Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Hunimua Capai 1.231 Penumpang
Lonjakan arus balik penumpang Lebaran 2025 di Pelabuhan Hunimua, Maluku, mencapai 1.231 orang, meningkat dari tahun sebelumnya, dengan total 13 trip penyeberangan yang dilayani empat kapal.

Ambon, 4 April 2025 - Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Provinsi Maluku mencatat lonjakan signifikan arus balik penumpang Lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah di Pelabuhan Hunimua, Liang, Maluku Tengah. Pada H+2 Lebaran, tercatat sebanyak 1.231 penumpang menyeberang dari Pulau Ambon menuju Pulau Seram melalui pelabuhan tersebut.
Penyeberangan ini dilayani oleh empat kapal dengan total 13 trip, beroperasi dari pukul 05.40 WIT hingga 21.00 WIT. Kepala BPTD Maluku, Hasan Bisri, menyatakan bahwa jumlah trip akan ditingkatkan menjadi 17 trip pada puncak arus balik yang diperkirakan terjadi antara 4 hingga 6 April 2025. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang yang diprediksi akan terjadi.
Selain penumpang, tercatat pula 575 kendaraan roda dua dan 174 kendaraan roda empat yang ikut menyeberang dari Pelabuhan Hunimua menuju Pelabuhan Waipirit, Kecamatan Kairatu, Seram Bagian Barat (SBB). Dibandingkan dengan arus balik tahun 2024, jumlah penumpang tahun ini meningkat, meskipun jumlah kendaraan roda empat mengalami penurunan.
Lonjakan Penumpang dan Kendaraan
Data yang dihimpun BPTD Maluku menunjukkan peningkatan signifikan jumlah penumpang pada arus balik Lebaran tahun ini. Hal ini menunjukkan tren positif dalam sektor transportasi Lebaran di Provinsi Maluku. Meskipun demikian, pihak BPTD tetap siaga dan melakukan pengawasan ketat untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan.
Untuk rute sebaliknya, dari Pelabuhan Waipirit menuju Pelabuhan Hunimua, tercatat 1.374 penumpang dengan 820 kendaraan roda dua dan 190 kendaraan roda empat yang menyeberang. Empat kapal juga melayani 13 trip perjalanan pada rute ini.
BPTD Maluku memastikan seluruh armada transportasi laut yang beroperasi dalam kondisi laik laut dan siap beroperasi. Petugas juga disiagakan untuk memberikan bantuan jika diperlukan. "Kami terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan kelancaran arus balik, termasuk menyediakan pelayanan yang prima dan memastikan setiap penumpang dapat pulang dengan aman ke daerah tujuan mereka," ujar Hasan Bisri.
Pengawasan dan Koordinasi
Pengawasan langsung di lapangan dilakukan oleh BPTD Maluku untuk memastikan pelayanan angkutan penyeberangan berjalan lancar, tertib, dan normal. Koordinasi dengan berbagai pihak terkait terus dilakukan untuk mengantisipasi dan mengatasi berbagai kemungkinan kendala yang dapat terjadi selama masa arus balik.
Sebagai perbandingan, pada H+1 Lebaran, arus balik di lintasan Pelabuhan Hunimua menuju Waipirit mencatat 1.097 penumpang, 590 kendaraan roda dua, dan 152 kendaraan roda empat. Peningkatan jumlah penumpang pada H+2 menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan hari sebelumnya.
BPTD Maluku berharap angka penumpang yang masih terus bergerak ini dapat dikendalikan dengan baik demi menjaga kelancaran arus transportasi di wilayah tersebut. Pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik dan memastikan keamanan serta kenyamanan bagi seluruh penumpang.
Semua armada yang beroperasi telah dipastikan dalam kondisi layak jalan dan telah dilakukan pengecekan rutin. Petugas juga selalu siap siaga untuk memberikan pertolongan jika dibutuhkan. Hal ini dilakukan untuk memastikan keselamatan dan keamanan para penumpang selama perjalanan.