Polres Bengkayang Pastikan Keamanan Imlek dan Cap Go Meh 2025
Polres Bengkayang, Kalimantan Barat, menjamin keamanan perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2025 dengan mengerahkan personel dan mendirikan pos pelayanan, serta menekankan pentingnya kerukunan antarumat beragama.

Polres Bengkayang memastikan keamanan selama perayaan Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh (CGM) 2025 di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Wakapolres Bengkayang, Kompol Anne Tria Sefyna, menyatakan komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan pendekatan humanis dan profesional.
Untuk mengamankan perayaan Imlek dan CGM, Polres Bengkayang mengerahkan 47 personel untuk berjaga di 38 kelenteng. Operasi Liong Kapuas 2025 pun digelar selama 13 hari, mulai 28 Januari hingga 13 Februari 2025. Operasi ini merupakan langkah strategis untuk memastikan keamanan dan kenyamanan warga Tionghoa selama perayaan.
Penjagaan difokuskan di lokasi-lokasi strategis seperti pusat keramaian, jalur lalu lintas utama, area rawan kemacetan dan kecelakaan, serta daerah rawan kriminalitas dan bencana alam. Dua Pos Pelayanan (Posyan) didirikan di Taman Baca, Kelurahan Bumi Emas, dan Terminal Desa Sungai Duri untuk optimalisasi pelayanan dan pengawasan.
Wakapolres Anne menekankan pentingnya sinergi antar instansi untuk mengantisipasi potensi gangguan, mulai dari kemacetan, kecelakaan lalu lintas, kriminalitas, hingga bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. Ia juga memberikan instruksi kepada seluruh personel agar menjalankan tugas dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab.
Bupati Bengkayang, Sebastianus Darwis, juga turut memberikan dukungan penuh terhadap perayaan Imlek. Ia meminta panitia penyelenggara untuk memastikan bahwa semua atribut dan perlengkapan perayaan tidak mengandung unsur yang dapat memicu konflik SARA. Perayaan Imlek, menurut Bupati, harus menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman masyarakat Bengkayang.
Bupati Darwis menegaskan pentingnya kebersamaan dan saling menghormati antarumat beragama. Beliau mengajak masyarakat Bengkayang untuk menjadikan perayaan Imlek sebagai komitmen untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Harapannya, perayaan Imlek 2576 dan Cap Go Meh 2025 di Kabupaten Bengkayang berlangsung aman, damai, dan penuh toleransi.
Dengan adanya jaminan keamanan dari Polres Bengkayang dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, diharapkan perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2025 di Bengkayang akan berjalan lancar dan kondusif. Kerjasama antara pihak kepolisian, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama perayaan.