Pria Penembak Kucing di Bandung Ditangkap, Videonya Viral!
Polrestabes Bandung menangkap seorang pria yang menembak mati kucing menggunakan airsoft gun setelah video aksinya viral di media sosial; pelaku mengaku terganggu oleh kucing tersebut.

Polrestabes Bandung berhasil meringkus seorang pria yang tega menembak mati seekor kucing liar di kawasan Cibiru, Kota Bandung, menggunakan senjata airsoft gun. Kejadian yang menggemparkan ini terungkap setelah video penembakan tersebut viral di media sosial, memicu kemarahan para pecinta hewan.
Penangkapan Pelaku dan Motif Kejahatan
Kapolsek Panyileukan, Kompol Kurnia, menjelaskan bahwa peristiwa penembakan terjadi pada Sabtu, 8 Februari 2024. Pelaku, yang berinisial SK, ditangkap setelah video yang memperlihatkan aksi kejamnya tersebar luas di dunia maya. Komunitas pecinta kucing yang geram atas tindakan tersebut berperan aktif dalam mengungkap kasus ini, melacak pelaku, dan menyerahkannya kepada pihak berwajib.
"Setelah video itu viral, ada kelompok dari komunitas pecinta kucing yang geram dan mencari pelaku penembakan dan membawanya untuk dilaporkan," ungkap Kompol Kurnia dalam keterangan pers di Bandung, Jumat.
Motif di balik tindakan keji tersebut ternyata dilatarbelakangi oleh rasa terganggu. Saat sedang menikmati makan malam, kucing liar tersebut menghampiri pelaku. SK mencoba mengusir kucing tersebut, namun kucing itu malah mencakarnya. Hal ini membuat SK emosi dan ia pun mengambil tindakan yang sangat kejam.
"SK sempat berupaya untuk mengusir kucing tersebut. Namun, kucing malah mencakar pelaku yang membuatnya kesal. Pelaku emosi dan selanjutnya membawa kucing tersebut ke pekarangan rumah dan ditembak dengan menggunakan airsoft gun hingga mati," jelas Kompol Kurnia.
Aksi Kejam dan Dampak Viral
Parahnya lagi, SK merekam aksinya menggunakan ponsel dan mengunggahnya ke status WhatsApp. Setelah puas melakukan tindakan kejamnya, ia membuang mayat kucing tersebut ke saluran air di area tempat ia bekerja. Perbuatannya yang tidak berperikemanusiaan ini kemudian terungkap ke publik setelah video tersebut viral.
Kejadian ini menjadi sorotan publik dan menimbulkan reaksi keras dari berbagai kalangan. Viralnya video tersebut menjadi titik balik dalam pengungkapan kasus ini. Berkat video tersebut, komunitas pecinta kucing dengan sigap melacak pelaku dan menyerahkannya ke pihak kepolisian.
Proses Hukum dan Permohonan Maaf
Pada Kamis, 13 Februari 2024, komunitas pecinta kucing mendatangi Mapolsek Panyileukan bersama pelaku untuk melaporkan kejadian tersebut. Pihak kepolisian kemudian melakukan interogasi terhadap SK dan membuat video klarifikasi serta permohonan maaf darinya.
"Menginterogasi pelaku dan membuat video klarifikasi dan permohonan maaf dari pelaku," tambah Kompol Kurnia. Kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua tentang pentingnya menghormati makhluk hidup dan bertanggung jawab atas tindakan kita.
Kesimpulan
Kasus penembakan kucing di Cibiru, Bandung, ini menyoroti pentingnya kepedulian terhadap kesejahteraan hewan dan penegakan hukum atas tindakan kekerasan terhadap hewan. Aksi pelaku yang kejam dan tidak berperikemanusiaan ini mendapatkan kecaman dari masyarakat, dan viralnya video tersebut menjadi bukti betapa pentingnya peran media sosial dalam mengungkap kasus kejahatan. Semoga kasus ini menjadi pembelajaran bagi kita semua untuk lebih menghargai kehidupan dan bertindak bijak dalam menghadapi permasalahan.