Lonjakan Pemudik di Pelabuhan Belitung Capai 32 Persen!
Pelabuhan Belitung alami peningkatan signifikan jumlah pemudik hingga 32 persen pada Lebaran 2025, mencapai 5.007 orang.

Tanjungpandan, 1 April 2025 - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Tanjungpandan, Belitung mencatat lonjakan signifikan jumlah pemudik selama periode mudik Lebaran Idul Fitri 2025. Tercatat sebanyak 5.007 orang telah melalui Pelabuhan Belitung, baik yang datang maupun yang berangkat, menunjukkan peningkatan 32 persen atau 3.200 orang dibandingkan tahun 2024. Peningkatan ini diduga kuat dipengaruhi oleh libur panjang Lebaran tahun ini.
Kepala KSOP Kelas IV Tanjungpandan, Bambang Candra, mengungkapkan data tersebut dalam keterangan pers di Tanjungpandan, Selasa (1/4). "Jumlah pemudik baik yang masuk atau keluar Belitung tahun 2025 mengalami peningkatan 32 persen atau 3.200 orang dibanding 2024. Tingginya angka pemudik dari atau ke Belitung tahun ini dipengaruhi oleh hari libur yang panjang," ungkap Bambang Candra.
Data yang dihimpun KSOP menunjukan periode arus mudik yang tercatat dari tanggal 22 Maret hingga 1 April 2025. Rinciannya, sebanyak 2.404 penumpang berangkat dari Belitung, sementara 2.603 penumpang datang ke Belitung. Peningkatan ini menunjukkan peningkatan mobilitas masyarakat yang signifikan selama periode libur Lebaran.
Rincian Pemudik Melalui Berbagai Jenis Kapal
KSOP Tanjungpandan mencatat rincian pemudik berdasarkan jenis kapal yang digunakan. Sebanyak 1.972 penumpang menggunakan kapal cepat untuk berangkat dari Belitung, sedangkan 2.214 penumpang turun dari kapal cepat di Belitung. Selain kapal cepat, KM Salvia melayani 415 penumpang yang berangkat dan 349 penumpang yang tiba di Belitung. KM Star Belitung juga turut andil dengan 17 penumpang berangkat dan 40 penumpang yang tiba.
Bambang Candra memastikan bahwa aktivitas pelayanan arus mudik di Pelabuhan Tanjungpandan tahun 2025 berjalan dengan aman dan lancar. "Kami memprediksi arus balik dari luar pulau masuk ke Belitung akan terjadi pada Rabu (2/4/2025), dan puncak arus balik pada tanggal 7 sampai 8 April 2025," tambahnya. Pihak KSOP berharap kelancaran ini akan berlanjut hingga masa arus balik selesai.
KSOP Tanjungpandan terus memantau dan mengantisipasi potensi peningkatan jumlah pemudik selama periode arus balik. Langkah-langkah antisipasi telah disiapkan untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus balik pemudik di Pelabuhan Belitung. Pihaknya juga berharap agar seluruh pemudik dapat kembali ke kampung halaman masing-masing dengan selamat.
Antisipasi Arus Balik
- Prediksi puncak arus balik: 7-8 April 2025
- Pemantauan ketat oleh KSOP Tanjungpandan
- Langkah antisipasi untuk keamanan dan kelancaran arus balik
Bambang Candra berharap, arus balik Lebaran 2025 di Pelabuhan Belitung akan berjalan lancar dan aman seperti halnya arus mudik. Hal ini menunjukkan komitmen KSOP dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik Lebaran.