Kemensos Perkuat Stok Lumbung Sosial di Palembang, Antisipasi Bencana dan Bantu Warga
Kemensos menyerahkan bantuan logistik senilai total Rp2 miliar lebih untuk penanggulangan bencana di Sumatera Selatan dan bantuan Atensi senilai Rp100 juta lebih untuk 11 penerima manfaat.

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf telah menyerahkan bantuan logistik dan bantuan Atensi kepada warga Sumatera Selatan pada Kamis, 27 Februari 2023. Bantuan tersebut ditujukan untuk memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana dan membantu warga kurang mampu. Penyerahan bantuan dilakukan di Palembang, Sumatera Selatan. Bantuan ini meliputi paket makanan siap saji, peralatan dapur umum, perahu karet, dan berbagai perlengkapan lainnya untuk lumbung sosial, serta alat bantu disabilitas dan bantuan kewirausahaan untuk warga yang membutuhkan.
Total bantuan buffer stock untuk lumbung sosial Sumatera Selatan mencapai Rp2.048.621.600. Bantuan ini terdiri dari 4.000 paket makanan siap saji, 76 paket makanan anak, 500 paket lauk pauk siap saji, 100 paket sandang dewasa, 800 paket family kit, 1.000 paket kidsware, 600 lembar tenda gulung, 200 lembar kasur, 3 unit lampu sorot stagger, 1 unit dapur umum lapangan, dan 5 unit perahu karet beserta mesin. Mensos menekankan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, dan bantuan ini diharapkan dapat membantu masyarakat Sumatera Selatan dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana.
Selain bantuan untuk kesiapsiagaan bencana, Mensos juga menyerahkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) kepada 11 penerima manfaat. Bantuan ini berupa alat bantu disabilitas dan bantuan kewirausahaan, senilai total Rp100.360.000. Mensos menyampaikan apresiasinya kepada para orang tua yang telah berjuang merawat anak-anak penyandang disabilitas, menyebut mereka sebagai "orang-orang hebat yang sabar, kuat, dan tidak pernah berputus asa."
Bantuan Logistik untuk Penanggulangan Bencana di Sumatera Selatan
Bantuan logistik yang diberikan berupa paket-paket makanan siap saji, perlengkapan untuk dapur umum lapangan, dan perlengkapan lainnya untuk membantu masyarakat yang terkena dampak bencana. Jumlah bantuan yang cukup besar menunjukkan komitmen pemerintah dalam memastikan kesiapan menghadapi bencana alam. Rincian bantuan meliputi 4.000 paket makanan siap saji, 76 paket makanan anak, 500 paket lauk pauk siap saji, 100 paket sandang dewasa, 800 paket family kit, 1.000 paket kidsware, 600 lembar tenda gulung, 200 lembar kasur, 3 unit lampu sorot stagger, 1 unit dapur umum lapangan, dan 5 unit perahu karet beserta mesin. Semua ini bertujuan untuk memberikan bantuan yang cepat dan efektif saat terjadi bencana.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan pemerintah daerah dapat lebih efektif dalam melakukan penanggulangan bencana. Kesiapan logistik yang memadai akan mempermudah proses evakuasi dan pemulihan pasca bencana. Bantuan ini juga menunjukkan perhatian pemerintah pusat terhadap daerah-daerah yang rawan bencana.
Mensos menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya penanggulangan bencana. Dengan sinergi yang baik, diharapkan penanganan bencana dapat dilakukan secara lebih terpadu dan efektif. Kesiapsiagaan dan kesigapan menjadi kunci utama dalam mengurangi dampak negatif dari bencana.
Bantuan Atensi untuk Penyandang Disabilitas dan Kewirausahaan
Selain bantuan logistik, Kemensos juga memberikan bantuan Atensi kepada 11 penerima manfaat. Bantuan ini terdiri dari alat bantu disabilitas dan bantuan kewirausahaan. Alat bantu disabilitas yang diberikan meliputi tangan palsu, orthosis kaki palsu kiri-kanan, kursi roda standar, kursi roda cerebral palsy (CP), dan ankle foot orthosis. Bantuan ini sangat berarti bagi para penyandang disabilitas dalam meningkatkan mobilitas dan kualitas hidup mereka.
Bantuan kewirausahaan diberikan untuk mendukung usaha-usaha kecil yang dikelola oleh masyarakat. Jenis usaha yang dibantu antara lain usaha sembako, warung makan, laundry, penjualan sayur, kerajinan rotan, serta penjualan tekwan dan gado-gado. Bantuan ini berupa peralatan dan perlengkapan usaha untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan mereka.
Salah satu penerima manfaat, Rohada (55) dari Kabupaten Musi Banyuasin, mengaku sangat terbantu dengan bantuan gerobak dan peralatan untuk usaha tekwan dan gado-gadonya. Sebelumnya, ia berjualan di pinggir jalan dengan fasilitas yang terbatas. Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.
Kemensos juga menyalurkan bantuan sembako sebanyak 20 paket senilai Rp22.740.000. Semua bantuan ini menunjukkan komitmen Kemensos dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, baik dalam hal penanggulangan bencana maupun peningkatan kesejahteraan.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat Sumatera Selatan dapat lebih siap menghadapi bencana dan para penerima manfaat Atensi dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan mereka. Kerjasama dan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat penting dalam upaya penanggulangan bencana dan pemberdayaan masyarakat.