Sampah Lebaran di Karawang Meningkat 10 Persen, Petugas Kebersihan Tetap Bertugas
Volume sampah di Karawang meningkat 10 persen selama libur Lebaran, mencapai 1.100 ton per hari, namun petugas kebersihan tetap bekerja maksimal.

Karawang, Jawa Barat - Libur Lebaran 2023 di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyisakan peningkatan volume sampah hingga 10 persen. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Karawang, Iwan Ridwan, saat dihubungi pada Kamis. Peningkatan ini terjadi dari rata-rata produksi sampah harian normal sekitar 1.000 ton menjadi 1.100 ton per hari selama periode libur Lebaran.
Menurut Iwan Ridwan, peningkatan yang relatif kecil ini disebabkan oleh banyaknya warga Karawang yang mudik ke kampung halaman. Meskipun demikian, peningkatan volume sampah tetap memerlukan penanganan ekstra dari Dinas Lingkungan Hidup Karawang dan seluruh jajaran petugas kebersihannya.
Dampak dari peningkatan volume sampah ini juga terlihat pada peningkatan ritasi pengangkutan sampah. Dari biasanya 73 rit per hari, selama libur Lebaran jumlah ritasi pengangkutan sampah dari tempat pembuangan sementara (TPS) ke tempat pembuangan akhir (TPA) Jalupang meningkat menjadi 83 rit per hari. Hal ini menunjukkan kerja keras petugas kebersihan dalam mengelola sampah Lebaran.
Peningkatan Ritasi Pengangkutan Sampah
Peningkatan ritasi pengangkutan sampah dari TPS ke TPA Jalupang menunjukkan komitmen penuh dari petugas kebersihan Karawang dalam menjaga kebersihan lingkungan. Meskipun terjadi peningkatan volume sampah, petugas tetap bekerja keras untuk memastikan sampah terangkut dan terolah dengan baik. Tidak ada libur bagi para petugas kebersihan selama periode Lebaran, mereka tetap bertugas menjaga kebersihan kota.
Bahkan, pada hari raya Idul Fitri pun, petugas kebersihan tetap menjalankan tugasnya. Dedikasi dan kerja keras mereka patut diapresiasi mengingat pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama setelah periode libur panjang seperti Lebaran.
Langkah antisipatif juga dilakukan oleh Dinas Lingkungan Hidup Karawang dengan memonitor sejumlah titik di wilayah Karawang untuk mencegah penumpukan sampah di TPS. Hal ini dilakukan untuk memastikan kelancaran proses pengangkutan dan pengolahan sampah.
Imbauan kepada Masyarakat dan Pengelola Wisata
Iwan Ridwan juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan. Partisipasi aktif masyarakat sangat penting dalam mengurangi volume sampah dan menjaga keindahan lingkungan sekitar. Selain itu, pengelola wisata dan rest area juga diimbau untuk melakukan pemilahan dan pengelolaan sampah di kawasan masing-masing.
Dengan adanya pemilahan sampah, proses pengolahan sampah akan lebih efisien dan efektif. Hal ini juga akan mengurangi beban kerja petugas kebersihan dan membantu menjaga kebersihan lingkungan wisata agar tetap nyaman bagi pengunjung.
Pemilahan sampah juga merupakan langkah penting dalam mendukung program pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Dengan memilah sampah, bahan-bahan yang dapat didaur ulang dapat dipisahkan dan diolah kembali, sehingga mengurangi jumlah sampah yang berakhir di TPA.
Langkah-langkah Antisipasi Kebersihan Pasca Lebaran
Dinas Lingkungan Hidup Karawang berkomitmen untuk terus memantau dan mengelola sampah di wilayah Karawang. Pemantauan rutin dilakukan di berbagai titik untuk memastikan tidak terjadi penumpukan sampah yang dapat mengganggu kebersihan dan kesehatan lingkungan. Selain itu, kerjasama dengan masyarakat dan pengelola wisata sangat penting untuk keberhasilan program pengelolaan sampah ini.
Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan pengelola wisata, diharapkan volume sampah di Karawang dapat dikelola dengan baik, sehingga lingkungan tetap bersih dan sehat, bahkan setelah periode libur Lebaran.
Kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, partisipasi aktif dari semua pihak sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman bagi seluruh warga Karawang.