Gubernur Riau Salurkan Bantuan Koko dan Sarung Rp555 Juta Jelang Ramadan
Gubernur Riau, Abdul Wahid, menyalurkan 1.000 baju koko dan 1.500 sarung senilai Rp555 juta kepada berbagai kelompok masyarakat, termasuk penggali kubur dan anak yatim, sebagai bentuk kepedulian jelang Ramadan.
Pekanbaru, 28 Maret 2025 - Gubernur Riau, Abdul Wahid, telah menyalurkan bantuan berupa 1.000 baju koko dan 1.500 sarung senilai total Rp555 juta kepada berbagai kelompok masyarakat di Provinsi Riau. Penyaluran bantuan ini dilakukan menjelang datangnya bulan suci Ramadan, sebagai wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat kurang mampu.
Bantuan tersebut disalurkan kepada beberapa kelompok penerima manfaat. Baju koko diberikan kepada para penggali kubur, pemandi jenazah, petugas masjid, dan para penggiat dakwah. Sementara itu, sarung diberikan kepada anak yatim, imam masjid, gharim, guru ngaji, dan guru MDA. Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi mereka, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah.
Sumber dana bantuan ini berasal dari kemitraan antara Pemerintah Provinsi Riau dengan PT Petroleum. Hal ini menunjukkan sinergi positif antara pemerintah dan sektor swasta dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Gubernur Wahid berharap, program peduli umat ini dapat terus berlanjut di masa mendatang.
Bantuan untuk Kelompok Rentan
Pemberian bantuan baju koko dan sarung ini menyasar kelompok masyarakat yang dinilai membutuhkan uluran tangan. Penggali kubur, pemandi jenazah, dan petugas masjid merupakan kelompok yang bekerja di sektor publik dan seringkali kurang mendapat perhatian. Sementara itu, anak yatim, gharim, guru ngaji, dan guru MDA merupakan kelompok yang rentan secara ekonomi dan sosial.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan mereka dapat merayakan Ramadan dengan lebih tenang dan nyaman. Bantuan ini juga diharapkan dapat menjadi motivasi bagi mereka untuk terus mengabdi dan berkontribusi bagi masyarakat.
"Bantuan bersumber dari kemitraan dengan PT Petroleum ini semoga bisa meringankan beban kelompok yang dibantu, apalagi berbagi pada Ramadan ini membawa berkah bagi Provinsi Riau," ungkap Gubernur Abdul Wahid di Pekanbaru, Jumat.
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan Kesejahteraan Pegawai
Direktur PT Petroleum, Husnul Kausarian, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) mereka. PT Petroleum berkomitmen untuk berkontribusi dalam pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat Riau.
Selain penyaluran bantuan sosial, Gubernur Abdul Wahid juga menyampaikan kabar baik terkait percepatan pembayaran gaji tenaga harian lepas (THL), termasuk tunjangan hari raya (THR) dan tambahan penghasilan pegawai (TPP) di lingkungan Pemprov Riau. Pembayaran ini dilakukan untuk memastikan para pekerja dapat merayakan hari raya dengan tenang dan nyaman.
"Pemprov Riau juga membayarkan THR dan TPP ASN termasuk gaji THL untuk Maret 2025, agar mereka bisa menikmati hari raya," tambah Gubernur Wahid. Ia juga menekankan pentingnya percepatan pembayaran honor THL di kabupaten dan kota se-Provinsi Riau.
Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memperhatikan kesejahteraan para pekerja dan ASN. Pembayaran THR dan TPP tepat waktu diharapkan dapat meningkatkan semangat kerja dan produktivitas para pegawai.
Kondisi Keuangan Daerah dan Harapan ke Depan
Meskipun kondisi keuangan daerah sedang tertekan, Gubernur Abdul Wahid tetap bersyukur dapat menjalankan program peduli umat ini. Ia berharap kondisi keuangan daerah dapat membaik di masa mendatang agar program-program pembangunan dan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan lebih optimal. Ia juga memohon doa restu masyarakat Riau untuk kemajuan dan kesejahteraan provinsi.
Program bantuan ini menjadi contoh nyata bagaimana pemerintah dan perusahaan swasta dapat berkolaborasi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semoga program serupa dapat terus dilakukan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bulan Ramadan.