Bupati Sleman Dukung Penuh Perajin Batik dan Lurik: Dorong Kreativitas dan Pasar Nasional
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, memberikan dukungan penuh terhadap perajin batik dan lurik lokal, mendorong kreativitas dan membuka peluang pasar nasional serta internasional.

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, secara resmi menyatakan dukungan penuhnya terhadap para perajin batik dan lurik di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dukungan ini diwujudkan melalui berbagai kebijakan yang bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan daya saing produk lokal di pasar nasional bahkan internasional. Pernyataan dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati pada acara silaturahmi bersama para perajin di Pendopo Rumah Dinas Bupati pada Kamis, 20 Maret 2023.
Dalam acara tersebut, Bupati Harda menekankan komitmennya untuk memfasilitasi para perajin dalam mengembangkan kreativitas mereka. "Kami sangat mendukung perajin Sleman untuk berkreasi dan menyalurkan ide-ide untuk memproduksi batik di Kabupaten Sleman," tegas Bupati Harda. Lebih lanjut, beliau juga memberikan kesempatan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan karyawan di lingkungan Pemkab Sleman untuk menggunakan batik dengan motif apapun, asalkan merupakan hasil karya perajin lokal Sleman.
Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan permintaan pasar terhadap produk batik dan lurik Sleman, sehingga secara langsung meningkatkan kesejahteraan para perajin. Bupati Harda menambahkan, "Sing penting hasil produk 'piyantun' Sleman (yang penting hasil produk orang Sleman). Silakan digunakan. Perajin silakan berkreasi, dan untuk motifnya bebas." Hal ini menunjukkan komitmen nyata Pemkab Sleman dalam memberdayakan ekonomi kreatif lokal.
Dukungan Pemkab Sleman untuk Perajin Batik dan Lurik
Dukungan Pemkab Sleman tidak hanya sebatas kebijakan penggunaan batik oleh ASN. Bupati Harda juga menyatakan kesiapannya untuk menerima masukan dan saran dari para perajin. Hal ini menunjukkan komitmen Pemkab Sleman untuk membangun kolaborasi yang erat dengan para perajin dalam mengembangkan industri batik dan lurik Sleman.
Lebih lanjut, Bupati Harda juga menegaskan kesiapan Pemkab Sleman untuk memberikan bimbingan teknis melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. "Pemkab Sleman siap memberikan bimbingan melalui OPD terkait. Komitmen kami ingin mengajak perajin batik dan lurik, ayo kita kembangkan dari bumi Sleman ini, membawa batik dan lurik menuju pasar nasional dan internasional," ujarnya. Hal ini menunjukkan komitmen jangka panjang Pemkab Sleman dalam memajukan industri batik dan lurik Sleman.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman, Mae Rusmi Suryaningsih, menambahkan bahwa hingga saat ini pihaknya telah membina 268 perajin batik, baik perajin kelompok maupun perajin mandiri. Selain itu, Dinas tersebut juga membina sekitar 384 pengrajin tenun/lurik Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM), yang terdiri dari 13 pengrajin lurik dan 371 pengrajin tenun stagen, sebagian besar berlokasi di wilayah Sleman Barat.
Harapan untuk Peningkatan Daya Saing
Mae Rusmi berharap silaturahmi tersebut dapat menjadi wadah bagi para perajin untuk menyampaikan permasalahan dan harapan mereka. Dengan begitu, Pemkab Sleman dapat memberikan dukungan yang tepat sasaran dan maksimal. "Dengan begitu, diharapkan Pemkab Sleman dapat mendukung pembatik dan pengrajin lurik Sleman dan mendapatkan hasil yang maksimal," kata Mae Rusmi.
Silaturahmi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan daya saing produk batik dan lurik Sleman di pasar yang lebih luas. Dukungan penuh dari Pemkab Sleman, baik dari segi kebijakan maupun bimbingan teknis, diharapkan dapat mendorong para perajin untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produknya.
Dengan adanya dukungan dan fasilitasi dari pemerintah daerah, diharapkan industri batik dan lurik Sleman dapat semakin berkembang pesat, meningkatkan kesejahteraan para perajin, dan mengangkat nama Sleman di kancah nasional maupun internasional. Komitmen Bupati Sleman untuk mendukung penuh perkembangan industri batik dan lurik ini menjadi angin segar bagi para perajin untuk terus berkarya dan berinovasi.