Presiden Prabowo Pimpin Rapim TNI-Polri 2025, Berikan Arahan Strategis
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan penting dalam Rapat Pimpinan TNI-Polri 2025 di Gedung Tribrata, Jakarta, membahas strategi keamanan nasional dan sinergi antar lembaga.

Presiden Prabowo Subianto memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri tahun 2025 pada Kamis siang di Gedung Tribrata, Jalan Dharmawangsa III, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Dalam Rapim tersebut, Presiden memberikan arahan strategis terkait keamanan nasional. Kehadiran Presiden Prabowo menandai pentingnya rapat koordinasi antar lembaga penegak hukum ini.
Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Yusuf Permana, memastikan kehadiran Presiden Prabowo dan konfirmasinya terkait pengarahan dalam Rapim TNI-Polri. Pernyataan resmi ini dikeluarkan melalui pesan tertulis pada Kamis siang. Rapim sendiri dimulai pukul 14.30 WIB.
Acara Rapim TNI-Polri ini menjadi momentum penting bagi koordinasi dan sinergi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Arahan Presiden Prabowo diharapkan memberikan pedoman dan strategi dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan yang dihadapi Indonesia.
Menarik untuk diingat bahwa Presiden Prabowo, saat masih menjabat Menteri Pertahanan, menerima kenaikan pangkat istimewa menjadi Jenderal TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta. Kenaikan pangkat ini diberikan langsung oleh Presiden Joko Widodo.
Pangkat Jenderal TNI untuk Presiden Prabowo diberikan atas dasar dedikasi dan kontribusinya yang luar biasa di bidang militer dan pertahanan negara. Hal ini merupakan pengakuan atas jasa dan pengabdiannya selama bertahun-tahun.
Usulan kenaikan pangkat tersebut diajukan Mabes TNI kepada Presiden dan telah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan. Proses ini menunjukkan adanya mekanisme yang jelas dan terukur dalam pemberian penghargaan atas prestasi di bidang pertahanan dan keamanan.
Rapim TNI-Polri 2025 diharapkan menghasilkan rumusan kebijakan dan strategi yang komprehensif untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Indonesia. Arahan Presiden Prabowo akan menjadi pedoman penting dalam pelaksanaan tugas TNI dan Polri di tahun mendatang.