1.638 Pemudik Tiba di Semarang Naik KRI Banjarmasin: Mudik Gratis, Nyaman, dan Memorable!
Sebanyak 1.638 pemudik tiba di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang melalui program mudik gratis menggunakan KRI Banjarmasin 592, mendapatkan fasilitas lengkap dan nyaman.

Semarang, 29 Maret 2024 - Sebanyak 1.638 pemudik dan 499 sepeda motor tiba di Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, Jumat (29/3), setelah mengikuti program mudik gratis menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Banjarmasin 592. Program ini menjawab kebutuhan masyarakat untuk pulang kampung dengan nyaman dan aman, khususnya bagi mereka yang ingin merayakan Lebaran bersama keluarga. Keberangkatan dari Jakarta dan perjalanan laut ini difasilitasi oleh TNI AL, menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap masyarakatnya.
Para pemudik yang tiba di Semarang memiliki tujuan yang beragam, sebagian menuju Pelabuhan Tanjung Mas Semarang, dan lainnya melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Komandan KRI Banjarmasin 592, Kolonel Laut (P) Yohanes B. Cahyono, menjelaskan bahwa program mudik gratis ini merupakan agenda tahunan TNI AL. Hal ini menunjukkan komitmen TNI AL dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya menjelang hari raya besar.
Kedatangan para pemudik disambut hangat oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, yang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada TNI AL atas penyelenggaraan program mudik gratis ini. "Saya mengapresiasi serta mengucapkan terima kasih kepada TNI AL yang telah berkontribusi menyelenggarakan program mudik gratis. Ini membuktikan pemerintah sangat menyayangi dan memperhatikan masyarakatnya," ungkap Wali Kota Semarang.
Mudik Gratis Naik Kapal Perang: Fasilitas Lengkap dan Nyaman
Program mudik gratis ini memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi para pemudik. Wali Kota Semarang juga mengungkapkan kebahagiaannya melihat wajah ceria para pemudik yang merasa nyaman dan senang selama perjalanan. "Luar biasa, katanya yang di dalam (kapal, red.) 'happy-happy'. Panjenengan ini termasuk sedikit warga Kota Semarang yang bisa menikmati kapal perang. Saya sendiri belum pernah naik dan merasakan," ujarnya. Hal senada juga diungkapkan oleh salah satu pemudik, Heru Utomo, yang merasa bersyukur dan nyaman bisa pulang ke Salatiga melalui jalur laut, dengan transit di Semarang. "Saya senang dan bahagia karena semuanya gratis, fasilitas lengkap, 'recomended' banget. Terima kasih TNI AL," kata Heru.
Fasilitas yang diberikan kepada para pemudik memang sangat lengkap dan memadai. Semua kebutuhan pemudik telah dipenuhi, mulai dari makan, tempat tidur, hingga tiket perjalanan, semuanya gratis. Selain itu, tersedia pula dokter dan ruang perawatan untuk memastikan kesehatan para pemudik selama perjalanan. Bahkan, sebuah helikopter disiapkan sebagai langkah antisipasi jika terjadi keadaan darurat. "Fasilitas yang disiapkan TNI AL 'full'. Makan gratis, tidur gratis, tiket gratis, ada dokter dan ruang perawatannya. Bahkan, ada helikopter yang 'standby'," jelas Wali Kota Semarang.
Pihak Danlanal Semarang, Letkol Laut (P) Akbar Abdullah, juga turut membantu kelancaran proses kedatangan para pemudik dengan menyediakan dua bus untuk mengangkut penumpang yang tidak membawa kendaraan. Para pemudik kemudian diantar ke Terminal Terboyo dan Stasiun Tawang Semarang untuk memudahkan akses menuju rumah masing-masing.
Apresiasi dan Dukungan Pemerintah
Program mudik gratis menggunakan KRI Banjarmasin 592 ini mendapatkan apresiasi yang tinggi dari berbagai pihak. Pemerintah Kota Semarang, khususnya, sangat mendukung program ini dan turut membantu kelancaran proses kedatangan para pemudik. Kerjasama antara TNI AL dan pemerintah daerah ini menunjukkan sinergi yang baik dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Keberhasilan program mudik gratis ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi program-program serupa di masa mendatang. Dengan fasilitas yang lengkap dan nyaman, program ini memberikan solusi bagi masyarakat yang ingin pulang kampung dengan aman dan nyaman, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi. Semoga program ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi lebih banyak masyarakat di tahun-tahun mendatang.
KRI Banjarmasin 592 sendiri akan kembali ke Jakarta melalui Surabaya. Kapal perang ini dijadwalkan berangkat dari Surabaya pada Sabtu (5/4), tiba di Dermaga Nusantara 2 Pelabuhan Tanjung Emas Semarang pada Minggu (6/4), dan sampai di Jakarta pada Senin (7/4).
Program mudik gratis ini tidak hanya memberikan kemudahan bagi para pemudik, tetapi juga memberikan pengalaman yang tak terlupakan. Perjalanan dengan kapal perang merupakan pengalaman yang jarang didapatkan oleh masyarakat umum. Hal ini membuat program mudik gratis ini menjadi lebih berkesan dan bermakna bagi para pesertanya.