MAN IC Perkuat Ekstrakurikuler Marketable, Siapkan Lulusan Unggul di Era Global
Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) akan memperkuat program ekstrakurikuler yang marketable untuk meningkatkan daya saing lulusan di dunia profesional, menekankan integrasi sains dan Islam dalam pengembangan keterampilan siswa.

Jakarta, 26 Maret 2024 - Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, menekankan pentingnya pengembangan keterampilan siswa di Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) melalui ekstrakurikuler yang marketable, selain prestasi akademik. Pernyataan ini disampaikan di Jakarta pada Rabu lalu, mengingat kebutuhan industri akan lulusan yang memiliki keterampilan praktis dan relevan.
Menag Nasaruddin Umar menyatakan, "Ekstrakurikuler di MAN IC harus lebih variatif dan relevan dengan kebutuhan industri." Beliau menyoroti perlunya adaptasi terhadap tren global dan kebutuhan pasar kerja. Hal ini bertujuan agar lulusan MAN IC mampu bersaing di dunia profesional yang semakin kompetitif.
Penguatan ekstrakurikuler ini diharapkan dapat membekali siswa dengan keterampilan di bidang teknologi, kewirausahaan, dan industri kreatif. Dengan demikian, mereka akan lebih siap menghadapi tantangan dan peluang di masa depan. Inisiatif ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas lulusan MAN IC dan menjawab tuntutan perkembangan zaman.
Penguatan Ekstrakurikuler Berbasis Integrasi Sains dan Islam
Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, senada dengan Menag. Beliau menegaskan bahwa penguatan program ekstrakurikuler di MAN IC mengacu pada integrasi sains dan Islam. Hal ini bertujuan untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pemahaman agama yang kuat dan mampu mengaplikasikan ilmunya dalam kehidupan nyata.
Amien Suyitno menambahkan, "Kita ingin lulusan MAN IC tidak hanya cerdas secara akademik. Oleh karena itu, riset, inovasi, serta penguasaan bahasa asing juga harus menjadi bagian dari penguatan ekstrakurikuler." Penguasaan bahasa asing dianggap penting untuk memperluas akses informasi dan peluang kerja di tingkat global.
Ia juga mengapresiasi berbagai inisiatif yang telah dilakukan MAN IC dalam mengembangkan program ekstrakurikuler yang berorientasi pada pasar. Beberapa MAN IC telah berhasil merintis program startup siswa, klub teknologi, dan komunitas literasi digital. Keberhasilan tersebut menjadi contoh baik dan akan didorong untuk dikembangkan lebih luas lagi.
"Beberapa MAN IC sudah mulai merintis program startup siswa, klub teknologi, hingga komunitas literasi digital. Ke depan, kami ingin program seperti ini diperluas dan diperkuat," ujar Amien Suyitno.
Menyesuaikan Diri dengan Kebutuhan Industri
Langkah MAN IC untuk memperkuat ekstrakurikuler yang marketable merupakan respons terhadap perkembangan dunia kerja yang semakin dinamis. Lulusan yang memiliki keterampilan praktis dan relevan dengan kebutuhan industri akan lebih mudah terserap di pasar kerja. Inisiatif ini juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Dengan fokus pada integrasi sains dan Islam, MAN IC berupaya mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik yang tinggi, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berlandaskan nilai-nilai agama. Kombinasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan global dan berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.
Program-program ekstrakurikuler yang akan diperkuat mencakup berbagai bidang, mulai dari teknologi informasi, kewirausahaan, hingga industri kreatif. Hal ini bertujuan untuk memberikan siswa kesempatan mengembangkan minat dan bakat mereka sesuai dengan potensi masing-masing.
Membangun Generasi Unggul dan Kompetitif
Penguatan ekstrakurikuler di MAN IC merupakan investasi jangka panjang untuk membangun generasi muda yang unggul dan kompetitif. Dengan bekal keterampilan yang memadai, lulusan MAN IC diharapkan mampu berkontribusi pada pembangunan nasional dan bersaing di pasar kerja global. Inisiatif ini juga menunjukkan komitmen MAN IC dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas dan berakhlak mulia.
Melalui program-program yang terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan industri, MAN IC berupaya untuk mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan yang marketable. Hal ini akan meningkatkan daya saing lulusan MAN IC di pasar kerja dan mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan masa depan.
Dengan dukungan dari Kementerian Agama, diharapkan program penguatan ekstrakurikuler di MAN IC dapat berjalan dengan optimal dan menghasilkan lulusan yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan global.