DLH Cianjur Kerahkan 14 Truk Sampah Antisipasi Lonjakan Sampah Selama Ramadan
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Cianjur mengerahkan 14 truk sampah setiap hari selama Ramadan untuk mengangkut lonjakan sampah hingga 570 ton per hari dari rumah tangga, bazar, dan pusat kuliner.

Cianjur, Jawa Barat - Selama bulan Ramadan, Kabupaten Cianjur mengalami peningkatan volume sampah yang signifikan. Hal ini dipicu oleh meningkatnya aktivitas masyarakat, seperti bazar Ramadan dan pusat kuliner yang bermunculan di berbagai lokasi. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur telah mengambil langkah antisipatif dengan mengerahkan armada pengangkut sampah tambahan.
Menurut Kepala DLH Cianjur, Komarudin, volume sampah harian di Cianjur meningkat dari 450 ton menjadi 570 ton selama bulan puasa. Peningkatan ini didominasi oleh sampah rumah tangga, bazar Ramadan, dan pusat kuliner. "Volume sampah mengalami kenaikan sekitar 120 ton setiap harinya," ujar Komarudin dalam keterangannya di Cianjur, Rabu (26/3).
Untuk mengatasi lonjakan sampah tersebut, DLH Cianjur menerjunkan 14 unit truk sampah setiap harinya. Truk-truk tersebut beroperasi tiga kali dalam sehari untuk mengangkut sampah ke Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Mekarsari. Komarudin memastikan bahwa meskipun volume sampah meningkat, tidak terjadi penumpukan sampah yang mengganggu keindahan kota.
Antisipasi Lonjakan Sampah Selama Ramadan di Cianjur
DLH Cianjur telah menjadwalkan pengangkutan sampah dimulai dari pukul 21.00 WIB hingga 08.30 WIB. Hal ini dilakukan untuk memastikan sampah terangkut dengan efektif dan mencegah penumpukan di tempat penampungan sementara. Warga diimbau untuk membuang sampah tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Selain menambah armada, DLH Cianjur juga gencar melakukan sosialisasi dan pembinaan kepada warga untuk memilah sampah dari rumah. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi volume sampah yang masuk ke TPAS Mekarsari dengan cara mengolah sampah organik menjadi kompos atau memanfaatkan sampah yang memiliki nilai ekonomi. "Sudah saatnya masyarakat mulai memilih dan memilah sampah yang dapat bermanfaat," kata Komarudin.
Komarudin menambahkan bahwa upaya pengurangan sampah ini penting dilakukan karena diprediksi volume sampah akan semakin meningkat menjelang libur hari raya. Oleh karena itu, DLH Cianjur telah bersiap siaga dengan mengerahkan seluruh armada dan petugas untuk mencegah terjadinya penumpukan sampah.
Upaya Pengurangan Sampah di Cianjur
- Peningkatan jumlah armada pengangkut sampah menjadi 14 unit truk per hari.
- Pengangkutan sampah dilakukan tiga kali sehari.
- Sosialisasi dan pembinaan kepada warga untuk memilah sampah.
- Himbauan kepada warga untuk membuang sampah tepat waktu.
DLH Cianjur berharap dengan berbagai upaya tersebut, permasalahan sampah di Cianjur selama Ramadan dapat teratasi dengan baik dan lingkungan tetap terjaga kebersihannya. Partisipasi aktif masyarakat dalam memilah sampah sangat penting untuk keberhasilan program ini. Dengan mengurangi sampah yang masuk ke TPAS, diharapkan dapat menekan biaya pengelolaan sampah dan menjaga kelestarian lingkungan.
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, DLH Cianjur memprediksi akan terjadi peningkatan volume sampah yang signifikan. Pihaknya telah menyiapkan seluruh armada dan personel untuk mengantisipasi lonjakan tersebut dan memastikan tidak terjadi penumpukan sampah yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat.