Polisi Merangin Cepat Tangkap Api, Motor Terbakar di SPBU
Sepeda motor terbakar di SPBU Desa Muara Belengo, Merangin, Jambi; polisi dan TNI sigap memadamkan api dan melakukan penyelidikan.

Sebuah peristiwa kebakaran sepeda motor terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Desa Muara Belengo, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin, Jambi, pada Jumat, 4 April 2025, sekitar pukul 09.30 WIB. Kejadian ini melibatkan satu unit sepeda motor yang terbakar saat sedang mengisi bahan bakar. Beruntung, api berhasil dipadamkan dengan cepat oleh petugas kepolisian dan TNI yang bertugas di Pos Pengamanan Operasi Ketupat Siginjai 2025, yang lokasinya bersebelahan dengan SPBU tersebut. Kejadian ini menimbulkan keprihatinan dan menjadi perhatian pihak berwajib.
Aiptu Ruly, Kasubsi Penmas Polres Merangin, membenarkan peristiwa tersebut dalam keterangan resminya. Ia menjelaskan bahwa laporan awal diterima dari Kapos Pam Ops Ketupat Pamenang. Kecepatan respon petugas keamanan dalam memadamkan api mencegah meluasnya kebakaran ke area SPBU yang lebih luas dan berpotensi menimbulkan bahaya yang lebih besar. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan kepatuhan terhadap prosedur pengisian BBM.
Setelah api berhasil dipadamkan, sepeda motor yang terbakar langsung dievakuasi ke Polsek Pamenang untuk penyelidikan lebih lanjut. Polisi saat ini tengah mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi yang berada di tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut. Proses penyelidikan ini diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti kebakaran dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Kronologi Kejadian dan Penanganan
Ipda J. Sianturi, Kapos Pam Pamenang, menceritakan kronologi kejadian. Ia dan anggotanya mendengar teriakan kebakaran dan segera menuju ke SPBU. Sesampainya di lokasi, mereka mendapati sebuah sepeda motor telah terbakar. Dengan sigap, mereka menggunakan alat pemadam kebakaran milik SPBU untuk memadamkan api. Selain itu, petugas juga menarik sepeda motor yang terbakar menjauh dari nozzle untuk mencegah potensi ledakan.
Kerja sama antara personel Polri dan TNI dalam menangani kebakaran ini patut diapresiasi. Kecepatan respons dan kerja sama tim yang solid berhasil mencegah meluasnya kebakaran dan meminimalisir kerugian yang lebih besar. Kejadian ini juga menjadi bukti pentingnya kesiapsiagaan dan koordinasi antar instansi dalam menghadapi situasi darurat.
Proses pemadaman api melibatkan penggunaan alat pemadam kebakaran milik SPBU dan upaya cepat untuk memindahkan sepeda motor dari sumber potensi ledakan. Hal ini menunjukkan kesigapan dan profesionalisme petugas dalam menangani situasi yang dapat berkembang menjadi lebih berbahaya.
Himbauan Kepada Masyarakat
Menyikapi kejadian ini, Aiptu Ruly menghimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi peraturan yang telah ditetapkan saat mengisi BBM di SPBU. Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain mematikan mesin kendaraan dan tidak menggunakan handphone atau alat elektronik lain yang berpotensi memicu kebakaran. Kepatuhan terhadap peraturan ini sangat penting untuk mencegah terjadinya insiden serupa.
Langkah pencegahan sangat penting untuk menghindari kejadian serupa. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan berhati-hati saat mengisi bahan bakar di SPBU. Mematuhi peraturan yang telah ditetapkan akan meminimalisir risiko terjadinya kebakaran.
Pihak kepolisian berharap kejadian ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak. Keselamatan dan keamanan bersama harus diutamakan dalam setiap aktivitas, termasuk saat mengisi bahan bakar di SPBU. Dengan meningkatkan kewaspadaan dan kepatuhan terhadap peraturan, diharapkan kejadian serupa dapat dicegah di masa mendatang.
Sebagai penutup, kejadian kebakaran sepeda motor di SPBU Merangin ini menyoroti pentingnya keselamatan dan kepatuhan terhadap prosedur pengisian BBM. Kecepatan respons petugas dan kerja sama antar instansi berhasil mencegah kerugian yang lebih besar. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk selalu waspada dan mematuhi peraturan yang berlaku.