Mudik Lebaran 2025: Penumpang Pelabuhan Pangkalbalam Naik 7 Persen
Pelabuhan Pangkalbalam, Bangka Belitung, mengalami peningkatan penumpang arus mudik Lebaran 2025 sebesar tujuh persen dibandingkan tahun lalu, dengan total 7.351 penumpang.

Apa, Siapa, Di mana, Kapan, Mengapa, Bagaimana? Pada arus mudik Lebaran 2025, Pelabuhan Pangkalbalam di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat peningkatan jumlah penumpang sebesar tujuh persen. Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Pangkalbalam mencatat 7.351 penumpang kapal laut selama periode H-15 hingga H-1 Lebaran. Peningkatan ini dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 6.891 penumpang. Lonjakan penumpang terjadi terutama pada H-3 Lebaran. Peningkatan ini kemungkinan disebabkan oleh meningkatnya animo masyarakat untuk mudik ke kampung halaman merayakan Idul Fitri.
Kepala Sub-Seksi Lalu Lintas Angkutan Laut KSOP Pangkalbalam, Ferdiansyah, menyatakan bahwa arus mudik tahun ini berjalan aman, lancar, dan tertib. Hal ini menunjukkan keberhasilan pihak berwenang dalam mengatur dan mengawasi arus mudik di pelabuhan tersebut. Pernyataan ini memberikan gambaran positif tentang kelancaran proses mudik di Pelabuhan Pangkalbalam.
Rincian jumlah penumpang menunjukkan 3.869 orang naik dan 3.482 orang turun di Pelabuhan Pangkalbalam selama periode mudik. Dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah penumpang yang turun meningkat signifikan, menunjukkan peningkatan jumlah pemudik yang kembali ke Bangka Belitung. Data ini memberikan gambaran detail mengenai arus penumpang di Pelabuhan Pangkalbalam.
Lonjakan Penumpang di H-3 Lebaran
Lonjakan signifikan terjadi pada H-3 Lebaran, dengan total 1.047 penumpang. Rinciannya, 683 penumpang turun dan 364 penumpang naik. Fenomena ini menunjukkan puncak arus mudik terjadi menjelang hari raya Idul Fitri. Hal ini menjadi tren umum pada arus mudik di berbagai wilayah Indonesia.
Meskipun jumlah penumpang yang naik dari Pelabuhan Pangkalbalam menurun tiga persen dibandingkan tahun lalu, jumlah penumpang yang turun justru meningkat hingga 21 persen. Ini menunjukkan peningkatan jumlah pemudik yang kembali ke Bangka Belitung untuk merayakan Lebaran. Perbedaan ini menunjukan tren perjalanan mudik yang lebih banyak didominasi oleh penumpang yang kembali ke daerah asal.
Dominasi penumpang turun di Pelabuhan Pangkalbalam menunjukkan bahwa lebih banyak orang yang memilih untuk merayakan Lebaran di kampung halaman mereka di Bangka Belitung. Kondisi ini menunjukkan peran penting Pelabuhan Pangkalbalam sebagai pintu masuk utama bagi pemudik yang kembali ke Bangka Belitung. Data ini penting untuk perencanaan transportasi laut di masa mendatang.
Situasi Pelabuhan Setelah Lebaran
Pada hari kedua Lebaran, belum ada aktivitas kedatangan dan keberangkatan kapal penumpang karena masyarakat masih merayakan Idul Fitri bersama keluarga. Hal ini merupakan situasi yang umum terjadi setelah hari raya besar keagamaan. Aktivitas pelabuhan diprediksi akan kembali normal pada hari-hari berikutnya.
Diperkirakan pada H+2 Lebaran, atau Kamis (3/4), akan ada kedatangan kapal penumpang di Pelabuhan Pangkalbalam. Hal ini menandai dimulainya kembali aktivitas transportasi laut setelah periode puncak arus mudik. Jadwal ini penting bagi para penumpang yang akan melakukan perjalanan setelah Lebaran.
Secara keseluruhan, arus mudik Lebaran 2025 di Pelabuhan Pangkalbalam berjalan lancar dan tertib, dengan peningkatan jumlah penumpang yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan ini menunjukkan meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode Lebaran. Data ini menjadi acuan penting bagi pemerintah daerah dan pihak terkait dalam merencanakan strategi transportasi laut di tahun-tahun mendatang.