Longsor di Aceh Barat: Pemkab Salurkan Bantuan Rp18 Juta untuk 9 KK
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menyalurkan bantuan uang tunai Rp18 juta kepada sembilan kepala keluarga yang terdampak tanah longsor di Desa Meutulang, Kecamatan Panton Reue, dan santunan untuk korban kebakaran.

Bencana tanah longsor yang melanda Desa Meutulang, Kecamatan Panton Reue, Kabupaten Aceh Barat pada bulan April 2024 telah mengakibatkan kerusakan parah pada sejumlah rumah warga. Akibatnya, sembilan kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Pemerintah Kabupaten Aceh Barat bergerak cepat dengan menyalurkan bantuan keuangan untuk meringankan beban para korban. Bantuan tersebut disalurkan langsung oleh Bupati Aceh Barat, Tarmizi, sebagai bentuk kepedulian dan dukungan pemerintah daerah.
Bantuan yang diberikan berupa uang tunai sebesar Rp18 juta secara keseluruhan, atau Rp2 juta per KK. "Masing-masing korban menerima bantuan sebesar uang tunai sebesar Rp2 juta per kepala keluarga," ungkap Bupati Tarmizi dalam keterangan resmi. Bantuan ini diharapkan dapat membantu para korban untuk memenuhi kebutuhan dasar dan memulai proses pemulihan pasca bencana. Sumber dana bantuan berasal dari Baitul Mal Kabupaten Aceh Barat.
Tidak hanya bantuan untuk korban longsor, Pemkab Aceh Barat juga memberikan santunan kepada Ibu Basyariah, seorang janda yang rumahnya terbakar saat menjalankan shalat Tarawih di Desa Padang Sikabu, Kecamatan Kaway XVI. Ibu Basyariah menerima santunan sebesar Rp3 juta. Kedua bantuan ini menunjukkan komitmen Pemkab Aceh Barat dalam membantu warganya yang tertimpa musibah.
Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh Barat
Penyaluran bantuan kepada sembilan KK korban longsor di Desa Meutulang merupakan wujud nyata dari kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakatnya. Bupati Tarmizi menekankan bahwa bantuan ini bertujuan untuk memastikan para korban mendapatkan dukungan yang dibutuhkan untuk bangkit kembali. "Bantuan keuangan ini bersumber dari Baitul Mal Kabupaten Aceh Barat," jelasnya. Pemerintah daerah berharap bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi dan psikis para korban.
Selain bantuan finansial, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat juga memberikan dukungan moral kepada para korban. Dukungan ini sangat penting untuk membantu mereka mengatasi trauma dan membangun kembali kehidupan mereka. Proses pemulihan pasca bencana tidak hanya membutuhkan bantuan materiil, tetapi juga dukungan emosional yang kuat.
Langkah cepat Pemkab Aceh Barat dalam menyalurkan bantuan ini patut diapresiasi. Respon cepat dan tepat sangat krusial dalam penanganan bencana, terutama untuk memberikan rasa aman dan kepastian kepada para korban. Hal ini menunjukkan kesigapan dan komitmen pemerintah daerah dalam melindungi warganya.
Dukungan untuk Korban Kebakaran dan Tenggelam
Tidak hanya fokus pada korban longsor, Pemkab Aceh Barat juga turut memberikan bantuan kepada korban kebakaran dan tenggelam. Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil, turut menyerahkan bantuan kepada keluarga korban tenggelam di Desa Meunasah Ara, Kecamatan Kaway XVI. Bantuan ini berupa dukungan moral dan finansial, sebagai bentuk empati dan kepedulian pemerintah.
Said Fadheil menyampaikan belasungkawa dan memberikan dukungan moral agar keluarga korban tetap tabah. "Kami menyampaikan belasungkawa dan memberikan dukungan moral agar keluarga korban tetap tabah," katanya. Pernyataan ini menunjukkan bahwa Pemkab Aceh Barat tidak hanya fokus pada bantuan materiil, tetapi juga memberikan dukungan psikososial kepada para korban.
Komitmen Pemkab Aceh Barat untuk terus hadir bagi masyarakat yang mengalami musibah patut diapresiasi. Kepekaan dan respon cepat dalam memberikan bantuan merupakan hal yang penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Semoga bantuan ini dapat memberikan dampak positif bagi para korban dan membantu mereka untuk pulih dari trauma dan kerugian yang dialami.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berkomitmen untuk terus hadir dan membantu masyarakat yang mengalami musibah. Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk melindungi warganya dan memastikan kesejahteraan mereka.
Selain bantuan keuangan, pemerintah daerah juga akan terus berupaya untuk membantu warga terdampak agar bisa segera bangkit dan pulih dari dampak bencana. Upaya ini meliputi berbagai aspek, mulai dari pemulihan infrastruktur hingga pemulihan ekonomi masyarakat.