Pemkab Solok Berikan Bantuan Bedah Rumah Rp25 Juta untuk Yatim Piatu di Desa Surian
Pemkab Solok melalui Baznas salurkan bantuan bedah rumah senilai Rp25 juta kepada Egi Noffembra, seorang yatim piatu di Desa Surian, yang tinggal di rumah tidak layak huni.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok, Sumatera Barat, telah memberikan bantuan bedah rumah kepada Egi Noffembra, seorang yatim piatu yang tinggal di Nagari Surian, Kecamatan Pantai Cermin. Bantuan senilai Rp25 juta ini berasal dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Solok dan diserahkan langsung oleh Bupati Solok, Jon Firman Pandu, pada Jumat pekan lalu. Rumah Egi, yang dihuni bersama dua saudara laki-lakinya, berada dalam kondisi memprihatinkan dan tidak layak huni.
Bupati Jon Firman Pandu, didampingi Ketua TP PKK Nia Jon Firman Pandu, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi rumah tersebut. Beliau menyatakan komitmen Pemkab Solok untuk segera memperbaiki rumah Egi setelah Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. "Insya Allah habis Lebaran kita langsung perbaiki rumahnya, ini sudah tidak layak huni," tegas Bupati Jon.
Bantuan sebesar Rp25 juta diharapkan dapat digunakan secara optimal untuk merenovasi rumah Egi agar menjadi tempat tinggal yang layak dan nyaman. Pemkab Solok juga akan berkoordinasi dengan pemerintah nagari untuk mempercepat proses administrasi agar bantuan dapat segera direalisasikan. Hal ini menunjukkan kepedulian Pemkab Solok terhadap warga yang membutuhkan, khususnya mereka yang kurang mampu.
Bantuan Baznas untuk Warga Tidak Mampu
Bantuan bedah rumah dari Baznas Kabupaten Solok ini merupakan wujud nyata dari kepedulian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan masyarakat. Program ini difokuskan untuk membantu warga yang memiliki keterbatasan ekonomi dan tinggal di rumah yang tidak layak huni. Egi Noffembra, sebagai penerima bantuan, merupakan contoh nyata dari warga yang sangat membutuhkan uluran tangan.
Kondisi rumah Egi yang sudah puluhan tahun tidak diperbaiki menunjukkan betapa pentingnya program bedah rumah ini. Rumah kayu yang reyot dan kurang memadai tersebut tentu tidak memberikan kenyamanan dan keamanan bagi Egi dan kedua saudara laki-lakinya. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan mereka dapat memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan aman.
Proses perbaikan rumah Egi akan diawasi dan dipantau oleh pemerintah nagari dan Pemkab Solok untuk memastikan agar bantuan tersebut digunakan sesuai peruntukannya. Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci keberhasilan program bedah rumah ini.
Harapan Baru bagi Keluarga Egi
Egi Noffembra menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada Pemkab Solok dan Baznas Kabupaten Solok atas bantuan yang diberikan. "Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Baznas Kabupaten Solok yang tidak hanya membantu mewujudkan rumah yang lebih baik, tetapi juga memberikan harapan baru bagi keluarga kami," ucap Egi dengan penuh haru.
Bantuan ini tidak hanya berupa perbaikan fisik rumah, tetapi juga memberikan semangat dan motivasi bagi Egi dan keluarganya untuk menatap masa depan dengan lebih optimis. Rumah yang layak huni akan memberikan rasa aman dan nyaman, sehingga mereka dapat fokus untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.
Egi berharap kebaikan yang telah diterimanya dapat menginspirasi pihak lain untuk turut serta membantu warga yang membutuhkan. Semoga program bedah rumah ini dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak lagi masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni di Kabupaten Solok.
Pemkab Solok berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program, termasuk program bedah rumah ini. Dengan adanya kerjasama antara Pemkab Solok dan Baznas, diharapkan akan lebih banyak lagi warga yang dapat merasakan manfaat dari program ini.