Mudik Gratis Kalteng: Ratusan Warga Meriahkan Idul Fitri Bersama Keluarga
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memfasilitasi ratusan warga untuk mudik gratis ke kampung halaman, mengurangi kendala ekonomi dan memastikan perjalanan Idul Fitri yang aman dan berkesan.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama Forkopimda memberikan kabar gembira bagi ratusan warga menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. Program mudik gratis telah resmi diluncurkan, memfasilitasi perantau untuk berkumpul kembali dengan keluarga tercinta di kampung halaman. Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, secara resmi melepas rombongan bus mudik gratis di Palangka Raya pada Rabu, 26 Maret 2024.
Program ini menjawab keresahan warga yang terkendala biaya transportasi selama mudik. Dengan menyediakan 14 unit armada bus, pemerintah Kalteng memastikan warga dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga tanpa beban finansial. Hal ini sejalan dengan tradisi mudik yang kental dalam budaya masyarakat muslim Indonesia, di mana berkumpul dengan keluarga menjadi momen penting dan berharga.
Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada aspek kemanusiaan, tetapi juga mempertimbangkan aspek keselamatan dan keamanan. Dengan menggunakan armada bus yang layak jalan, program ini turut berkontribusi dalam mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas dan kemacetan selama periode mudik. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan perjalanan mudik yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
Rute Mudik dan Distribusi Armada
Sebanyak 14 unit bus disiapkan untuk melayani rute mudik dari Palangka Raya menuju berbagai daerah. Tujuh bus melayani rute Palangka Raya - Pangkalan Bun, empat bus untuk rute Palangka Raya - Sampit, satu bus menuju Buntok, dan dua bus menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Distribusi armada ini dirancang untuk menjangkau wilayah yang membutuhkan dan memastikan aksesibilitas yang merata bagi seluruh peserta mudik gratis.
Wakil Gubernur Edy Pratowo menekankan pentingnya kepedulian pemerintah dalam membantu masyarakat yang terkendala ekonomi untuk dapat mudik. "Ini merupakan wujud kepedulian kami dalam membantu masyarakat untuk menjalani mudik di bulan Ramadhan 1446 Hijriah," ucapnya. Beliau juga berharap program ini dapat mengurangi beban finansial warga dan memungkinkan mereka untuk berkumpul bersama keluarga.
Selain itu, program mudik gratis ini juga menjadi bentuk dukungan pemerintah dalam menciptakan perjalanan mudik yang aman dan tertib. Dengan menggunakan armada bus yang telah diperiksa kelaikannya, diharapkan dapat meminimalisir potensi kecelakaan lalu lintas.
Keselamatan dan Himbauan
Wakil Gubernur Edy Pratowo memberikan himbauan kepada para pemudik dan para sopir bus untuk selalu memprioritaskan keselamatan dan kesehatan selama perjalanan. Beliau juga mengingatkan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas agar perjalanan mudik dapat berjalan lancar dan berkesan. "Untuk itu saya meminta kepada pemudik maupun sopir bus, selalu menjaga kesehatan dan keselamatan selama mudik, serta patuhi segala aturan lalu lintas agar mudik Idul Fitri 1446 Hijriah ini menjadi momen perjalanan mudik yang berkesan," pesan Edy.
Program mudik gratis ini bukan hanya sekadar layanan transportasi, tetapi juga cerminan kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan rakyatnya. Dengan memfasilitasi kepulangan para perantau ke kampung halaman, pemerintah Kalteng berharap dapat mempererat tali silaturahmi dan menciptakan suasana Idul Fitri yang penuh kebahagiaan dan persatuan.
Program ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah tujuan mudik, dengan peningkatan aktivitas ekonomi dan kunjungan keluarga di kampung halaman.
Semoga program mudik gratis ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam memberikan layanan yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam momen-momen penting seperti Hari Raya Idul Fitri.