90 Personel Amankan 6 Objek Wisata Bombana saat Libur Lebaran
Polres Bombana kerahkan 90 personel gabungan TNI-Polri untuk mengamankan enam objek wisata populer di Bombana, Sulawesi Tenggara selama libur Lebaran Idul Fitri 1446 H, guna memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung.

Kepolisian Resor (Polres) Bombana, Sulawesi Tenggara, mengerahkan 90 personel gabungan untuk mengamankan enam objek wisata selama libur Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah. Pengamanan ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan dan rasa aman kepada masyarakat yang berlibur. Operasi pengamanan melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, dan Satuan Polisi Pamong Praja, yang tersebar di enam lokasi wisata populer di Bombana.
Keenam objek wisata yang diamankan meliputi Pantai Karang Empat (Kecamatan Poleang Barat), Pantai Rahwana dan Pantai Widodo (Kecamatan Mata Oleo), Pemandian Telaga Biru Tongkoseng (Kecamatan Tontonunu), Pemandian Anugrah (Kecamatan Lantari Jaya), dan Padang Pajjongang (Kecamatan Poleang Selatan). Masing-masing lokasi wisata dijaga oleh 15 personel gabungan, yang bertugas untuk memastikan keamanan dan ketertiban selama periode liburan.
"Jadi, masing-masing objek wisata itu ada 15 personel dari gabungan TNI, Polri, Dinas Perhubungan, dan Satuan Polisi Pamong Praja," jelas Kepala Bagian Operasi Polres Bombana, Komisaris Polisi Idham Syukri, di Bombana, Kamis (3/4).
Pengamanan Libur Lebaran di Objek Wisata Bombana
Pengamanan objek wisata ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat Anoa 2025 yang dilaksanakan di wilayah hukum Polres Bombana. Pihak kepolisian melakukan berbagai upaya untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi para pengunjung, termasuk pengaturan arus lalu lintas di jalur masuk area wisata, penjagaan di pintu masuk, serta patroli keliling di sekitar objek wisata.
"Ini merupakan pengamanan objek-objek wisata dan masih rangkaian Operasi Ketupat Anoa 2025 di wilayah hukum Polres Bombana," ujar Idham Syukri. Polisi fokus pada pengawasan keramaian, arus lalu lintas, dan antisipasi tindak kejahatan. Koordinasi dengan instansi terkait juga dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Untuk objek wisata pantai, Polres Bombana berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Polair, dan Angkatan Laut untuk melakukan pengawasan di laut. Imbauan kepada masyarakat untuk selalu memantau cuaca dan keselamatan keluarga juga diberikan, terutama bagi yang berlibur ke pantai dan pemandian.
Upaya Pencegahan dan Imbauan Kepada Pengunjung
Berbagai upaya dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung selama libur Lebaran. Selain pengamanan fisik, pihak kepolisian juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dan menjaga ketertiban di tempat wisata. Koordinasi antar instansi terkait juga menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga keamanan objek wisata.
"Kami fokuskan pada pengawasan keramaian masyarakat, arus lalu lintas, serta antisipasi tindak kejahatan," ucap Idham. Dengan adanya pengamanan yang ketat, diharapkan masyarakat dapat menikmati liburan dengan aman dan nyaman tanpa khawatir akan gangguan keamanan.
Polres Bombana juga mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan bertanggung jawab atas keselamatan diri sendiri dan keluarga selama berlibur. Kerja sama antara pihak kepolisian dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan suasana liburan yang aman dan kondusif di semua objek wisata di Bombana.
"Untuk di pantai, kami berkoordinasi dengan BPBD, Polair, dan Angkatan Laut guna melakukan pengawasan di laut. Kami juga selalu memberikan imbauan-imbauan kepada masyarakat untuk memantau cuaca dan keluarganya apabila ke objek-objek wisata di pantai dan pemandian tersebut," jelas Idham Syukri. Ia juga menambahkan pentingnya kesadaran masyarakat untuk menjaga keamanan dan kenyamanan bersama di tempat wisata.
Dengan langkah-langkah pengamanan yang komprehensif ini, diharapkan libur Lebaran di Bombana dapat berjalan lancar dan aman, sehingga masyarakat dapat menikmati momen liburan dengan penuh sukacita dan ketenangan.