Pertagas Raih Tiga Proper Emas, Bukti Komitmen Keberlanjutan Lingkungan
PT Pertamina Gas (Pertagas) meraih tiga penghargaan Proper Emas 2024 dari Kementerian Lingkungan Hidup berkat komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

PT Pertamina Gas (Pertagas), bagian dari Subholding Gas Pertamina, berhasil meraih tiga penghargaan Proper Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) pada tahun 2024. Penghargaan bergengsi ini diberikan atas kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan. Keberhasilan ini diraih melalui kerja keras dan komitmen Pertagas dalam menerapkan prinsip keberlanjutan dalam seluruh kegiatan operasionalnya.
Selain mempertahankan Proper Emas yang telah diraih pada tahun 2023 oleh Operation West Java Area (OWJA) dan Operation Kalimantan Area (OKA), Pertagas juga berhasil mendapatkan Proper Emas baru untuk Operation South Sumatera Area (OSSA). Perusahaan juga mempertahankan satu penghargaan Proper Hijau melalui Operation East Java Area (OEJA). Total, Pertagas mendapatkan empat penghargaan Proper dari KLH pada tahun ini.
Corporate Secretary Pertamina Gas, Sulthani Adil Mangatur, menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti nyata komitmen Pertagas dalam menjalankan prinsip keberlanjutan. "Melalui pendekatan yang mengutamakan keberlanjutan lingkungan dan ekonomi sirkuler, perusahaan memastikan bahwa setiap aktivitas bisnis tidak hanya berfokus pada efisiensi operasional, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat," ujar Sulthani.
Komitmen Pertagas terhadap Keberlanjutan dan Pemberdayaan Masyarakat
Sulthani menambahkan bahwa tantangan lingkungan yang semakin kompleks, terutama dampak perubahan iklim, mendorong Pertagas untuk lebih fokus pada pengembangan program-program pemberdayaan masyarakat. Perusahaan berupaya untuk menjaga ketahanan pangan dan akses terhadap sumber daya alam yang memadai bagi masyarakat di sekitar wilayah operasinya.
Pertagas menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat, antara lain program Perkasa Bumiku di Jawa Barat (OWJA), Permata Borneo di Kalimantan Timur (OKA), Pusaka Tirta di Sumatera Selatan (OSSA), dan Simfoni Kidung Tanggulangin di Jawa Timur (OEJA). Program-program ini telah merangkul 27 kelompok masyarakat dan 32.672 masyarakat dari kelompok rentan sebagai penerima manfaat.
Dengan tema 'Mengalirkan Energi, Mewujudkan Pangan Mandiri', program-program ini selaras dengan prioritas pemerintah Indonesia dalam Asta Cita. Pertagas berkomitmen untuk berkontribusi pada ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan energi bersih yang mendukung pertanian mandiri. "Program ini tidak hanya menciptakan peluang kerja dan kewirausahaan, tetapi juga mencerminkan komitmen Pertagas untuk berkontribusi pada ketahanan pangan serta kesejahteraan masyarakat dan lingkungan," tegas Sulthani.
Proper: Instrumen Penting untuk Dorong Ketaatan Perusahaan terhadap Lingkungan
Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menjelaskan bahwa Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan (Proper) merupakan instrumen kebijakan KLH untuk mendorong ketaatan perusahaan terhadap peraturan lingkungan hidup. Proper mengevaluasi kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup.
Berdasarkan evaluasi terhadap 4.495 perusahaan peserta Proper tahun 2023-2024, sebanyak 85 perusahaan meraih peringkat Proper Emas, 227 perusahaan meraih peringkat Hijau, 2.649 perusahaan meraih peringkat Biru, 1.313 perusahaan meraih peringkat Merah, dan 16 perusahaan meraih peringkat Hitam. Pencapaian Pertagas menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga lingkungan dan berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan.
Hanif optimistis bahwa komitmen dunia usaha dalam perbaikan kualitas lingkungan hidup di Indonesia akan semakin baik. Namun, ia juga mengakui bahwa tantangan global terkait pencemaran lingkungan hidup di Indonesia di masa mendatang tidaklah ringan. Pertagas, dengan raihan tiga Proper Emas, menjadi contoh nyata bagaimana perusahaan dapat berkontribusi aktif dalam menjaga lingkungan dan memberdayakan masyarakat.
Melalui berbagai program CSR di wilayah operasinya, Pertagas membuktikan bahwa kolaborasi bersama masyarakat merupakan solusi keberlanjutan terbaik. Keberhasilan ini diharapkan dapat menginspirasi perusahaan lain untuk turut serta dalam upaya pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.