Lonjakan Pemudik Motor di Pelabuhan Ciwandan: 32 Ribu Sepeda Motor Melintas Menuju Sumatera
Hingga H-3 Lebaran, tercatat 32.590 sepeda motor telah menyeberang dari Pelabuhan Ciwandan menuju Sumatera, meningkat signifikan dibandingkan tahun lalu.

Cilegon, 28 Maret 2024 - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Pelabuhan Ciwandan di Cilegon, Banten, menjadi saksi lonjakan jumlah pemudik yang signifikan. Hingga H-3 Lebaran, tercatat sebanyak 32.590 sepeda motor telah menyeberang dari Pelabuhan Ciwandan menuju Sumatera. Data ini dihimpun oleh PT Pelindo Regional 2 Banten yang mengelola Pelabuhan Ciwandan. Jumlah tersebut menunjukkan peningkatan aktivitas penyeberangan yang cukup tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Menurut Junior Manager Commercial PT Pelindo Regional 2 Banten, Joko Umardani, "Hingga H-3 Lebaran ini tercatat sudah ada 32.590 kendaraan sepeda motor dan 48.472 orang penumpang dengan jumlah trip kapal 84 unit." Selain sepeda motor, tercatat juga 5.478 unit kendaraan truk golongan 7 ke bawah yang telah melintas hingga pukul 10.05 WIB. Total keseluruhan kendaraan yang telah menyeberang mencapai 38.068 unit.
Meskipun angka ini sudah cukup tinggi, Joko Umardani memprediksi akan terjadi peningkatan lebih lanjut. "Angka ini akan terus meningkat karena prediksi puncak mudik akan terjadi pada malam nanti," tambahnya. Pernyataan ini menunjukkan bahwa jumlah pemudik yang menggunakan jalur penyeberangan Pelabuhan Ciwandan masih berpotensi meningkat hingga H-Lebaran.
Peningkatan dan Perbandingan dengan Tahun Lalu
Dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu, jumlah pemudik roda dua yang melintas di Pelabuhan Ciwandan mengalami perbedaan yang cukup signifikan. Pada tahun lalu, jumlahnya mencapai lebih dari 60 ribu unit. "Jika dibandingkan dengan mudik tahun lalu di periode yang sama, pemudik roda dua yang melintas di Pelabuhan Ciwandan bisa mencapai 60 ribu lebih. Sehingga masih ada 50 persen kendaraan lagi yang belum melintas," jelas Joko Umardani. Artinya, masih ada potensi peningkatan jumlah pemudik yang cukup besar hingga puncak arus mudik tiba.
Joko menambahkan, "Masih ada 50 persen kendaraan yang belum masuk. Diperkirakan akan terus meningkat pada malam hari, artinya kalau tidak meningkat berarti ada penurunan pemudik dari tahun sebelumnya." Pernyataan ini menekankan pentingnya memantau perkembangan jumlah pemudik hingga H-Lebaran untuk melihat tren pergerakan pemudik tahun ini.
Pelabuhan Ciwandan berperan penting sebagai jalur penyeberangan bagi pemudik sepeda motor dari Jawa menuju Sumatera, serta untuk kendaraan truk golongan 7 ke bawah. Hal ini menunjukkan pentingnya peran Pelabuhan Ciwandan dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran.
Fasilitas Pendukung di Pelabuhan Ciwandan
Demi kenyamanan dan keamanan para pemudik, ASDP dan PT Pelindo bersinergi menyediakan berbagai fasilitas pendukung di Pelabuhan Ciwandan. "ASDP bersinergi dengan PT Pelindo dalam penyediaan fasilitas pendukung di Pelabuhan Ciwandan. Fasilitas itu dapat diakses pemudik sehingga mereka mendapatkan pengalaman perjalanan mudik dengan kapal feri yang aman, nyaman, dan tertib," ujar Joko Umardani.
Beberapa fasilitas yang tersedia antara lain ruang tunggu yang nyaman, ruang khusus ibu menyusui, ruang bermain anak, toilet portabel, dan musholla untuk memenuhi kebutuhan para pemudik. Selain itu, terdapat juga 12 loket kendaraan roda dua dan 4 loket truk, dilengkapi dengan tenda penumpang dan pos istirahat untuk memberikan kenyamanan ekstra bagi para pemudik.
Dengan berbagai fasilitas yang telah disiapkan, Pelabuhan Ciwandan berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik yang menggunakan jalur penyeberangan ini. Hal ini diharapkan dapat memberikan pengalaman mudik yang aman, nyaman, dan tertib bagi seluruh pengguna jasa Pelabuhan Ciwandan.
Dari data yang ada, terlihat bahwa meskipun jumlah pemudik sepeda motor hingga H-3 Lebaran lebih rendah dibandingkan tahun lalu, potensi peningkatan masih terbuka lebar. Pemantauan dan antisipasi tetap diperlukan untuk memastikan kelancaran arus mudik Lebaran melalui Pelabuhan Ciwandan.