Libur Lebaran, Danau Talaga Donggala Dipadati Wisatawan Lokal
Peningkatan signifikan kunjungan wisatawan lokal ke Danau Talaga, Donggala, selama libur Lebaran mendorong peningkatan pendapatan warga sekitar.

Apa, Siapa, Di mana, Kapan, Mengapa, dan Bagaimana? Warga Sulawesi Tengah dan sekitarnya menghabiskan waktu libur Lebaran di Danau Talaga, Desa Talaga, Kecamatan Dampelas, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah pada Rabu, 02 April. Kunjungan meningkat signifikan karena keindahan danau yang tenang serta suasana yang menyejukkan. Peningkatan ini memberikan dampak positif bagi perekonomian warga sekitar, khususnya para pedagang makanan. Mereka menikmati keindahan danau dan mencicipi kuliner lokal seperti mie giling pante barat, dange pisang, dan dange rono.
Salah satu pengunjung, Susana Rawung asal Tomohon, mengungkapkan pengalaman pertamanya mengunjungi Danau Talaga bersama keluarga. Ia terkesan dengan keindahan danau yang dikelilingi pohon enau, menciptakan suasana yang asri dan menenangkan. "Indah, tenang air permukaannya. Di sekitar dikelilingi pohon enau memberikan kesan adem. Mudah-mudahan bisa datang lagi pada kesempatan berikutnya," ujarnya.
Libur Lebaran dimanfaatkan oleh banyak warga untuk berwisata lokal, dan Danau Talaga menjadi salah satu pilihan yang menarik. Keindahan alam dan kuliner khas daerah tersebut menjadi daya tarik utama bagi para wisatawan.
Peningkatan Pendapatan Warga Sekitar
Erwin, warga Desa Talaga yang berjualan makanan di sekitar Danau Talaga, merasakan dampak positif dari meningkatnya jumlah wisatawan. Pendapatannya meningkat drastis selama libur Lebaran. "Kalau bukan hari libur biasanya pendapatan hanya sekitar Rp200.000, sementara di libur Lebaran bisa sampai Rp1.000.000 bahkan lebih," katanya. Hal ini menunjukkan kontribusi sektor pariwisata bagi perekonomian masyarakat setempat.
Pemerintah Desa Talaga memberikan dukungan dengan menyediakan lapak bagi para pedagang dan hanya mengenakan bea kontribusi sebesar lima persen dari pendapatan bersih. Kebijakan ini dinilai membantu meningkatkan kesejahteraan warga tanpa membebani para pedagang.
Peningkatan kunjungan wisatawan ini juga menunjukkan potensi Danau Talaga sebagai destinasi wisata yang menjanjikan. Dengan pengelolaan yang baik, Danau Talaga dapat menjadi sumber pendapatan utama bagi masyarakat sekitar.
Potensi Wisata Danau Talaga
Keberadaan Danau Talaga yang tak jauh dari Pantai Bambarano, Desa Sabang, menjadi daya tarik tersendiri. Lokasinya yang berada di sisi kiri jalan poros Palu-Toli Toli, sekitar tiga jam perjalanan dari Kota Palu, relatif mudah diakses. Hal ini memudahkan wisatawan untuk mengunjungi kedua destinasi wisata tersebut sekaligus.
Dengan potensi wisata yang dimilikinya, Danau Talaga diharapkan dapat terus dikembangkan. Pengembangan infrastruktur dan fasilitas wisata akan semakin menarik minat wisatawan untuk berkunjung. Hal ini akan berdampak positif pada peningkatan pendapatan masyarakat sekitar dan perekonomian daerah.
Erwin berharap, pemerintah dapat terus mendukung pengembangan wisata Danau Talaga dengan membangun sarana dan prasarana yang lebih lengkap. "Mudah-mudahan ke depan akan semakin banyak sarana dan prasarana wisata yang dibangun sehingga wisatawan yang berkunjung ke Danau Talaga ini semakin meningkat," harapnya.
Keberhasilan Danau Talaga menarik minat wisatawan lokal selama libur Lebaran menjadi bukti nyata potensi wisata di Sulawesi Tengah. Dengan pengelolaan yang tepat dan dukungan pemerintah, Danau Talaga dapat menjadi destinasi wisata unggulan yang berkontribusi pada peningkatan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat.