Polda Lampung Perkuat Tim Tekab 308 untuk Tekan Kejahatan Jalanan
Polda Lampung meningkatkan upaya pemberantasan kejahatan jalanan melalui Tim Tekab 308 yang tersebar di berbagai tingkatan kepolisian, menggabungkan strategi represif dan preventif untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi masyarakat.

Bandarlampung, 9 September 2023 - Kepolisian Daerah (Polda) Lampung gencar memberantas kejahatan jalanan. Upaya ini difokuskan melalui Tim Tekab 308 yang tersebar luas, dari tingkat Polsek hingga Polresta. Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, menegaskan komitmen Polda dalam menciptakan keamanan bagi masyarakat Lampung.
Langkah-Langkah Polda Lampung Memberantas Kejahatan
Irjen Pol Helmy Santika menyatakan bahwa Polda Lampung tidak akan memberi toleransi pada pelaku kejahatan. "Kami tidak akan membiarkan para pelaku kriminal bebas berkeliaran di Lampung. Masyarakat berhak atas rasa aman," tegasnya. Polda Lampung berkomitmen untuk memberantas segala bentuk kejahatan yang meresahkan warga.
Keberhasilan Tim Tekab 308 dalam mengungkap berbagai kasus kejahatan, seperti pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, pencurian kendaraan bermotor, dan tindakan premanisme, menunjukkan efektivitas strategi yang diterapkan. Tim ini dikenal cepat dan efektif dalam menangani berbagai laporan kejahatan.
Irjen Pol Helmy Santika juga menjelaskan bahwa Polda Lampung terus meningkatkan strategi operasi agar semakin efektif. "Kami mengapresiasi dedikasi para personel yang bekerja tanpa kenal lelah dalam menjaga keamanan masyarakat," pujinya. Peningkatan strategi ini mencakup berbagai aspek, mulai dari penempatan personel hingga teknologi yang digunakan.
Strategi Represif dan Preventif
Polda Lampung menerapkan strategi represif dan preventif. Strategi represif dijalankan melalui patroli rutin, operasi hunting, dan tindakan tegas terhadap pelaku kriminal. Hasilnya, angka kejahatan berhasil ditekan secara signifikan. Pendekatan ini terbukti efektif dalam memberikan efek jera kepada para pelaku kejahatan.
Selain itu, Polda Lampung juga menerapkan strategi preventif dengan meningkatkan kehadiran polisi di titik-titik rawan kejahatan. "Kami memperkuat patroli di lokasi strategis, termasuk pusat perbelanjaan, jalan protokol, dan pemukiman padat penduduk," jelas Irjen Pol Helmy Santika. Peningkatan kehadiran polisi bertujuan untuk mencegah terjadinya kejahatan sebelum terjadi.
Kerja Sama Masyarakat dan Kepolisian
Kapolda Lampung juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan. "Sinergi antara aparat dan warga menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan di Lampung. Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama," imbaunya. Laporan dari masyarakat sangat penting untuk membantu kepolisian dalam mengungkap dan mencegah kejahatan.
Dengan kerja sama yang baik antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan Lampung dapat menjadi daerah yang aman dan kondusif. Polda Lampung berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya pemberantasan kejahatan dan memberikan rasa aman kepada seluruh masyarakat Lampung. Keberhasilan ini membutuhkan peran serta aktif dari seluruh lapisan masyarakat.
Polda Lampung juga menekankan pentingnya peningkatan kewaspadaan masyarakat. Masyarakat diimbau untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan tindakan kriminal di wilayahnya. Respon cepat dari masyarakat sangat penting dalam penanganan kejahatan.
Kesimpulan
Polda Lampung menunjukkan komitmen yang kuat dalam memberantas kejahatan jalanan melalui berbagai strategi dan kerja sama dengan masyarakat. Tim Tekab 308 menjadi ujung tombak dalam upaya ini, didukung oleh strategi represif dan preventif yang terintegrasi. Keberhasilan ini bergantung pada sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif di Provinsi Lampung.