Kapal Cepat Express Bahari 3E Kembali Beroperasi Layani Arus Balik Lebaran di Belitung
Kapal cepat Express Bahari 3E di Belitung kembali beroperasi melayani arus balik Lebaran 2025, dengan puncak arus balik diperkirakan pada 6-7 April.

Kapal cepat Express Bahari 3E rute Tanjungpandan-Pangkalbalam kembali beroperasi melayani arus balik Lebaran 2025 di Belitung. Pada Rabu, 2 April 2025, kapal tersebut memberangkatkan 264 penumpang yang kembali ke tempat perantauan setelah merayakan Idul Fitri bersama keluarga. Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Tanjungpandan, Bambang Candra, memastikan kesiapan petugas posko angkutan Lebaran dalam melayani arus balik ini.
Sebelumnya, kapal cepat tersebut sempat berhenti beroperasi sementara untuk merayakan Idul Fitri. Kembalinya operasional Express Bahari 3E sangat penting untuk memfasilitasi pemudik yang telah menghabiskan waktu libur Lebaran di kampung halaman mereka. Para penumpang yang diangkut mayoritas merupakan mereka yang kembali ke tempat kerja setelah berkumpul bersama keluarga.
KSOP Tanjungpandan memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada tanggal 6 dan 7 April 2025, bertepatan dengan berakhirnya masa libur kerja. Antisipasi peningkatan jumlah penumpang pada periode tersebut telah dilakukan dengan mempersiapkan seluruh fasilitas dan petugas di pelabuhan.
Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Tanjungpandan
Bambang Candra, Kepala KSOP Tanjungpandan, menyampaikan bahwa kapal cepat Express Bahari 3E telah siap beroperasi kembali untuk melayani arus balik Idul Fitri 1446 Hijriah. "Hari ini kapal cepat Express Bahari 3 E rute pelabuhan Tanjungpandan - Pangkalbalam kembali beroperasi melayani arus balik Idul Fitri 1446 Hijriah," katanya. Beliau juga menekankan pentingnya peran serta para penumpang dalam menjaga ketertiban dan keamanan selama perjalanan.
Dengan beroperasinya kembali kapal cepat ini, diharapkan arus balik Lebaran di Belitung dapat berjalan lancar dan aman. KSOP Tanjungpandan telah menyiagakan petugas untuk memastikan kelancaran proses keberangkatan dan kedatangan penumpang. Pihak KSOP juga mengimbau para penumpang untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan selama berada di pelabuhan.
Para penumpang yang diangkut oleh Express Bahari 3E pada hari Rabu mayoritas merupakan para pemudik yang kembali ke tempat perantauan setelah merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman. "Penumpang rata-rata adalah mereka yang akan kembali ke tempat perantauan usai merayakan Idul Fitri 1446 Hijriah bersama keluarga," ujar Bambang Candra. Hal ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur Lebaran.
KSOP Tanjungpandan juga telah mempersiapkan diri untuk mengantisipasi puncak arus balik yang diperkirakan terjadi pada 6 dan 7 April 2025. "Karena pada waktu tersebut merupakan hari terakhir masa libur kerja sehingga kami perkirakan pergerakan penumpang di pelabuhan Tanjungpandan meningkat," tambah Bambang Candra. Langkah antisipatif ini bertujuan untuk mencegah terjadinya penumpukan penumpang dan memastikan keamanan dan kenyamanan para pemudik.
Imbauan Keselamatan dan Ketertiban
Dalam rangka memastikan kelancaran dan keamanan arus balik Lebaran, Kepala KSOP Tanjungpandan mengimbau seluruh pemudik untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan di pelabuhan. "Kami imbau ke para penumpang di pelabuhan Tanjungpandan untuk bersama-sama mewujudkan perjalanan arus balik Idul Fitri 1446 Hijriah yang tenang dan menyenangkan," pesannya. Kerjasama antara petugas dan penumpang sangat penting untuk menciptakan suasana yang kondusif selama proses arus balik.
Petugas posko angkutan Lebaran di pelabuhan Tanjungpandan juga siap siaga untuk memberikan bantuan dan informasi kepada para pemudik. Mereka akan memastikan bahwa proses keberangkatan dan kedatangan penumpang berjalan dengan lancar dan aman. Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, diharapkan arus balik Lebaran di Belitung dapat berjalan dengan baik dan tanpa kendala berarti.
Operasional kembali kapal cepat Express Bahari 3E menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan sarana transportasi yang memadai bagi masyarakat, khususnya selama periode arus balik Lebaran. Hal ini juga menunjukkan kesiapan pemerintah dalam menghadapi lonjakan penumpang selama periode tersebut. Dengan adanya antisipasi dan kerjasama yang baik, diharapkan arus balik Lebaran di Belitung dapat berjalan lancar dan aman.
Kesimpulannya, kembalinya operasional kapal cepat Express Bahari 3E menandai dimulainya fase arus balik Lebaran di Belitung. Dengan antisipasi dan kerjasama semua pihak, diharapkan arus balik ini akan berjalan lancar dan aman.