2.906 Petugas DLH DKI Jaga Kebersihan Jakarta Selama Lebaran 2025
Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta siapkan 2.906 petugas kebersihan untuk menjaga kebersihan kota selama libur Lebaran 2025, didukung 89 road sweeper dan puluhan toilet portabel.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memastikan kebersihan Ibu Kota tetap terjaga selama libur Lebaran 2025. Sebanyak 2.906 petugas kebersihan telah disiagakan di berbagai titik strategis, mulai dari tempat wisata hingga area publik. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, pada Kamis lalu.
Penjagaan kebersihan ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan volume sampah selama periode libur Lebaran. Petugas akan bertugas di Tempat Penampungan Sampah Sementara (TPS), lokasi wisata, dan area publik lainnya yang diprediksi akan ramai dikunjungi masyarakat. Asep Kuswanto menjelaskan bahwa setiap kecamatan akan dijaga oleh sekitar 70 petugas kebersihan.
Selain personel, DLH DKI Jakarta juga menyiapkan berbagai armada pendukung kebersihan, seperti 89 unit kendaraan penyapu jalan otomatis (road sweeper), 35 unit bus toilet, dan 20 unit toilet portabel. Semua fasilitas ini akan ditempatkan di lokasi-lokasi yang membutuhkan, guna memastikan kenyamanan dan kebersihan bagi masyarakat selama libur Lebaran.
Ribuan Petugas Berjaga di Berbagai Lokasi Strategis
Lebih dari 2.906 personel DLH DKI Jakarta akan bertugas selama periode libur Lebaran, mulai dari malam takbiran hingga beberapa hari setelah Idul Fitri. Sebelum hari raya, petugas akan fokus pada pengangkutan sampah untuk mengosongkan TPS di seluruh wilayah Jakarta. Hal ini dilakukan untuk mencegah penumpukan sampah yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.
TPST Bantargebang juga dipastikan tetap beroperasi selama libur Lebaran. Dengan demikian, proses pembuangan sampah dari seluruh TPS di Jakarta dapat berjalan lancar tanpa hambatan. DLH DKI Jakarta berkomitmen untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan warga Jakarta selama periode libur panjang tersebut.
Asep Kuswanto menambahkan bahwa penempatan toilet portabel dan bus toilet akan disesuaikan dengan kebutuhan di berbagai lokasi, termasuk lokasi wisata, Tempat Pemakaman Umum (TPU), posko mudik, bahkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).
Program Mudik Minim Sampah
DLH DKI Jakarta juga turut serta dalam program "Mudik Minim Sampah". Petugas akan disiagakan di stasiun, terminal, dan pelabuhan untuk membantu mengelola sampah dan memastikan kebersihan tetap terjaga di lokasi-lokasi tersebut. Program ini merupakan upaya untuk mengajak masyarakat mengurangi timbulan sampah selama periode mudik Lebaran.
Kerja sama dengan pengelola transportasi mudik, seperti stasiun, terminal, dan pelabuhan, akan dilakukan untuk memastikan program Mudik Minim Sampah berjalan efektif. Pengangkutan sampah secara rutin di lokasi-lokasi tersebut juga akan menjadi prioritas. DLH DKI Jakarta berharap program ini dapat berkontribusi pada kebersihan lingkungan selama periode mudik dan libur Lebaran.
"Mudik Minim Sampah merupakan aksi nyata dalam mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengurangi timbulan sampah yang terjadi saat mudik Lebaran," kata Asep Kuswanto. Pihaknya berharap masyarakat turut serta menjaga kebersihan lingkungan selama libur Lebaran.
Dengan kesiapan yang matang dari DLH DKI Jakarta, diharapkan kebersihan Jakarta tetap terjaga selama libur Lebaran 2025, sehingga masyarakat dapat menikmati liburan dengan nyaman dan lingkungan tetap bersih.