauan langsung yang dilakukan pada Selasa lalu di Jalan Akil Ali, Kelurahan Pangkalalang, Kecamatan Tanjungpandan, memberikan gambaran jelas mengenai kualitas dapur umum tersebut. Proses memasak, penyajian, hingga distribusi menu MBG ke sekolah-sekolah telah diamati langsung oleh beliau.
"Saya sudah melihat, memang secara standardisasi sudah cukup luar biasa," ungkap Wakil Bupati Syamsir seusai meninjau dapur umum Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badan Gizi Nasional (BGN). Beliau menekankan bahwa standar kebersihan dan higienitas dapur umum MBG terjaga dengan sangat baik. Para pekerja di dapur umum tersebut diwajibkan menggunakan masker, penutup kepala, dan sarung tangan, serta dilarang menyentuh makanan yang sudah disajikan. Hal ini menunjukkan komitmen tinggi terhadap keamanan dan kualitas makanan yang disiapkan.
Apresiasi tersebut tidak hanya sebatas pujian, tetapi juga disertai dengan masukan konstruktif. Wakil Bupati Syamsir menyarankan penambahan alat penghisap udara (blower) di dapur untuk mengurangi hawa panas yang dirasakan para pekerja saat memasak. "Tadi kami beri masukan agar blower ditambah karena hawa api jadi agak panas. Nanti ketika anak-anak sekolah libur baru dikerjakan karena kalau blower besar asap cepat keluar," jelas beliau. Masukan ini menunjukkan kepedulian terhadap kesejahteraan para pekerja dan upaya untuk meningkatkan efisiensi dapur umum.
Standar Kebersihan dan Keselamatan Dapur Umum MBG
Peninjauan langsung yang dilakukan Wakil Bupati Belitung terhadap dapur umum MBG memberikan gambaran detail mengenai standar operasional yang diterapkan. Kebersihan dan higienitas menjadi prioritas utama, dengan para pekerja diwajibkan mengenakan perlengkapan pelindung diri seperti masker, penutup kepala, dan sarung tangan. Mereka juga dilarang menyentuh makanan yang telah disajikan, memastikan terhindar dari kontaminasi. Hal ini menunjukkan komitmen yang kuat terhadap kualitas dan keamanan makanan yang diberikan kepada anak-anak sekolah.
Proses memasak dan penyajian menu MBG juga terlihat terorganisir dan efisien. Setiap tahapan dilakukan dengan memperhatikan standar kebersihan dan keamanan pangan. Hal ini menunjukkan bahwa dapur umum MBG di Belitung telah menerapkan praktik terbaik dalam pengelolaan makanan. Dengan standar yang tinggi ini, diharapkan kualitas gizi anak-anak sekolah di Belitung dapat terjaga dengan baik.
Keberhasilan program MBG di Belitung juga bergantung pada dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, lembaga terkait, dan masyarakat. Kerja sama yang baik antara berbagai pihak akan sangat penting untuk memastikan keberlanjutan dan perluasan program MBG di masa mendatang. Dengan adanya dapur umum yang memenuhi standar, diharapkan program MBG dapat berjalan dengan lancar dan efektif.
Potensi Sebagai Dapur Umum Percontohan
Wakil Bupati Syamsir berharap dapur umum MBG di Belitung dapat menjadi contoh atau percontohan bagi daerah lain. Standar kebersihan dan operasional yang tinggi menjadikannya model yang patut ditiru. Beliau juga berharap dapur umum MBG Belitung dapat menjadi yang terbaik di Bangka Belitung bahkan Sumatera. Hal ini menunjukkan keyakinan beliau terhadap kualitas dan potensi dapur umum MBG di Belitung.
Keberhasilan program MBG di Belitung tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi anak-anak sekolah, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk meningkatkan kualitas program serupa. Dengan adanya contoh yang baik, diharapkan akan lebih banyak daerah yang termotivasi untuk meningkatkan standar dapur umum mereka dan memastikan kualitas makanan yang diberikan kepada anak-anak sekolah.
Ke depan, Wakil Bupati juga berharap agar lebih banyak titik dapur umum MBG dapat dibangun di Belitung sehingga lebih banyak sekolah, termasuk sekolah swasta, dapat merasakan manfaat dari program ini. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan pemerataan akses terhadap program MBG dan meningkatkan kesejahteraan anak-anak sekolah di Belitung.
Dengan adanya dapur umum yang modern dan memenuhi standar, diharapkan program MBG dapat berjalan dengan lancar dan efektif, serta memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kesehatan dan perkembangan anak-anak sekolah di Belitung. Program ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam upaya meningkatkan gizi anak-anak Indonesia.