Dinkes Jayapura Minta Jaminan Keamanan Nakes di Kampung
Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura meminta masyarakat setempat menjaga keamanan tenaga kesehatan agar pelayanan kesehatan di kampung tetap berjalan optimal dan mencegah penarikan petugas seperti kasus di Kampung Imsar.

Jayapura, 17 Februari 2024 - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jayapura, Papua, mengimbau masyarakat untuk ikut bertanggung jawab atas keamanan dan kenyamanan para tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di kampung-kampung. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinkes Kabupaten Jayapura, Chairul Lee, di Sentani.
Dinkes Jayapura menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjamin keamanan nakes. Keberadaan nakes yang nyaman dan aman di tempat tugas akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Tanpa jaminan keamanan, program kesehatan di daerah terpencil bisa terhambat.
Keamanan Nakes, Kunci Pelayanan Kesehatan Optimal
Menurut Chairul Lee, pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa kurangnya jaminan keamanan membuat beberapa nakes enggan bertugas di kampung. Mereka merasa kerjanya terganggu dan keselamatannya terancam. Kondisi ini berdampak buruk pada akses masyarakat terhadap layanan kesehatan.
"Agar nakes kita betah melayani di kampung, kami minta dan harap agar tokoh adat, aparat kampung dan seluruh masyarakat kampung berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kenyamanan nakes kita," tegas Chairul.
Ia menambahkan bahwa penempatan nakes di kampung-kampung membutuhkan komitmen bersama. Bukan hanya dari pihak Dinkes, tetapi juga dari seluruh elemen masyarakat setempat. Keamanan nakes menjadi kunci keberhasilan program kesehatan di daerah tersebut.
Pembangunan Pustu dan Tantangan Keamanan
Dinkes Jayapura berencana membangun delapan Puskesmas Pembantu (Pustu) baru. Namun, pembangunan ini tidak akan berjalan efektif tanpa adanya jaminan keamanan bagi nakes yang akan bertugas di sana. Pengalaman penarikan nakes dari Pustu di Kampung Imsar, Distrik Nimboran, menjadi pelajaran berharga.
"Dulu kami sudah punya pustu di Kampung Imsar, tetapi karena faktor keamanan tidak terjamin maka petugas kami tarik," ungkap Chairul. Akibatnya, pelayanan kesehatan di Kampung Imsar terhenti dan fasilitas kesehatan di sana menjadi tidak terurus.
Oleh karena itu, Dinkes Jayapura meminta komitmen kuat dari masyarakat, khususnya di lokasi-lokasi yang akan dibangun Pustu baru. Jaminan keamanan dan kenyamanan nakes merupakan syarat mutlak agar pelayanan kesehatan dapat berjalan dengan optimal.
Tanggung Jawab Bersama
Chairul menekankan bahwa menjaga keamanan nakes bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga tanggung jawab seluruh masyarakat. Nakes datang ke kampung-kampung untuk memberikan pelayanan kesehatan, sehingga masyarakat memiliki kewajiban untuk melindungi dan mendukung mereka.
"Kami minta komitmen masyarakat di Imsar yang nantinya akan kami bangun pustu supaya menjamin keamanan dan kenyamanan bagi nakes kami, karena petugas berada di sana untuk melayani masyarakat jadi semua masyarakat punya tanggung jawab untuk menjaga nakes," ujarnya.
Dengan adanya jaminan keamanan, diharapkan program pembangunan Pustu dapat berjalan lancar dan masyarakat dapat mengakses pelayanan kesehatan yang lebih baik. Kerjasama antara Dinkes Jayapura dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini.