Pj Gubernur Maluku Utara Siapkan Transisi Pemerintahan, Sinkronisasi Program Prioritas Jadi Fokus
Penjabat Gubernur Maluku Utara, Samsuddin Abdul Kadir, memastikan kesiapan masa transisi pemerintahan dengan melakukan sinkronisasi program prioritas untuk menjamin pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat.

Sofifi, Maluku Utara - Penjabat (Pj) Gubernur Maluku Utara (Malut), Samsuddin Abdul Kadir, menyatakan kesiapan pemerintah provinsi dalam menghadapi masa transisi kepemimpinan. Hal ini disampaikannya dalam upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN) di Kantor Gubernur Malut, Senin (17/2). Pj Gubernur menekankan pentingnya sinkronisasi program prioritas untuk memastikan kelancaran pembangunan di masa mendatang.
Sinkronisasi Program Prioritas untuk Transisi Pemerintahan
Samsuddin menyampaikan terima kasih kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) atas dedikasi dan peningkatan kinerja yang telah mendukung proses sinkronisasi program. Ia menjelaskan bahwa persiapan dan perencanaan yang matang, khususnya terkait rekomendasi program prioritas, akan menjadi acuan penting bagi kepala daerah terpilih periode selanjutnya. Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang telah disusun dan disepakati bersama DPRD menjadi instrumen kunci dalam hal ini.
"Selain untuk memastikan pembangunan berkelanjutan yang terencana, dokumen RPJMD ini penting sebagai bahan acuan untuk pemimpin Maluku Utara ke depan karena kita semua tentunya ingin agar pembangunan dapat terus berjalan secara berkelanjutan," ujar Samsuddin.
ASN sebagai Pilar Kesuksesan Transisi
Lebih lanjut, Pj Gubernur mengingatkan ASN akan peran krusial mereka dalam keberhasilan transisi pemerintahan. Sebagai pelaksana kebijakan, ASN harus mampu melakukan konsolidasi kinerja secara sinergis, mengingat adanya perbedaan visi dan misi antar calon pemimpin yang berkompetisi sebelumnya. Ia menekankan pentingnya bekerja sesuai dengan RPJMD yang telah disepakati.
"Dalam kontestasi politik, ada peraduan visi misi antar calon dan sekarang kita telah mendapatkan pemenangnya. ASN sebagai pelaksana agenda politik tentu dalam transisi masa pemerintahan akan berimplikasi pada konsolidasi kinerja," jelasnya.
Menjamin Pembangunan Berkelanjutan di Maluku Utara
Samsuddin juga menyampaikan bahwa visi dan misi kepala daerah terpilih telah menunjukkan kesinambungan dengan rencana pembangunan yang telah ada. Namun, penyesuaian mendalam pada tingkat program dan sub kegiatan tetap diperlukan untuk optimalisasi pelaksanaan. RPJMD, menurutnya, menjadi instrumen penting untuk menjamin kesejahteraan dan mutu hidup masyarakat Maluku Utara.
Pj Gubernur menekankan pentingnya transisi yang terencana dan terukur. Dengan penyelarasan program yang tepat, Maluku Utara akan memiliki fondasi yang kuat untuk pembangunan lima tahun ke depan. Ia berharap masa transisi ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mempersiapkan konsolidasi arah pembangunan yang jelas dan terukur.
Kesimpulan
Persiapan masa transisi pemerintahan di Maluku Utara berjalan dengan fokus pada sinkronisasi program prioritas. Hal ini dilakukan untuk memastikan pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat, dengan peran krusial ASN dalam mendukung kelancaran transisi dan implementasi RPJMD. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk membangun fondasi yang kokoh bagi masa depan Maluku Utara.