Hilirisasi: Strategi Indonesia Menuju Negara Berpendapatan Tinggi
Kadin Indonesia menyatakan hilirisasi sebagai kunci keberhasilan Indonesia menjadi negara berpendapatan tinggi dengan pendapatan per kapita mencapai US$20.000, terbukti dari peningkatan ekspor nikel hingga 10 kali lipat.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia baru-baru ini menyatakan bahwa kebijakan hilirisasi menjadi strategi kunci bagi Indonesia untuk mencapai status negara berpendapatan tinggi, dengan target pendapatan per kapita mencapai US$20.000. Hal ini disampaikan Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Bakrie, dalam sebuah panel diskusi di World Economic Forum (WEF) 2024 di Davos, Swiss.
Anindya Bakrie menjelaskan bahwa setiap negara memiliki pendekatan unik untuk mencapai kemajuan ekonomi, dan bagi Indonesia, hilirisasi menjadi jawabannya. Ia menekankan kesuksesan hilirisasi Indonesia dalam membangun rantai pasok global yang kuat. Menurutnya, "Strategi Indonesia dengan melakukan hilirisasi sukses dan menjadi rantai pasok global."
Hilirisasi di Indonesia tidak hanya terfokus pada sektor mineral kritis, tetapi juga merambah sektor lain seperti pangan. Hal ini sejalan dengan program pemerintah untuk mencapai swasembada pangan, salah satu cita-cita Presiden. Keberhasilan hilirisasi sektor mineral, khususnya nikel, telah menghasilkan peningkatan nilai tambah yang signifikan. Anindya mencontohkan peningkatan ekspor nikel dari US$3 miliar menjadi US$33 miliar.
Lebih lanjut, Anindya menjelaskan dampak positif hilirisasi terhadap program pemerintah, seperti program makan bergizi gratis (MBG). Hilirisasi pada sektor pangan berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan pangan dalam negeri. Proses ini tidak hanya memberikan keuntungan ekonomi tetapi juga berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, menambahkan bahwa partisipasi Indonesia di WEF 2024 bertujuan untuk memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi investasi berkelanjutan. Kehadiran Indonesia di forum global ini menunjukkan komitmen Indonesia untuk menghadapi tantangan global bersama, sekaligus menarik investor internasional.
Rosan menekankan bahwa Indonesia, dengan penerapan prinsip keberlanjutan dan pemanfaatan kecerdasan buatan dalam berbagai industri, merupakan lokasi investasi yang ideal. Indonesia terbuka bagi investor global yang berkomitmen pada praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Kesimpulannya, hilirisasi terbukti menjadi strategi efektif bagi Indonesia dalam meningkatkan nilai tambah sektor ekonomi, menarik investasi asing, dan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan ini menunjukkan potensi Indonesia untuk mencapai target pendapatan per kapita yang tinggi dan menjadi negara maju.