Pemkot Bandung Siap Jaga Kebersihan Lebaran: 1.968 Petugas Dikerahkan!
Antisipasi lonjakan sampah hingga 30 persen, Pemkot Bandung kerahkan 1.968 petugas kebersihan selama libur Lebaran untuk menjaga kebersihan Kota Kembang.

Kota Bandung bersiap menyambut Lebaran dengan mengerahkan kekuatan penuh untuk menjaga kebersihan kota. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah menyiapkan sebanyak 1.968 personel kebersihan untuk memastikan Kota Kembang tetap bersih dan nyaman selama libur Idul Fitri 1446 Hijriah. Langkah ini diambil sebagai antisipasi lonjakan volume sampah yang diperkirakan mencapai 30 persen dibandingkan hari-hari biasa. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung, Dudy Prayudi, pada Rabu, 26 Maret 2024 di Bandung, Jawa Barat.
Dudi Prayudi menjelaskan bahwa penempatan petugas kebersihan akan difokuskan pada titik-titik krusial. Lokasi-lokasi tersebut meliputi pusat keramaian, tempat pelaksanaan Shalat Id, dan berbagai objek wisata yang diprediksi akan ramai dikunjungi warga. "Kami sudah mempersiapkan personel yang akan bertugas di berbagai titik krusial... Ini merupakan upaya kami agar Kota Bandung tetap bersih selama libur Lebaran," ujar Dudy.
Strategi penempatan petugas kebersihan pun telah disusun secara matang. Pembagian tugas disesuaikan dengan prediksi kepadatan aktivitas masyarakat di setiap periode libur Lebaran. Langkah ini menunjukkan kesiapan Pemkot Bandung dalam menghadapi tantangan kebersihan selama periode liburan panjang.
Antisipasi Lonjakan Sampah Malam Takbiran
Pada malam takbiran, Pemkot Bandung akan mengerahkan 993 petugas kebersihan. Petugas akan berjaga di pusat perbelanjaan dan kawasan dengan banyak Pedagang Kaki Lima (PKL), yang diprediksi akan menjadi titik-titik yang menghasilkan banyak sampah. Peningkatan aktivitas masyarakat pada malam takbiran berpotensi menyebabkan lonjakan sampah yang signifikan, sehingga pengawasan kebersihan akan diperketat.
Penambahan jumlah petugas ini menunjukkan keseriusan Pemkot Bandung dalam mengelola sampah. Dengan jumlah petugas yang cukup, diharapkan proses pembersihan dapat dilakukan secara efektif dan efisien, sehingga kebersihan kota tetap terjaga.
Langkah antisipasi ini juga menunjukkan komitmen Pemkot Bandung untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat selama merayakan Idul Fitri. Kebersihan lingkungan menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan suasana yang nyaman dan kondusif.
Kebersihan Lokasi Shalat Id dan TPU
Pada Hari Raya Idul Fitri, sebanyak 222 petugas kebersihan akan bertugas di lokasi-lokasi Shalat Id, terutama di lapangan terbuka yang digunakan untuk ibadah. "Sampah dari alas shalat, seperti koran dan kardus, menjadi perhatian utama dalam penanganan kebersihan," jelas Dudy.
Selain itu, Pemkot Bandung juga fokus pada kebersihan Tempat Pemakaman Umum (TPU). Hal ini mengingat banyaknya warga yang melakukan ziarah kubur setelah Shalat Id. Pemkot Bandung berkolaborasi dengan Dinas Cipta Karya, Bina Konstruksi, dan Tata Ruang (Disciptabintar) untuk memastikan kebersihan area pemakaman tetap terjaga dan terkelola dengan baik selama periode tersebut.
Kerjasama antar instansi ini menunjukkan sinergi yang baik dalam upaya menjaga kebersihan kota. Dengan koordinasi yang terpadu, diharapkan penanganan sampah dan kebersihan lingkungan dapat dilakukan secara optimal.
Menjaga Kebersihan Destinasi Wisata
Sebanyak 753 personel kebersihan akan bertugas di berbagai lokasi wisata, pusat perbelanjaan, dan titik keramaian lainnya. Hal ini untuk mengantisipasi membludaknya wisatawan domestik yang berkunjung ke Kota Bandung setelah Lebaran. "Kota Bandung selalu menjadi destinasi liburan setelah Lebaran. Kami ingin memastikan wisatawan dan warga bisa menikmati liburan dengan nyaman tanpa terganggu oleh sampah yang menumpuk," ungkap Dudy.
Langkah ini menunjukkan kesiapan Pemkot Bandung dalam menerima lonjakan jumlah pengunjung selama periode liburan. Dengan tersedianya petugas kebersihan di berbagai lokasi, diharapkan kebersihan lingkungan tetap terjaga dan kenyamanan wisatawan dapat terjamin.
Selain itu, Pemkot Bandung juga mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya dan memilah sampah organik dan anorganik. Masyarakat juga diimbau untuk mengolah sampah organik di rumah masing-masing jika memungkinkan.
Imbauan ini menunjukkan pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Partisipasi aktif masyarakat sangat diperlukan untuk mendukung upaya Pemkot Bandung dalam menjaga kebersihan Kota Bandung selama dan setelah libur Lebaran. Dengan kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan Kota Bandung tetap bersih dan nyaman bagi semua warga dan wisatawan.