Kapolda Kaltim Prioritaskan Antisipasi Konflik Sosial Demi Pembangunan IKN
Kapolda Kaltim, Irjen Pol. Endar Priantoro, berkomitmen utama pada pencegahan konflik sosial dan mendukung penuh pembangunan IKN dengan berbagai strategi kolaboratif dan program unggulan seperti 'POLISI ETAM'.

Apa, Siapa, Di mana, Kapan, Mengapa, dan Bagaimana? Irjen Pol. Endar Priantoro, Kapolda Kalimantan Timur, pada Senin di Balikpapan, menegaskan prioritas utama kepolisian dalam mendukung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) adalah pencegahan konflik sosial. Hal ini penting untuk menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama proses pembangunan IKN yang massif dan kompleks. Komitmen ini disampaikan sebagai bentuk dukungan aktif terhadap proyek nasional strategis tersebut. Pencegahan konflik menjadi prioritas karena potensi gesekan sosial akibat pembangunan IKN cukup tinggi, sehingga langkah antisipatif sangat diperlukan.
Kapolda Kaltim menekankan pentingnya sinergi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait untuk meminimalisir potensi konflik. Beliau juga meluncurkan program unggulan 'POLISI ETAM' sebagai wujud nyata komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kalimantan Timur. Program ini diharapkan dapat mendekatkan polisi dengan masyarakat dan membangun kepercayaan publik.
Selain fokus pada IKN, Kapolda juga menyampaikan 12 poin utama dalam Commander Wish-nya yang mencakup berbagai aspek kepolisian, mulai dari peningkatan soliditas internal hingga penegakan hukum yang berkeadilan. Hal ini menunjukkan komitmen menyeluruh Polda Kaltim dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya.
Dukungan Penuh terhadap Pembangunan IKN
Komitmen Kapolda Kaltim terhadap pembangunan IKN bukan hanya sebatas pernyataan, melainkan diwujudkan dalam berbagai strategi. Salah satunya adalah kolaborasi erat dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. Kerjasama ini penting untuk mengidentifikasi dan mengatasi potensi konflik sosial sejak dini. Dengan pendekatan kolaboratif, diharapkan pembangunan IKN dapat berjalan lancar dan aman.
Pencegahan konflik sosial menjadi kunci keberhasilan pembangunan IKN. Konflik dapat menghambat proses pembangunan dan berdampak negatif terhadap perekonomian dan stabilitas daerah. Oleh karena itu, langkah antisipatif yang dilakukan Kapolda Kaltim sangatlah penting dan strategis.
Kapolda Kaltim juga menekankan pentingnya peran seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Partisipasi aktif masyarakat sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pembangunan IKN.
Program 'POLISI ETAM': Hadir dengan Hati, Melayani dengan Aksi
Sebagai bagian dari komitmennya, Kapolda Kaltim meluncurkan program 'POLISI ETAM' dengan slogan 'Hadir dengan hati, melayani dengan aksi'. Program ini mengusung nilai-nilai empati, terampil, akomodatif, dan mulia. Nilai-nilai tersebut menjadi landasan dalam memberikan pelayanan kepolisian yang humanis dan profesional.
Program 'POLISI ETAM' diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap kepolisian. Dengan pendekatan yang humanis dan responsif, diharapkan masyarakat akan lebih mudah berinteraksi dan bekerjasama dengan pihak kepolisian. Program ini juga akan diaplikasikan hingga tingkat kepolisian sektor dan bhabinkamtibmas.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Kaltim, Kombes Pol Yuliyanto, menambahkan bahwa program ini diharapkan dapat diketahui oleh masyarakat luas dan segera diaktualisasikan oleh seluruh personel Polda Kaltim. Hal ini menunjukkan keseriusan Polda Kaltim dalam mewujudkan program tersebut.
Dengan diluncurkannya program 'POLISI ETAM', diharapkan pelayanan kepolisian di Kalimantan Timur akan semakin baik dan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
12 Poin Utama Commander Wish Kapolda Kaltim
Selain fokus pada antisipasi konflik sosial dan dukungan terhadap IKN, Kapolda Kaltim juga menyampaikan 12 poin utama dalam Commander Wish. Poin-poin tersebut mencakup berbagai aspek tugas kepolisian, antara lain:
- Peningkatan soliditas internal
- Penekanan angka kriminalitas
- Penguatan transformasi digital
- Manajemen media
- Pembangunan kepercayaan publik
- Perhatian khusus pada wilayah prioritas
- Penegakan hukum berkeadilan
- Sinergitas dengan stakeholder
- Tindakan kepolisian berbasis kemanusiaan
- Pengawalan kebijakan pemerintah
- Pengkondisian masa transisi pemerintahan
- Perwujudan tata kelola Polri yang profesional
Ke-12 poin tersebut menunjukkan komitmen Polda Kaltim dalam menjalankan tugasnya secara profesional dan bertanggung jawab. Hal ini juga menunjukkan keseriusan Polda Kaltim dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kalimantan Timur.
Dengan berbagai strategi dan program yang telah disusun, diharapkan pembangunan IKN dapat berjalan lancar dan aman, serta masyarakat Kalimantan Timur dapat merasakan manfaatnya secara optimal. Komitmen Kapolda Kaltim dalam menjaga Kamtibmas dan mendukung IKN patut diapresiasi sebagai bentuk pengabdian kepada negara dan masyarakat.