Bantul Siap Atasi Lonjakan Sampah Lebaran: 200 Petugas Dikerahkan!
DLH Bantul kerahkan 200 petugas kebersihan untuk mengantisipasi lonjakan sampah hingga 10% selama Lebaran di wilayah padat penduduk dan area wisata.

Bantul, 23 Maret 2024 - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersiap menghadapi lonjakan sampah selama libur Lebaran. Antisipasi ini difokuskan pada wilayah padat penduduk, area sekitar jalan lingkar (ring road), dan tempat-tempat wisata yang diprediksi akan mengalami peningkatan signifikan volume sampah.
Kepala DLH Bantul, Bambang Purwadi Nugroho, mengungkapkan bahwa potensi peningkatan volume sampah mencapai 10 persen per hari atau sekitar 10 ton. Angka ini ditambahkan pada volume sampah harian rata-rata Bantul yang mencapai 95-100 ton. "Sebagai antisipasinya, kita siapkan sarana prasarana, termasuk personel petugas kebersihan dan armadanya. Kita siagakan untuk masa libur Lebaran," ujarnya dalam keterangan pers di Bantul, Minggu.
Langkah antisipasi ini melibatkan sekitar 200 personel petugas kebersihan dan persampahan DLH Bantul. Mereka akan dikerahkan untuk menangani sampah rumah tangga maupun sampah yang dihasilkan wisatawan. Kolaborasi dengan program Pam (Pengamanan) Lebaran juga dilakukan untuk memastikan penanganan sampah yang efektif dan terintegrasi.
Antisipasi Lonjakan Sampah di Bantul
DLH Bantul telah menyiapkan strategi untuk mengatasi potensi peningkatan volume sampah selama Lebaran. Sebanyak 200 petugas kebersihan akan dibagi ke beberapa tim dan ditempatkan di berbagai wilayah strategis. Selain itu, terdapat juga tim siaga yang bertugas sesuai jadwal yang telah ditentukan. Koordinasi dengan pihak terkait juga akan terus dilakukan untuk memantau kondisi lapangan secara berkala.
Bambang menjelaskan, "Kita seperti tahun lalu, minimal kita akan koordinasi dengan pihak terkait untuk melihat kondisi lapangan. Kalau jumlah armada sampah ada 35 armada, dan nanti harus berbagi juga dengan yang lain." Pembagian armada ini bertujuan untuk memastikan seluruh wilayah tercakup dalam upaya pengangkutan dan pengolahan sampah.
Pengolahan sampah yang dihasilkan akan dilakukan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). DLH Bantul berkomitmen untuk memaksimalkan dan mengoptimalkan kapasitas TPST yang ada agar mampu menampung lonjakan sampah selama periode Lebaran.
Optimalisasi Pengelolaan Sampah
DLH Bantul menyadari pentingnya pengelolaan sampah yang efektif, khususnya selama periode libur Lebaran. Dengan mempertimbangkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, upaya antisipasi ini diharapkan dapat meminimalisir dampak negatif dari peningkatan volume sampah terhadap lingkungan dan kebersihan wilayah Bantul.
Selain penambahan personel dan optimalisasi TPST, DLH Bantul juga berencana untuk meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pengelolaan sampah rumah tangga. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengurangi sampah sejak dari rumah.
Dengan berbagai upaya yang telah disiapkan, DLH Bantul optimis mampu mengatasi tantangan pengelolaan sampah selama libur Lebaran dan menjaga kebersihan lingkungan di Kabupaten Bantul tetap terjaga.
Meskipun terdapat keterbatasan armada, DLH Bantul berkomitmen untuk bekerja sama dengan berbagai pihak guna memastikan kebersihan dan kenyamanan masyarakat Bantul selama libur Lebaran. Mereka berharap kolaborasi ini akan berjalan lancar dan efektif dalam mengatasi lonjakan sampah.
- 200 petugas kebersihan disiagakan
- 35 armada sampah dikerahkan
- Antisipasi peningkatan sampah hingga 10%
- Kolaborasi dengan program Pam Lebaran
- Pengolahan sampah di TPST
Dengan langkah-langkah yang telah dipersiapkan, diharapkan permasalahan sampah di Bantul selama Lebaran dapat teratasi dengan baik dan masyarakat dapat menikmati liburan dengan nyaman.