Bandung Antisipasi Lonjakan Wisatawan Lebaran 2025: Wali Kota Imbau Jaga Kebersihan
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, meminta wisatawan menjaga kebersihan selama libur Lebaran 2025 untuk mengantisipasi lonjakan kunjungan hingga satu juta orang.

Kota Bandung bersiap menyambut jutaan wisatawan selama libur Lebaran 2025. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, dalam keterangannya pada Kamis, 03 April, mengimbau para wisatawan untuk turut serta menjaga kebersihan Kota Kembang. Antisipasi ini dilakukan mengingat prediksi lonjakan pengunjung yang signifikan, mencapai angka satu juta orang selama periode H+1 hingga H+7 Lebaran.
Imbauan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Farhan. "Saya ingin mengingatkan kepada para wisatawan, tolong bertanggungjawablah terhadap sampah anda sendiri. Masukkan sampah ke dalam tempat sampah dan kalau bisa bawa pulang ke rumah masing-masing," tegasnya. Pernyataan ini menekankan pentingnya kesadaran wisatawan dalam menjaga kebersihan lingkungan selama berwisata di Bandung.
Keprihatinan Wali Kota Farhan beralasan. Dengan prediksi rata-rata kunjungan harian mencapai 150.000 hingga 200.000 orang, potensi peningkatan volume sampah di berbagai destinasi wisata sangat tinggi. "Saat ini kami tidak punya cukup tenaga, waktu, dan kesempatan untuk mengurus sampah yang dibuang sembarangan," ujarnya, menjelaskan keterbatasan pengelolaan sampah jika wisatawan tidak bertanggung jawab.
Antisipasi Lonjakan Sampah dan Peningkatan Kenyamanan Wisatawan
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyadari potensi masalah kebersihan yang ditimbulkan oleh lonjakan wisatawan. Oleh karena itu, imbauan kepada wisatawan untuk menjaga kebersihan menjadi langkah utama. Selain itu, Pemkot Bandung juga telah melakukan berbagai persiapan untuk mengantisipasi hal tersebut. Salah satu upaya yang dilakukan adalah kegiatan Bebersih Bandung, dengan penyemprotan di 11 titik keramaian wisatawan.
Pemkot Bandung juga berupaya meningkatkan fasilitas dan kenyamanan bagi para wisatawan. Langkah ini dilakukan untuk memberikan pengalaman wisata yang positif dan mendorong kunjungan kembali di masa mendatang. Dengan fasilitas yang memadai dan lingkungan yang bersih, diharapkan wisatawan merasa nyaman dan betah selama berada di Bandung.
Lebih dari sekadar kebersihan, Wali Kota Farhan juga mengajak warga Bandung untuk menyambut wisatawan dengan ramah dan menjaga ketertiban kota. Beliau menekankan pentingnya keramahan dan ketertiban untuk menciptakan suasana yang kondusif bagi para wisatawan. Hal ini penting untuk menciptakan kesan positif bagi wisatawan dan mendorong mereka untuk kembali berkunjung ke Bandung.
Kerja Sama Warga dan Wisatawan untuk Bandung yang Lebih Baik
Wali Kota Farhan menekankan bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama. Baik warga Bandung maupun wisatawan memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan dan keindahan Kota Kembang. Dengan kesadaran dan partisipasi aktif dari semua pihak, diharapkan Bandung dapat tetap terjaga kebersihannya meskipun terjadi lonjakan wisatawan.
"Mari kita sambut mereka dengan ramah dan penuh keramahan. Banyak hal yang masih bisa kita perbaiki, namun jika setiap warga berkontribusi, sekecil apa pun, Bandung akan terasa semakin nyaman bagi semua orang," ajaknya. Ajakan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, warga, dan wisatawan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman.
Wali Kota Farhan menutup pesannya dengan penegasan kesiapan Pemkot Bandung dalam menyambut wisatawan. "Kami siap menyambut wisatawan semua dengan senyuman. Jadi, jangan beri kami alasan untuk kesal karena perilaku tidak tertib selama berada di Bandung," katanya. Pernyataan ini menunjukkan komitmen Pemkot Bandung untuk memberikan pelayanan terbaik kepada para wisatawan, sekaligus harapan agar wisatawan juga turut menjaga ketertiban dan kebersihan selama berada di Bandung.
Dengan adanya antisipasi dan imbauan ini, diharapkan libur Lebaran 2025 di Bandung akan berjalan lancar dan nyaman bagi semua pihak, baik warga maupun wisatawan. Keberhasilannya bergantung pada kesadaran dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan dan ketertiban kota.