Bupati Karawang Desak PT CSI Buka Gerbang Belakang demi Ekonomi Warga
Bupati Karawang meminta PT Chang Shin Indonesia membuka kembali gerbang belakang pabriknya untuk memudahkan akses karyawan dan menghidupkan perekonomian warga sekitar yang terdampak penutupan.

Bupati Karawang, Aep Syaepuloh, mendesak PT Chang Shin Indonesia (CSI) membuka kembali gerbang belakang pabriknya. Permintaan ini muncul setelah penutupan gerbang menimbulkan masalah bagi karyawan dan perekonomian warga sekitar di Kecamatan Klari, Karawang, Senin (20/1).
Penutupan gerbang belakang PT CSI berdampak signifikan terhadap perekonomian warga, terutama para pedagang dan karyawan. Bupati Aep menekankan pentingnya akses tersebut untuk mobilitas karyawan dan aktivitas ekonomi masyarakat. Menurutnya, penutupan telah menyebabkan kerugian dan ketidaknyamanan yang cukup besar.
Alasan penutupan gerbang belakang adalah adanya gugatan dari pemilik lahan yang mengeluhkan kemacetan. Namun, Bupati Aep menegaskan bahwa jalan tersebut merupakan fasilitas umum dan harus tetap dapat diakses oleh masyarakat. Ia menilai, solusi yang diambil perusahaan kurang mempertimbangkan dampak sosial ekonomi yang luas.
Bupati Aep juga menyampaikan keprihatinannya atas dampak yang dialami karyawan. Mereka terpaksa menempuh jalur memutar hingga 20 menit lebih lama untuk mencapai tempat kerja. Hal ini jelas menambah beban dan mengurangi produktivitas.
Lebih lanjut, Bupati Aep menjamin para pedagang yang berjualan di sekitar gerbang belakang akan diakomodasi. Mereka akan tetap bisa berjualan, baik di dalam area perusahaan maupun di lokasi semula. Ia juga meminta manajemen PT CSI untuk tidak membebankan biaya tambahan kepada para pedagang tersebut.
Pembukaan gerbang belakang pabrik diharapkan dapat menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di sekitar area pabrik. Usaha kos-kosan, penitipan kendaraan, dan aktivitas perdagangan lainnya yang sempat lesu diprediksi akan kembali bergairah. Dampak positif ini akan sangat terasa bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Dengan dibukanya gerbang belakang, Bupati Aep optimistis akan tercipta keseimbangan antara kepentingan perusahaan dan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap manajemen PT CSI dapat segera merespon permintaan ini demi terciptanya solusi yang adil dan berkelanjutan.
'Keputusan ini bukan hanya soal akses, tetapi juga soal keadilan dan kesejahteraan warga,' tegas Bupati Aep. Ia berharap permasalahan ini dapat segera terselesaikan dengan baik melalui dialog dan musyawarah.