Investasi Danantara: Ciptakan Lapangan Kerja Berkualitas untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia
CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menekankan pentingnya investasi berkualitas untuk menciptakan lapangan kerja dan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia hingga mencapai 8 persen pada 2029.

Jakarta, 27 Februari 2024 - CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menyatakan bahwa investasi yang dilakukan oleh lembaga tersebut bertujuan untuk menciptakan lapangan kerja berkualitas demi kesejahteraan rakyat Indonesia. Investasi ini diyakini akan menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengurangi angka pengangguran di Indonesia. Pernyataan ini disampaikan dalam acara Indonesia Economic Outlook 2025 di Jakarta, Rabu lalu.
Rosan menjelaskan bahwa investasi yang dikelola Danantara akan mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia dan mempercepat industrialisasi, yang pada akhirnya akan membuka lebih banyak lapangan kerja. Ia mengakui bahwa penciptaan lapangan kerja merupakan tantangan terbesar yang dihadapi Indonesia, dan Danantara berkomitmen untuk berkontribusi secara konsisten melalui investasi yang terarah dan berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Lebih lanjut, Rosan menjelaskan struktur ekonomi Indonesia yang didorong oleh konsumsi domestik dan investasi. Oleh karena itu, sektor investasi sangat penting untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif. Sekitar 28-29 persen pertumbuhan ekonomi Indonesia berasal dari investasi, sehingga sektor ini sangat vital dalam mendorong pertumbuhan jangka panjang dan penciptaan lapangan kerja. Dengan kata lain, investasi menjadi penggerak utama perekonomian Indonesia.
Investasi sebagai Penggerak Utama Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Rosan memaparkan bahwa sekitar 53-54 persen pertumbuhan ekonomi Indonesia berasal dari konsumsi domestik, 28-29 persen dari investasi, 8-9 persen dari pengeluaran pemerintah, dan 2 persen dari ekspor bersih. Hal ini menunjukkan kontribusi signifikan sektor investasi terhadap perekonomian nasional. Dengan investasi yang lebih besar dan terarah, Danantara dapat mempercepat pencapaian target pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diperkirakan mencapai 8 persen pada tahun 2029.
Danantara, menurut Rosan, memberikan keyakinan dan kepercayaan kepada investor asing dengan menawarkan peluang yang saling menguntungkan, sehingga mendorong mereka untuk berinvestasi di Indonesia. Kerja sama dengan investor asing juga menjadi hal penting, di mana Danantara tidak hanya mengundang mereka untuk berinvestasi, tetapi juga memberikan kesempatan untuk usaha patungan investasi.
Hal ini menunjukkan komitmen Danantara dalam membangun kemitraan strategis untuk kemajuan ekonomi Indonesia. Dengan berinvestasi bersama, Danantara dan investor asing dapat saling berbagi risiko dan keuntungan, menciptakan sinergi yang positif untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Kolaborasi dan Investasi Bersama untuk Masa Depan Indonesia
Rosan menekankan pentingnya kolaborasi dengan investor asing. Danantara tidak hanya mengajak investor asing untuk berinvestasi di Indonesia, tetapi juga menawarkan peluang untuk berinvestasi bersama. Model investasi ini, yang disebut "skin in the game", menunjukkan komitmen Danantara dalam membangun kemitraan yang kuat dan saling menguntungkan.
Dengan pendekatan ini, Danantara berharap dapat menarik lebih banyak investasi asing berkualitas yang dapat berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Investasi yang berkelanjutan dan terarah akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi perekonomian Indonesia dan kesejahteraan rakyatnya.
Kesimpulannya, investasi yang dilakukan oleh Danantara memiliki fokus utama pada penciptaan lapangan kerja berkualitas dan berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan. Kolaborasi dengan investor asing melalui skema investasi bersama menjadi strategi kunci dalam mencapai tujuan tersebut.
Melalui investasi yang terarah dan berkelanjutan, Danantara optimistis dapat berkontribusi signifikan dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 8 persen pada tahun 2029, sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia.