DPR Buka Masa Sidang I Tahun 2025, Bahas PAW dan Cuaca Ekstrem
Rapat Paripurna DPR RI resmi membuka Masa Persidangan II Tahun Sidang 2024-2025, membahas pergantian antarwaktu (PAW) tiga anggota dewan dan dampak cuaca ekstrem di Indonesia.

JAKARTA, 21 Januari 2025 - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI telah memulai Masa Persidangan II Tahun Sidang 2024-2025, yang sekaligus menjadi masa sidang pertama tahun 2025. Setelah masa reses sejak Desember 2024, rapat paripurna pembukaan digelar hari Selasa di Kompleks Parlemen, Jakarta. Rapat ini menandai dimulainya rangkaian kegiatan DPR dalam tahun baru.
Dari total 579 anggota DPR RI, sebanyak 286 anggota hadir langsung, dan tujuh lainnya memperoleh izin tidak hadir. Dengan demikian, kuorum terpenuhi. Ketua DPR RI, Puan Maharani, secara resmi membuka rapat dengan mengucapkan "Bismillahirrahmanirrahim," menandai dimulainya masa sidang baru. Hal ini sesuai catatan Sekretariat Jenderal DPR RI.
Selain membuka masa sidang, Puan Maharani juga menyampaikan keprihatinan atas bencana alam yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia. Ia menekankan kondisi cuaca ekstrem yang melanda Indonesia saat ini, mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada karena prediksi cuaca ekstrem diperkirakan masih akan berlanjut beberapa waktu ke depan. Peringatan ini penting untuk mitigasi bencana dan keselamatan masyarakat.
Salah satu agenda penting rapat paripurna adalah pengesahan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR dan MPR RI untuk sisa masa jabatan 2024-2029. Keputusan Presiden Nomor 156/P Tahun 2024 menjadi dasar pengangkatan Anisah Syakur, Muhammad Hilman Mufidi, dan Muhammad Khozin dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa. PAW merupakan proses penting untuk menjaga kelancaran pemerintahan dan representasi rakyat.
Selain agenda PAW, rapat paripurna juga diisi oleh pidato Ketua DPR RI, Puan Maharani. Pidato ini kemungkinan besar berisi gambaran rencana kerja DPR dalam masa sidang yang baru dimulai. Kehadiran tiga wakil ketua DPR, Adies Kadir, Saan Mustopa, dan Cucun Ahmad Syamsurizal turut meramaikan rapat, sedangkan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad tidak hadir.
Pembukaan masa sidang ini menandai dimulainya berbagai agenda penting DPR RI untuk tahun 2025. Agenda-agenda tersebut akan berfokus pada penyusunan legislasi, pengawasan pemerintah, dan penganggaran negara. Dengan tercapainya kuorum dan dimulainya rapat paripurna, diharapkan kinerja DPR dapat berjalan efektif dan efisien dalam menjalankan tugasnya untuk rakyat.
Sebagai penutup, proses pembukaan masa sidang ini berjalan lancar dan sesuai dengan aturan yang berlaku. Kehadiran mayoritas anggota DPR menunjukkan komitmen mereka untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab dalam menjalankan roda pemerintahan. Pentingnya kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem juga menjadi sorotan utama dalam rapat paripurna tersebut.