Mudik Gratis: Ratusan Warga Kalteng Dapat Kemudahan Pulang Kampung Lewat Pelabuhan Sampit
Pemerintah melalui PT Pelni dan Kemenhub fasilitasi ratusan warga Kalimantan Tengah mudik gratis Lebaran 2025 dari Pelabuhan Sampit menuju Semarang.

Pemerintah membantu ratusan warga Kalimantan Tengah untuk merayakan Lebaran 2025 bersama keluarga di kampung halaman. Fasilitas mudik gratis ini disediakan melalui Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), dengan rute perjalanan menuju Semarang, Jawa Tengah. Program ini merupakan kolaborasi antara PT Pelni, BUMN lain, dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub), memberikan kesempatan bagi masyarakat yang membutuhkan untuk pulang kampung tanpa memikirkan biaya transportasi yang tinggi.
Pemilihan Pelabuhan Sampit sebagai titik keberangkatan program mudik gratis ini didasarkan pada fakta bahwa pelabuhan tersebut merupakan salah satu pelabuhan dengan embarkasi terpadat. Hal ini menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk menggunakan jalur laut sebagai moda transportasi mudik. Program ini memberikan solusi nyata bagi warga Kalteng yang ingin merayakan Idul Fitri bersama keluarga di Jawa, khususnya Semarang.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Pelni, Anik Hidayati, menjelaskan bahwa program mudik gratis ini terbagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama, yang diselenggarakan oleh PT Pelni dan BUMN, telah memberangkatkan 500 peserta pada tanggal 24 Maret 2025. Gelombang kedua, yang difasilitasi oleh Kemenhub, akan memberangkatkan 300 peserta pada tanggal 28 Maret 2025. Antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat tinggi, terbukti dari banyaknya peminat yang ingin mengikuti program mudik gratis tersebut.
Mudik Gratis: Suatu Berkah Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Program mudik gratis ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat, terutama mereka yang berasal dari kalangan menengah ke bawah. Salah satu penerima manfaat, Ni’am, seorang guru di Sampit, mengungkapkan rasa syukurnya karena mendapatkan kesempatan untuk mudik gratis bersama keluarganya. Ia menceritakan pengalamannya mendapatkan kuota mudik gratis secara tak terduga saat hendak membeli tiket di loket Pelni.
Menurut Ni’am, program mudik gratis ini sangat membantu meringankan beban biaya transportasi mudik. Hal ini sangat berarti bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi. Ia berharap program ini dapat berkelanjutan dan kuotanya dapat ditambah di tahun-tahun mendatang agar lebih banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya. "Alhamdulillah, tahun ini saya sekeluarga mendapat kesempatan mengikuti Program Mudik Gratis dan ini sangat membantu kami," kata Ni’am. "Semoga tahun depan diadakan lagi dan kalau bisa kuotanya ditambah, karena banyak teman-teman lainnya yang belum kebagian kuota. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih semoga Tuhan membalas dengan kesehatan dan umur panjang," tambahnya.
Program mudik gratis ini bukan hanya sekadar fasilitas transportasi, tetapi juga bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakatnya. Dengan adanya program ini, masyarakat dapat merayakan Lebaran bersama keluarga dengan lebih tenang dan nyaman tanpa harus memikirkan beban biaya perjalanan yang cukup besar. Semoga program ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia.
Pelaksanaan Mudik Gratis dan Harapan ke Depan
Program mudik gratis ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat, khususnya dalam hal aksesibilitas transportasi, terutama bagi mereka yang berada di daerah terpencil dan memiliki keterbatasan ekonomi. Dengan adanya program ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya dan dapat berkumpul bersama keluarga tercinta di hari raya Idul Fitri.
Keberhasilan program ini juga bergantung pada koordinasi dan kerjasama yang baik antara berbagai pihak terkait. PT Pelni, BUMN, dan Kemenhub telah menunjukkan sinergi yang positif dalam penyelenggaraan program ini. Semoga kerjasama ini dapat terus ditingkatkan dan diperluas untuk program-program sosial lainnya di masa mendatang.
Ke depan, diharapkan program mudik gratis ini dapat menjadi program tahunan yang rutin diadakan dengan kuota yang lebih besar. Hal ini akan memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk menikmati fasilitas mudik gratis dan meringankan beban biaya transportasi mereka. Program ini juga dapat menjadi contoh bagi daerah lain untuk menyelenggarakan program serupa guna membantu masyarakatnya.
Secara keseluruhan, program mudik gratis dari Pelabuhan Sampit ini telah memberikan dampak positif bagi ratusan warga Kalimantan Tengah. Program ini tidak hanya memudahkan mereka untuk pulang kampung, tetapi juga menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan rakyatnya. Semoga program ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih besar lagi di tahun-tahun mendatang.