Kapolres Seruyan Usut Tuntas Kasus Pencurian Sawit
Kapolres Seruyan, AKBP Hans Itta Papahit, berkomitmen mengungkap akar permasalahan maraknya pencurian buah kelapa sawit di wilayahnya, bekerja sama dengan Polda Kalteng untuk menciptakan keamanan dan ketertiban.

Pencurian buah kelapa sawit marak terjadi di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Menanggapi hal ini, Kapolres Seruyan, AKBP Hans Itta Papahit, menyatakan komitmennya untuk mengungkap akar permasalahan di balik kejahatan tersebut. Pernyataan ini disampaikan pada Kamis, 30 Januari 2024.
AKBP Hans menjelaskan, Polres Seruyan akan fokus mengidentifikasi penyebab utama pencurian sawit. "Kami akan dalami apakah faktor ekonomi atau hal lain yang melatarbelakangi aksi pencurian ini," ujarnya. Investigasi mendalam diperlukan untuk merumuskan strategi pencegahan yang efektif.
Polres Seruyan, bersama Polda Kalimantan Tengah, meningkatkan langkah preventif dan penindakan tegas terhadap pelaku kejahatan. Hal ini sejalan dengan tugas utama kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Tindakan tegas akan dilakukan sesuai aturan hukum yang berlaku untuk memberikan rasa keadilan bagi semua pihak.
Selain penegakan hukum, AKBP Hans mengajak masyarakat berperan aktif menjaga kamtibmas. Peningkatan kesadaran hukum dan partisipasi aktif masyarakat dinilai krusial dalam mencegah tindak kriminal. "Kerja sama masyarakat dan kepolisian menjadi kunci utama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif," tegasnya. Masyarakat diimbau melapor ke polisi jika menemukan hal mencurigakan.
Kabid Humas Polda Kalteng, Kombes Pol. Erlan Munaji, menambahkan bahwa tindakan tegas aparat kepolisian sesuai prosedur hukum. Kejahatan seperti ini berdampak negatif terhadap iklim investasi di Kalimantan Tengah. Oleh karena itu, pihaknya berharap agar kasus pencurian sawit dapat diatasi untuk menciptakan iklim investasi yang lebih baik di Kalimantan Tengah.
Kombes Pol. Erlan Munaji menekankan pentingnya keamanan dan ketertiban untuk menunjang investasi. "Semoga gangguan kamtibmas ini tidak terulang, agar investasi di Kalteng berjalan lancar," harapnya. Hal ini menunjukkan bahwa permasalahan ini bukan hanya isu keamanan, tetapi juga terkait dengan perekonomian daerah.
Kesimpulannya, penanganan kasus pencurian buah kelapa sawit di Seruyan melibatkan kerjasama antara Polres Seruyan dan Polda Kalteng. Upaya ini meliputi investigasi menyeluruh untuk menemukan akar permasalahan, penindakan tegas sesuai hukum, dan peran aktif masyarakat dalam menjaga kamtibmas. Tujuan utamanya adalah menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat serta pertumbuhan ekonomi daerah.