Fakta Menarik: Polda Papua Barat Daya Gelar Distribusi Beras Murah 20 Ton di Sorong, Harga Cuma Rp12 Ribu!
Polda Papua Barat Daya bersama Bulog sukses menggelar distribusi beras murah 20 ton di Sorong. Simak bagaimana program ini meringankan beban masyarakat!

Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat Daya bersama Polresta Sorong baru-baru ini menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Alun-Alun Aimas, Kabupaten Sorong. Dalam kegiatan ini, sebanyak 20 ton beras berhasil disalurkan kepada masyarakat setempat. Program ini bertujuan utama untuk meringankan beban ekonomi warga dalam memenuhi kebutuhan pokok.
Inisiatif distribusi beras murah ini merupakan hasil kolaborasi erat antara Polda Papua Barat Daya dengan Perum Bulog Kantor Cabang Sorong. Beras yang didistribusikan adalah jenis SPHP, yang dijual dengan harga sangat terjangkau, yakni Rp12 ribu per kilogram. Setiap warga diperbolehkan membeli maksimal dua karung, atau setara dengan Rp60 ribu.
Gerakan Pangan Murah ini telah dimulai sejak tanggal 8 Agustus 2025 dan direncanakan akan berlangsung hingga 17 Agustus 2025. Pelaksanaan GPM dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Papua Barat Daya, dikoordinasikan oleh Polres, Polresta, hingga Polsek setempat. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap fluktuasi harga pangan yang seringkali membebani masyarakat.
Sinergi Polda dan Bulog untuk Ketersediaan Pangan
Kombes Pol M. Erfan, selaku Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Papua Barat Daya, menegaskan komitmen pihaknya dalam menjaga stabilitas harga pangan. Beliau menjelaskan bahwa kerja sama dengan Perum Bulog Kantor Cabang Sorong menjadi kunci utama keberhasilan program ini. Sinergi ini memastikan pasokan beras yang cukup bagi masyarakat.
Tujuan utama dari distribusi beras murah ini adalah untuk memastikan masyarakat dapat memperoleh beras, sebagai kebutuhan pokok, dengan harga yang sangat terjangkau. Program ini diharapkan dapat menjadi solusi konkret di tengah tantangan ekonomi. Hal ini juga menunjukkan kepedulian aparat terhadap kesejahteraan warga.
Program Gerakan Pangan Murah ini tidak hanya berfokus pada harga, tetapi juga pada aksesibilitas. Dengan pelaksanaan serentak di berbagai wilayah, diharapkan lebih banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat dari distribusi beras murah ini. Ini adalah upaya nyata dalam meringankan beban ekonomi rumah tangga.
Target Penyaluran dan Stok Beras Nasional
Kombes Pol M. Erfan juga menyampaikan target ambisius dari program ini. Pihaknya menargetkan agar stok beras SPHP yang berada di Gudang Bulog Cabang Sorong dapat tersalurkan secara optimal. Penyaluran ini diharapkan selesai hingga batas waktu 17 Agustus 2025.
Antusiasme masyarakat terhadap program distribusi beras murah ini sangat tinggi, hal ini menjadi indikator keberhasilan awal. Erfan mengapresiasi respons positif tersebut dan berharap program serupa dapat terus berlanjut. Dukungan masyarakat sangat penting untuk ketahanan pangan daerah.
Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Sorong, Riyadi Muslim, menegaskan kesiapan penuh Bulog dalam mendukung kegiatan ini. Bulog memiliki stok sebanyak 6.300 ton beras dan menargetkan distribusi hingga 7.400 ton. Ketersediaan stok yang memadai menjadi jaminan keberlanjutan program.
Meskipun beras SPHP umumnya adalah kualitas medium, dalam kegiatan ini Bulog menyalurkan beras premium. Beras premium ini dijual dengan harga jauh di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Kebijakan ini diambil sesuai arahan Kapolresta Sorong Kota. Ini menunjukkan komitmen untuk menjaga stabilitas harga dan meringankan beban masyarakat.